KUTACANE – Sebuah foto yang menggambarkan detik-detik warga berjibaku mendorong perahu karet milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah di tengah banjir yang merendam ruas Jalan Nasional Kutacane-Medan, menjadi potret parahnya banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tenggara, Senin, 12 Oktober 2026.
Dalam foto tersebut, terlihat perahu karet berwarna oranye bertuliskan BPBD tengah didorong ramai-ramai oleh warga di tengah genangan air keruh setinggi lutut orang dewasa. Perahu tersebut mengangkut warga dan sepeda motor, sementara sejumlah anak-anak dan pemuda tampak ikut membantu mendorong agar perahu dapat melaju melewati arus yang cukup deras.
Peristiwa itu terjadi di jalur utama Simpang Lawe Sumur hingga Pasar Melantang, yang sejak pagi tadi lumpuh total akibat banjir. Jalan nasional yang menjadi urat nadi transportasi Kutacane menuju Medan itu terendam setelah hujan intensitas tinggi mengguyur wilayah Aceh Tenggara sejak Minggu malam, diperparah jebolnya tanggul di bantaran Sungai Lawe Kisam yang merendam Desa Kelapa Gading dan Desa Terutung Seprai.
Akibat ketinggian air yang mencapai pinggang di beberapa titik, kendaraan roda dua, roda tiga, hingga roda empat tidak dapat melintas. Warga yang nekat menerobos banyak yang mogok di tengah jalan. Untuk membantu mobilitas, petugas BPBD menurunkan perahu karet sebagai alat evakuasi dan sarana penyeberangan darurat bagi warga yang terjebak.
Hingga siang ini, aktivitas di sekitar jalan nasional masih lumpuh. Warga berharap pemerintah daerah bersama BPBD Aceh Tenggara segera melakukan penanganan darurat, memperbaiki tanggul yang jebol, dan melakukan normalisasi drainase agar akses jalan nasional kembali normal dan aktivitas masyarakat tidak terus terganggu. (*)








































