JAKARTA | Sebuah aksi simbolis yang melibatkan penurunan foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dari dinding ruangan menjadi perhatian publik. Peristiwa ini terjadi pada Selasa, 3 November 2026, dan potongan videonya kemudian tersebar luas di berbagai platform media sosial setelah diunggah oleh mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu.

Dalam rekaman tersebut, terlihat sejumlah orang secara bersama-sama melepas bingkai foto resmi Wakil Presiden dari dinding di sebuah ruangan. Setelah berhasil diturunkan, foto tersebut sempat diletakkan di lantai, yang kemudian diiringi oleh gema suara takbir dari orang-orang yang berada di lokasi kejadian.
Aksi ini disinyalir sebagai bentuk respons masyarakat setelah Mahkamah Agung (MA) mengeluarkan putusan yang menyatakan bahwa surat keterangan penyetaraan ijazah sekolah menengah atas (SMA) milik Gibran Rakabuming Raka tidak sah dan batal demi hukum. Pasca-putusan tersebut, gerakan serupa dilaporkan muncul di berbagai tempat sebagai bentuk protes atau sikap politik terkait keabsahan dokumen pendidikan Wakil Presiden. (*)








































