ACEH TIMUR | Sebuah video penertiban pengibaran bendera Bulan Bintang di acara Maulid Nabi, Desa Alue Meunasah, Kecamatan Sungai Raya, Aceh Timur, menarik perhatian publik dan viral di media sosial pada Rabu (9/9/2026). Dalam rekaman amatir yang diunggah akun TikTok @Putrianjani141203, tampak jelas sejumlah personel TNI memasuki lokasi kegiatan keagamaan dan menurunkan bendera yang berkibar di tengah kerumunan warga.
Aksi cepat aparat tersebut menimbulkan beragam reaksi di tengah masyarakat. Belum ada kejelasan siapa yang bertanggung jawab mengibarkan bendera, maupun motif di balik pengibaran simbol yang identik dengan kelompok tertentu ini tepat pada peringatan Maulid Nabi. Video penertiban ini segera menuai berbagai komentar warganet, baik yang menyoroti sensitivitas penggunaan simbol politik di acara agama, maupun yang mendukung tegas langkah aparat demi menjaga kedaulatan lambang negara sesuai aturan hukum.
Namun hingga berita ini diturunkan, belum satupun pejabat Kodim 0104/Aceh Timur maupun Polres Aceh Timur memberikan pernyataan terbuka soal kronologi, penanganan, dan tindak lanjut dari peristiwa ini. Ketidakjelasan posisi hukum dan respons otoritas memperbesar ruang spekulasi serta perdebatan publik di Aceh maupun nasional.
Masyarakat melalui berbagai platform meminta pemerintah daerah dan aparat keamanan segera memberikan penjelasan resmi agar polemik pengibaran bendera tidak berkembang liar dan memicu ketegangan baru terkait penegakan peraturan di wilayah yang masih sarat simbol dan sejarah politik ini. Kejelasan dan transparansi dari otoritas dinilai penting untuk memastikan penanganan peristiwa berjalan sesuai ketentuan hukum, sekaligus menjadi pelajaran agar simbol-simbol non-negara tidak digunakan sembarangan di ruang publik, terlebih dalam momentum keagamaan yang sakral. (*)






































