Akses Jalan Babahrot-Blangkejeren Kembali Normal, Respons Cepat Pj Gubernur dan Dinas PUPR Aceh

ADMIN

- Redaksi

Selasa, 14 Januari 2025 - 22:58 WIB

501,123 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Setelah upaya intensif yang dilakukan oleh Dinas PUPR Aceh bersama Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Wilayah V untuk membersihkan material longsor, akses jalan tembus Babahrot (Kabupaten Aceh Barat Daya) – Blangkejeren (Gayo Lues) kini telah kembali normal. Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas PUPR Aceh, Ir Mawardi ST, kepada media pada Selasa (14/1/2025).

“Kami menerima laporan dari pekerja di lapangan bahwa badan jalan yang sebelumnya tertimbun tanah longsor telah berhasil dibersihkan, sehingga akses sudah kembali normal,” ungkap Mawardi.

Menurut Mawardi, laporan ini sengaja diumumkan ke publik agar masyarakat dapat mengetahui kondisi terbaru dan memanfaatkan jalan tersebut dengan lebih aman. Ia menambahkan bahwa Pj Gubernur Aceh, Safrizal ZA, secara aktif memantau kondisi jalan-jalan di pedalaman Aceh, khususnya yang rawan bencana seperti ruas Babahrot-Blangkejeren.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pj Gubernur, kata Mawardi, telah menginstruksikan Dinas PUPR Aceh bersama BPBA dan UPTD di daerah untuk selalu siap siaga menangani bencana seperti longsor. Koordinasi dengan pemerintah daerah setempat juga terus dilakukan untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan efektif.

“Pj Gubernur menekankan pentingnya menjaga kelancaran arus transportasi darat, terutama di musim hujan seperti sekarang. Hal ini untuk memastikan suplai kebutuhan pokok tidak terhambat, sehingga tidak terjadi kelangkaan barang maupun lonjakan harga,” tambah Mawardi.

Ia menjelaskan bahwa kelancaran transportasi tidak hanya penting untuk distribusi kebutuhan pokok, tetapi juga sangat berdampak pada harga hasil pertanian di pedalaman. “Jika transportasi terganggu, hasil pertanian di daerah produksi akan anjlok. Sebaliknya, kelancaran arus barang akan meningkatkan harga hasil tani dan mendukung kesejahteraan petani,” jelasnya.

Untuk itu, Dinas PUPR Aceh telah menyiagakan alat berat, dump truk, operator, dan bahan bakar di titik-titik rawan longsor. Pemantauan rutin dilakukan tidak hanya pada ruas Babahrot-Blangkejeren, tetapi juga ruas jalan provinsi lainnya yang rawan bencana.

Atas teratasinya kemacetan ini, Pj Gubernur Aceh menyampaikan apresiasi kepada semua pihak, termasuk Pj bupati/walikota, TNI, Polri, serta masyarakat yang telah membantu. “Kerja sama lintas sektor ini sangat penting untuk memastikan transportasi barang dan penumpang tetap berjalan lancar,” kata Mawardi.

Namun, Mawardi juga mengingatkan pengendara untuk tetap berhati-hati saat melintasi ruas jalan rawan bencana. “Kondisi tebing dan badan jalan masih labil. Jika hujan deras kembali terjadi, potensi longsor masih ada. Kehati-hatian menjadi hal utama,” imbaunya.

Ketua Kebijakan Publik dan Politik Aceh, Fajarul Arwalis, turut mengapresiasi langkah cepat yang diambil oleh Pj Gubernur dan Dinas PUPR Aceh. “Inilah yang kami tunggu, respons cepat yang menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat. Akses jalan ini sangat vital bagi hajat hidup orang banyak,” ujarnya.

Fajarul menilai langkah ini sebagai kebijakan yang efektif untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Aceh. “Kita salut atas respons cepat ini. Langkah seperti ini menunjukkan komitmen yang nyata terhadap pelayanan publik,” pungkasnya.

Berita Terkait

Mantan GAM Denmark Al Mukaram Soroti 15 Persoalan Implementasi MoU Helsinki yang Belum Tuntas
Habib Rizieq Soroti Polemik Pengibaran Bendera Bulan Bintang dan Implementasi Perjanjian Helsinki di Aceh
Polresta Banda Aceh Tetapkan MA Tersangka Dugaan Pemerkosaan Anak Tiga Tahun
Aksi Berani Wagub Aceh Redam Kericuhan Peringatan Hari Damai di Masjid Raya Baiturrahman
Pemerintah Aceh Upayakan Penyelesaian Permanen Polemik Pengibaran Bendera Bintang Bulan
Dorong Daya Saing Industri, Bea Cukai Banda Aceh Berikan Fasilitas Pembebasan Cukai
Pemerintah Diminta Segera Implementasikan MoU Helsinki untuk Menjaga Perdamaian Aceh
Pemerintah Aceh dan DPRA Konsultasikan Kepastian Hukum Bendera Bulan Bintang ke Kemendagri

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:46 WIB

Mantan GAM Denmark Al Mukaram Soroti 15 Persoalan Implementasi MoU Helsinki yang Belum Tuntas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Polresta Banda Aceh Tetapkan MA Tersangka Dugaan Pemerkosaan Anak Tiga Tahun

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:18 WIB

Aksi Berani Wagub Aceh Redam Kericuhan Peringatan Hari Damai di Masjid Raya Baiturrahman

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:07 WIB

Pemerintah Aceh Upayakan Penyelesaian Permanen Polemik Pengibaran Bendera Bintang Bulan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:54 WIB

Ustadz Abdul Somad Ingatkan Arti Kemerdekaan sebagai Amanah untuk Pemenuhan Hak Rakyat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:48 WIB

Pemerintah Izinkan PT Timah Beli Bijih Timah dari Rakyat untuk Redam Gejolak di Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:36 WIB

Menteri Pertanian Copot 14 Pejabat Terkait Dugaan Korupsi sebagai Langkah Bersih-Bersih Kementerian

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:19 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp 8.088 Triliun pada Triwulan II-2026

Berita Terbaru