HOTELBET beta.lra.gov.mv dbm.wyb.ac.lkpreparation.lsrs.lu wayacim.wyb.ac.lk

Prodi MKM FK USK Raih Akreditasi Unggul dari LAM-PTKes

denny

- Redaksi

Selasa, 7 April 2026 - 10:24 WIB

50408 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Asesor LAM-PTKes Prof. Defriman menyerahkan berita acara Asesmen lapangan kepada Ketua Prodi MKM FK USK Dr. Said Usman, M.Kes.

Ketua Asesor LAM-PTKes Prof. Defriman menyerahkan berita acara Asesmen lapangan kepada Ketua Prodi MKM FK USK Dr. Said Usman, M.Kes.

Banda Aceh – Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat (MKM) Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) berhasil meraih Akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes). Capaian tersebut diumumkan pada 28 Maret 2026 dan tertuang dalam Surat Keputusan Pengurus Perkumpulan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (Perkumpulan LAM-PTKes) Nomor 0166/LAM-PTKes/Akr/Mag/III/2026 tertanggal 28 Maret 2026.

Raihan akreditasi unggul ini merupakan hasil dari serangkaian tahapan penilaian yang dilalui Prodi MKM FK USK. Salah satunya adalah proses pendampingan daring (nurturing) selama dua bulan, mulai 3 November 2025 hingga 30 Desember 2025, yang dilakukan oleh asesor LAM-PTKes, yakni Prof. Dr. Dwi Sarwani Sri Rezeki, SKM, M.Kes (Epid) dari Universitas Jenderal Soedirman dan Dr. Kholis Ernawati, S.Si., M.Kes dari Universitas YARSI Jakarta.

Tahapan berikutnya adalah asesmen lapangan (visitasi) yang dilaksanakan pada 10–13 Maret 2026 oleh tim asesor LAM-PTKes yang terdiri atas Prof. Defriman Djafri, SKM, MKM, Ph.D dari Universitas Andalas dan Prof. Dr. dr. S.A. Nugraheni, M.Kes dari Universitas Diponegoro.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dekan Fakultas Kedokteran USK, Dr. dr. Safrizal Rahman, Sp.OT, M.Kes, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika.

“Akreditasi unggul ini merupakan buah dari sinergi dan komitmen bersama. Ke depan, kami akan terus meningkatkan kualitas lulusan agar tetap kompetitif dan unggul,” ujarnya.

Ia menambahkan, fakultas akan terus melakukan penguatan sistem penjaminan mutu internal, peningkatan kualitas tridarma perguruan tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta melakukan pemantauan berkelanjutan.

“Fokus utama kami adalah menjaga konsistensi mutu, dokumentasi, dan inovasi agar tetap memenuhi kriteria unggul,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Prodi MKM FK USK, Dr. Said Usman, M.Kes, menyebut capaian ini menjadi momentum penting untuk terus mendorong inovasi keilmuan di bidang kesehatan masyarakat, sejalan dengan visi program studi, yakni “Menjadi Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat yang Unggul, Kompetitif, dan Entrepreneur dalam Bidang Promotif dan Preventif di Tingkat Nasional serta Berwawasan Global.”

“Ini bukan akhir, tetapi titik awal untuk terus bergerak menghadirkan pendidikan kesehatan masyarakat yang berdampak pada peningkatan derajat kesehatan,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses akreditasi, khususnya Tim Borang Akreditasi, baik dari unsur dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, Ketua Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat, Satuan Jaminan Mutu Fakultas (SJMF), Tim Penjaminan Mutu Akademik (TPMA), maupun para pemangku kepentingan lainnya.

Dalam proses asesmen, Prodi MKM FK USK juga melibatkan sejumlah pemangku kepentingan eksternal, di antaranya perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, RSUD dr. Zainoel Abidin, Rumah Sakit Ibu dan Anak, Rumah Sakit Jiwa Aceh, Rumah Sakit Pendidikan USK, Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, sejumlah puskesmas di wilayah Kabupaten Aceh Besar, serta para alumni.

Keterlibatan berbagai pihak tersebut dinilai semakin memperkuat relevansi program studi dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.

Dengan status Akreditasi Unggul, Prodi MKM FK USK diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai pusat pengembangan dan kajian ilmu kesehatan masyarakat, khususnya dalam bidang promotif dan preventif, serta terus berkontribusi nyata bagi masyarakat luas dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat.(*)

Berita Terkait

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem, Aceh Siaga Menghadapi Ancaman Banjir dan Longsor
Masa Depan Dana Otsus Aceh Terancam, Pemerintah dan DPRA Didesak Ambil Langkah Strategis
Penanganan Bencana Aceh Dinilai Berlarut, Pemerintah Didesak Berikan Solusi Nyata
HUT ke-67 Pasukan Pelopor, Brimob Polda Aceh Teguhkan Komitmen Pengabdian kepada Masyarakat
Langkah Pertama di Kampus Biru, 910 Mahasiswa Baru USM Ikuti PKKMB 2026
Kapolda Aceh Ungkap Strategi Akselerasi Rekonstruksi Pascabencana, 265 Titik Sumur Bor Dibangun untuk Perkuat Ketahanan Masyarakat
Pergantian Inspektur Aceh Tuai Pertanyaan Publik, Pemerintah Diminta Jelaskan Secara Terbuka
Pengemis di Aceh Viral Gunakan QRIS, Pengunjung Warung Makan Terkejut

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 05:43 WIB

Ambisi MBG yang Berujung Bencana ?

Selasa, 15 September 2026 - 05:36 WIB

Ancaman Disintegrasi dan Kegagalan Indonesia Emas 2045: Keadilan Menjadi Kunci Utama

Selasa, 15 September 2026 - 05:33 WIB

Kesenjangan Ekonomi Ekstrem Dinilai Jadi Bom Waktu Kehancuran Pemerintahan

Selasa, 15 September 2026 - 05:26 WIB

Ancaman Demokrasi di Balik Tuntutan Masa Jabatan Kepala Desa Tanpa Batas

Selasa, 15 September 2026 - 05:23 WIB

Jakarta di Persimpangan Jalan: Menguji Urgensi Obligasi Daerah di Tengah Redupnya Transfer Fiskal

Selasa, 15 September 2026 - 05:18 WIB

Suahasil Nazara Tekankan Keberlanjutan Pengelolaan Fiskal Usai Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Selasa, 15 September 2026 - 05:12 WIB

Perombakan Mendadak Kursi Bendahara Negara: Kinerja atau Konflik Internal?

Selasa, 15 September 2026 - 04:59 WIB

Mengapa Prabowo Melantik Suahasil Nazara Sebagai Menteri Keuangan yang Baru?

Berita Terbaru

NASIONAL

Ambisi MBG yang Berujung Bencana ?

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:43 WIB