slot preparation.lsrs.lu

Keluarga Sutrimo Datangi Rumah Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, Soroti Kejanggalan Kematian

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:01 WIB

50276 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Tim kuasa hukum keluarga mendiang Sutrimo mendatangi kediaman mantan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (15/8/2026). Langkah ini diambil untuk menuntut pengembalian barang-barang pribadi milik almarhum Sutrimo yang diduga masih berada di lingkungan rumah Febrie. Kedatangan tersebut berlatar belakang sejumlah kejanggalan dalam peristiwa kematian Sutrimo yang ditemukan tidak bernyawa di sebuah klinik kosong pada 23 Juli 2026.

Aan Rohaini, kuasa hukum keluarga, menjelaskan bahwa pihaknya mencari barang-barang seperti telepon seluler, dompet, dokumen kependudukan, dan pakaian almarhum yang hingga kini belum diterima keluarga. Mereka meyakini selama kurun 19 hingga 23 Juli 2026, Sutrimo sebenarnya menjalankan pekerjaan di kediaman Febrie Adriansyah, bukan di lokasi kematian yang selama ini diklaim berbagai pihak. Upaya mengambil langsung barang-barang pribadi almarhum dilakukan karena keluarga menilai penyidikan kepolisian belum berjalan optimal menyasar pihak-pihak inti di sekitar mantan pejabat Kejaksaan tersebut.

Dugaan kejanggalan bertambah kuat setelah keluarga menemukan data komunikasi yang mengindikasikan Sutrimo masih aktif bekerja dan berkomunikasi sehari sebelum meninggal dunia. Bahkan, handphone almarhum diduga digunakan oleh orang lain di hari kematian, yang menurut keluarga berpotensi berasal dari lingkungan kediaman Febrie Adriansyah. Selain itu, proses pemulangan jenazah Sutrimo ke Banyumas yang dilakukan empat orang tak dikenal, tanpa identitas jelas dan hanya menyampaikan santunan sebelum pergi, turut menjadi sumber kecurigaan keluarga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situasi ini mendapat perhatian dari Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). Anggotanya, Koirul Anam, menilai pihak kepolisian perlu memanfaatkan otoritas penuh untuk melakukan upaya paksa pengambilan bukti, termasuk telepon seluler milik almarhum yang dinilai sangat krusial dalam membongkar rangkaian kronologis dan motif kematian. Rekam jejak digital disebut menjadi kunci penting untuk mengungkap duduk perkara yang sesungguhnya.

Saat ini, penyidik Polda Metro Jaya tengah melakukan pendalaman kasus melalui proses ekshumasi, autopsi jenazah, dan pemeriksaan saksi-saksi kunci. Keluarga berharap proses hukum berjalan transparan dan mampu mengungkap secara terang-benderang penyebab kematian Sutrimo yang dinilai tidak wajar dan penuh kejanggalan. (*)

Berita Terkait

Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Masuk Kategori Makar
Aksi Penurunan Foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Sejumlah Lokasi
Foto Wapres Gibran Diturunkan Massa di DPRD Yogyakarta
SBY Kritik Keras Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo dan Minta Politik Berkeadaban Dihidupkan Kembali
Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan Khusus Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Skandal Penyadapan Ilegal Guncang Institusi Kepolisian
Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 20:20 WIB

Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Masuk Kategori Makar

Rabu, 4 November 2026 - 19:28 WIB

Aksi Penurunan Foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Sejumlah Lokasi

Rabu, 4 November 2026 - 19:19 WIB

Foto Wapres Gibran Diturunkan Massa di DPRD Yogyakarta

Rabu, 4 November 2026 - 19:08 WIB

SBY Kritik Keras Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo dan Minta Politik Berkeadaban Dihidupkan Kembali

Rabu, 4 November 2026 - 18:48 WIB

Skandal Penyadapan Ilegal Guncang Institusi Kepolisian

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:10 WIB

YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar

Berita Terbaru

NASIONAL

Foto Wapres Gibran Diturunkan Massa di DPRD Yogyakarta

Rabu, 4 Nov 2026 - 19:19 WIB