slot preparation.lsrs.lu

Jusuf Kalla Tegaskan Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Aceh Bukan Bentuk Penolakan ke Pemerintah Pusat

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:28 WIB

50351 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, angkat bicara menanggapi kericuhan saat peringatan 21 tahun Hari Damai Aceh di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026). Menurut Jusuf Kalla, insiden yang terjadi diwarnai pengibaran bendera bulan bintang bukanlah bentuk penolakan terhadap pemerintah pusat, melainkan ekspresi ketidakpuasan yang lebih bersifat internal di lingkungan para mantan anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Jusuf Kalla menjelaskan bahwa aksi massa tersebut dipicu oleh dinamika internal dan tuntutan yang lebih berorientasi pada perbaikan di tingkat daerah. Ia menegaskan bahwa permintaan dan aspirasi yang disuarakan massa tidak diarahkan pada pemerintah pusat, melainkan pada pemimpin lokal serta agenda-agenda perbaikan internal di Aceh.

Peringatan Hari Damai Aceh tahun ini semula digelar dalam suasana doa dan zikir bersama untuk mengenang 21 tahun penandatanganan MoU Helsinki pada 15 Agustus 2005. Namun suasana berubah tegang setelah muncul aksi pengibaran bendera bulan bintang serta terjadi bentrokan dengan aparat keamanan di kawasan masjid. Sejumlah massa juga terlihat membawa bendera putih dan bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam aksi tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski terjadi insiden, Jusuf Kalla menilai peristiwa tersebut tidak mencerminkan keinginan masyarakat Aceh secara luas. Ia menuturkan, mayoritas warga Aceh telah menikmati dampak nyata dari perdamaian selama dua dekade terakhir, termasuk berlangsungnya pemilihan kepala daerah yang aman dan tertib tanpa gangguan signifikan.

Jusuf Kalla juga menilai pengibaran bendera bulan bintang tidak dapat diartikan sebagai upaya menghidupkan kembali konflik di Aceh. Ia berharap para pemimpin daerah dan tokoh Aceh, seperti Gubernur dan Wali Nanggroe, segera mengambil langkah untuk meredam situasi serta menuntaskan persoalan ketidakpuasan internal, agar keamanan dan stabilitas yang telah terjaga selama dua dekade lebih dapat tetap terpelihara.

Jusuf Kalla menegaskan bahwa pondasi perdamaian Aceh tetap kokoh, dan yang terjadi di Banda Aceh lebih merupakan dinamika internal ketimbang ancaman terhadap keberlanjutan perdamaian di wilayah tersebut. Pemerintah pusat maupun seluruh masyarakat diimbau untuk menjaga suasana tetap damai dan mendorong penyelesaian masalah melalui dialog dan musyawarah. (*)

Berita Terkait

Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Masuk Kategori Makar
Aksi Penurunan Foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Sejumlah Lokasi
Foto Wapres Gibran Diturunkan Massa di DPRD Yogyakarta
SBY Kritik Keras Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo dan Minta Politik Berkeadaban Dihidupkan Kembali
Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan Khusus Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Skandal Penyadapan Ilegal Guncang Institusi Kepolisian
Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 20:20 WIB

Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Masuk Kategori Makar

Rabu, 4 November 2026 - 19:28 WIB

Aksi Penurunan Foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Sejumlah Lokasi

Rabu, 4 November 2026 - 19:19 WIB

Foto Wapres Gibran Diturunkan Massa di DPRD Yogyakarta

Rabu, 4 November 2026 - 19:08 WIB

SBY Kritik Keras Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo dan Minta Politik Berkeadaban Dihidupkan Kembali

Rabu, 4 November 2026 - 18:48 WIB

Skandal Penyadapan Ilegal Guncang Institusi Kepolisian

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:10 WIB

YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar

Berita Terbaru

NASIONAL

Foto Wapres Gibran Diturunkan Massa di DPRD Yogyakarta

Rabu, 4 Nov 2026 - 19:19 WIB