slot preparation.lsrs.lu

Mahfud MD Soroti Kemajuan dan Ketimpangan, Serukan Perbaikan Integritas Kekuasaan di Usia 81 Tahun Kemerdekaan Indonesia

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:42 WIB

50265 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA |  Perjalanan panjang 81 tahun kemerdekaan Indonesia menjadi momentum refleksi bagi sejumlah tokoh bangsa. Salah satunya disampaikan mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, dalam diskusi reflektif yang dikutip dari kanal Youtube Mahfud MD Official baru-baru ini. Mahfud menilai, anggapan bahwa Indonesia tidak mengalami kemajuan sejak merdeka merupakan kekeliruan besar. Ia menyoroti sederet indikator yang menunjukkan kemajuan signifikan, seperti akses pendidikan tinggi yang kini jauh lebih merata serta angka kemiskinan yang perlahan menurun dari waktu ke waktu.

Meski demikian, Mahfud tidak menutup mata terhadap berbagai tantangan yang masih membayangi bangsa. Ia menyoroti dengan tegas maraknya praktik korupsi, lemahnya penegakan hukum yang kerap kali berjalan tidak berkeadilan, hingga kesenjangan sosial yang makin terasa akibat gaya hidup hedonis di kalangan elit. Menurut Mahfud, paradoks capaian dan tantangan tersebut menjadi hambatan nyata dalam mewujudkan janji-janji kemerdekaan. Ia menekankan bahwa kemerdekaan seharusnya menghadirkan kesejahteraan dan keadilan untuk seluruh rakyat Indonesia, bukan hanya untuk sebagian kecil masyarakat.

Dalam diskusi itu, Mahfud turut merespons isu amandemen konstitusi yang kembali mengemuka. Ia menilai, perubahan sistem ketatanegaraan tanpa diikuti ketegasan penegakan hukum tidak lantas mampu mengurai persoalan yang ada. Mahfud mengingatkan, Indonesia telah setidaknya empat kali mengubah konstitusi sejak 1945, namun praktik korupsi masih saja sulit diberantas. Menurutnya, akar persoalan utama bangsa terletak pada integritas moral serta sikap mental para pemegang kekuasaan, bukan semata-mata pada teks hukum yang berlaku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kritik Mahfud di tengah usia kemerdekaan Indonesia menjadi ajakan untuk terus memelihara optimisme, tanpa menutup mata terhadap agenda perbaikan tata kelola pemerintahan. Mahfud mengingatkan seluruh komponen bangsa agar tidak lelah menuntut keadilan serta penegakan hukum yang berkeadaban, demi menjaga nilai-nilai kemerdekaan sebagaimana dicita-citakan para pendiri negara. (*)

Berita Terkait

Aksi Penurunan Foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Sejumlah Lokasi
Foto Wapres Gibran Diturunkan Massa di DPRD Yogyakarta
SBY Kritik Keras Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo dan Minta Politik Berkeadaban Dihidupkan Kembali
Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan Khusus Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Skandal Penyadapan Ilegal Guncang Institusi Kepolisian
Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 17:27 WIB

Banjir Meluas di Aceh, Pemerintah Daerah Diminta Segera Tetapkan Status Tanggap Darurat

Rabu, 4 November 2026 - 03:24 WIB

Tarmizi Age, Eks GAM Denmark: Indonesia Butuh Pelabuhan Tol Laut Internasional ke Eropa di Sabang

Selasa, 3 November 2026 - 19:34 WIB

Mahasiswa Ilmu Komunikasi USK Sukses Gelar Aksi Sosial “Sigap Darurat”, Bekali Siswa MIS Lamgugob Kartu Darurat

Selasa, 3 November 2026 - 19:28 WIB

Mantan Direktur Bumdesma Pintu Rime Gayo Divonis 5,5 Tahun, Dana Desa 23 Kampung Raib untuk Proyek SPBU

Selasa, 3 November 2026 - 18:44 WIB

YARA Kecam Menteri Pertanian, Dinilai Abaikan Kewenangan Khusus Aceh di Kawasan Sabang

Senin, 2 November 2026 - 18:50 WIB

Graha Citra Karsa Tawarkan Hunian Modern, Legalitas SHM dan Skema Pembayaran Fleksibel

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:24 WIB

Polda Aceh Tangani Laporan Dugaan Khalwat Oknum Ketua DPRK Nagan Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Dakwaan Kerusuhan Zikir Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman: Satu Terdakwa Didakwa Injak Merah Putih, Satu Lainnya Bakar Motor Dinas TNI

Berita Terbaru

NASIONAL

Foto Wapres Gibran Diturunkan Massa di DPRD Yogyakarta

Rabu, 4 Nov 2026 - 19:19 WIB

NASIONAL

Skandal Penyadapan Ilegal Guncang Institusi Kepolisian

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:48 WIB