SEMADAM – Ruas Jalan Lawe Kinga – Lapter di Kecamatan Semadam, Kabupaten Aceh Tenggara, terendam banjir luapan Sungai Lawe Kinga, Jumat 26 September 2026. Genangan dengan ketinggian 30 hingga 50 sentimeter membuat akses tidak bisa dilintasi kendaraan.
Peristiwa terjadi setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah hulu sejak malam sebelumnya. Debit air Sungai Lawe Kinga naik drastis hingga tanggul jebol di beberapa titik. Air kemudian meluap ke badan jalan nasional dan permukiman warga di sekitar Desa Kuning I hingga kawasan Lawe Kinga Lapter.
Pantauan di lapangan, jalan yang biasanya menjadi jalur penghubung vital untuk distribusi hasil pertanian berubah menjadi seperti sungai. Lumpur dan material kayu dengan ketebalan 35 hingga 45 sentimeter menutup badan jalan. Sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat yang nekat menerobos dilaporkan mengalami mati mesin dan harus ditarik mundur.
Lawe Kinga Lapter merupakan salah satu kute di Kecamatan Semadam. Ruas Jalan 044 Lawe Kinga – Simpang Seberang sepanjang 4,8 kilometer merupakan jalur prioritas preservasi untuk memperlancar logistik komoditas pertanian di kawasan pegunungan Aceh Tenggara.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Aceh Tenggara mencatat beberapa unit rumah warga ikut terendam, empat titik jalan nasional tergenang, dan satu jembatan penghubung Kutacane-Medan sempat terputus akibat luapan tersebut.
Hingga sore ini, petugas bersama dinas terkait masih mengerahkan alat berat untuk membersihkan material banjir dan melakukan normalisasi alur sungai. Warga yang akan bepergian diimbau menggunakan jalur alternatif Semadam-Lawe sembari menunggu air surut sepenuhnya. (*)








































