BLANGKEJEREN — Kapolres Gayo Lues AKBP Cakra Donya, S.I.K. bersilaturahmi dengan sejumlah insan pers di Kabupaten Gayo Lues.
Pertemuan yang berlangsung di Kafe Logen, Kampung Jawa, Blangkejeren, itu menjadi momentum bagi Kapolres baru untuk memperkenalkan diri sekaligus membangun kedekatan dengan wartawan. Kamis, 20 Agustus 2026.
Cakra Donya mengatakan pertemuan tersebut penting untuk membangun komunikasi dan hubungan kekeluargaan antara kepolisian dengan insan pers. Ia berharap hubungan yang terjalin tidak hanya sebatas kepentingan pemberitaan, tetapi menjadi ruang komunikasi yang terbuka dalam menjalankan tugas masing-masing.
“Saya berterima kasih atas pertemuan ini. Saya merasa diterima menjadi bagian dari keluarga di Kabupaten Gayo Lues,” kata Cakra Donya.
Ia mengaku memiliki kesan tersendiri ketika pertama kali tiba di Gayo Lues. Meski daerah itu berada cukup jauh dari pusat pemerintahan di Aceh, suasana kekeluargaan yang dirasakannya membuat Gayo Lues terasa seperti kampung sendiri.
“Saya kemari terasa seperti pulang ke kampung sendiri. Keluargaannya kental sekali. Terima kasih, saya di sini merasa nyaman, senyaman kultur daerah ini,” ujarnya.
Cakra Donya menggantikan AKBP Hyrowo, S.I.K. sebagai Kapolres Gayo Lues. Dalam kesempatan silaturahmi itu, ia meminta dukungan dan kerja sama insan pers dalam menjalankan tugas kepolisian.
“Tolong dibantu kami dalam melaksanakan tugas. Ke depan kita saling bekerja sama,” katanya.
Menurut Cakra Donya, hubungan baik antara polisi dan wartawan perlu dibangun dengan komunikasi yang terbuka. Ia meminta pemberitaan mengenai kepolisian tetap mengedepankan prinsip keberimbangan.
“Kita harus kedepankan pemberitaan yang berimbang. Kami terbuka jika ada hal-hal yang dibicarakan terkait berita. Kita menghindari berita hoaks,” ujarnya.
Selain memperkenalkan diri, Cakra Donya juga menyampaikan sejumlah perhatian yang akan dijalankan Polres Gayo Lues. Di antaranya program Polisi Sahabat Petani, kampung bebas narkoba dan judi online, pengawasan kawasan Gunung Leuser, layanan SIM keliling serta penguatan layanan pengaduan 110.
Program tersebut, kata dia, merupakan bagian dari upaya mendekatkan kepolisian dengan masyarakat.
Dalam program Polisi Sahabat Petani, misalnya, kepolisian akan mendorong dukungan terhadap masyarakat di sektor pertanian. Ia menyebut kegiatan penanaman kopi, bawang putih dan jagung sebagai bagian dari perhatian terhadap sektor tersebut.
Sementara dalam pemberantasan narkoba dan judi online, Cakra Donya mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan.
“Mari kita menjaga semuanya dan memberantas narkoba serta judi online. Kita harus menyelamatkan masyarakat dari penyalahgunaan narkoba dan pelaku judi online,” katanya.
Ia juga menyampaikan perhatian terhadap kelestarian kawasan Gunung Leuser, termasuk menjaga hutan dan satwa liar.
Untuk pelayanan masyarakat, Polres Gayo Lues akan menjalankan layanan SIM keliling. Sementara layanan pengaduan 110 dapat digunakan masyarakat untuk melaporkan berbagai kejadian, seperti bencana alam, gangguan keamanan maupun pencurian.
Cakra Donya mengatakan masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan kepolisian untuk memperoleh informasi mengenai kondisi jalan sebelum melakukan perjalanan ke luar daerah.
“Yang pasti, Polri hadir untuk rakyat,” ujarnya.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana santai dan penuh kekeluargaan. Bagi Cakra Donya, silaturahmi dengan insan pers menjadi langkah awal untuk membangun hubungan yang lebih dekat selama menjalankan tugas sebagai Kapolres Gayo Lues.
Ia berharap komunikasi yang telah terbangun dapat terus dijaga sehingga kepolisian dan pers dapat berjalan bersama dalam memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat Gayo Lues. (J. Porang)









































