Saling Lempar Warnai Peringatan Hari Damai Aceh, Aksi Massa Dipicu Soal Bendera di Masjid Raya Baiturrahman

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:59 WIB

50129 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Suasana peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026), mendadak tegang dan berujung saling lempar antara massa aksi dan aparat gabungan TNI. Ketegangan bermula saat kelompok massa, yang terdiri dari gabungan anak syuhada dan beberapa elemen masyarakat, berupaya mengibarkan bendera Bintang Bulan di salah satu tiang masjid sebagai simbol identitas Aceh.

Upaya tersebut langsung mendapat pelarangan dari aparat TNI yang berjaga di area masjid dan membentuk barikade di pagar untuk mencegah pengibaran bendera. Larangan ini memicu emosi di antara peserta aksi, sehingga saling lempar batu dan benda tumpul tak terelakkan di sekitar lokasi.

Sebagai upaya pengendalian situasi, aparat beberapa kali melepaskan tembakan peringatan ke udara untuk membubarkan massa yang semakin tak terkendali. Bunyi letusan sempat membuat peserta aksi berhamburan dan beberapa memilih tiarap di halaman masjid, namun ketegangan justru bertambah dan merembet ke luar kompleks, hingga ke depan gedung DPRK Banda Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tengah bentrokan, sebagian massa tetap menuntut ruang ekspresi yang lebih luas terhadap identitas Aceh, sementara aparat menegaskan pentingnya menjaga ketertiban dan menghormati ketentuan perundang-undangan terkait simbol daerah. Dalam insiden ini, sejumlah peserta aksi mengalami luka-luka dan sebuah sepeda motor milik personel TNI dilaporkan dibakar di lokasi.

Setelah aparat menarik diri secara bertahap, situasi di sekitar Masjid Raya Baiturrahman perlahan mulai kondusif. Namun hingga malam, sebagian massa masih bertahan di sekitar area sebagai bentuk protes atas pelarangan pengibaran bendera. Kejadian ini menambah catatan tersendiri bagi perjalanan perdamaian Aceh, bahwa upaya menjaga ruang dialog, identitas, dan harmoni sosial masih menghadapi tantangan nyata di lapangan. Aparat gabungan tetap memperketat pengamanan sambil menunggu perkembangan situasi berikutnya. (*)

Berita Terkait

Pemerintah Aceh dan DPRA Konsultasikan Kepastian Hukum Bendera Bulan Bintang ke Kemendagri
Bendera Merah Putih Kembali Berkibar di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Simbol Pemulihan Menjelang HUT ke-81 RI
Status Bendera Bintang Bulan Masih Menjadi Polemik di Aceh
Teriakan “Merdeka” Warnai Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman
Hari Damai Aceh Berubah Jadi Chaos, Massa Kejar Aparat hingga Bakar Motor TNI
Aksi Kericuhan Hari Damai Aceh Rusak Sejumlah Kendaraan, Warga Minta Pemerintah Beri Perhatian
Massa Tunjukkan Foto Korban Luka Saat Kerusuhan Peringatan Damai Aceh
Kericuhan Hari Damai Aceh: Tanda Kekecewaan atau Aksi yang Ditunggangi?

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Semangat Kemerdekaan, Wakapolres Aceh Tenggara Pimpin Upacara HUT RI ke-81 di Mapolres

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Hadir di Tengah Putra-Putri Terbaik Aceh Tenggara, Paskibraka Resmi Dikukuhkan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 02:25 WIB

Kepala SMA Negeri 1 Lawe Sigala Gala Mengucapkan Selamat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia

Minggu, 16 Agustus 2026 - 02:17 WIB

Kepala BPKD Aceh Tenggara Mengucapkan Selamat HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 02:15 WIB

Sekda Aceh Tenggara Yusrizal Ucapkan Selamat HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Ajak Masyarakat Perkuat Gotong Royong

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:48 WIB

Kaukus Nusantara Desak Pemerintah Segera Sahkan Pemekaran ALA dan ABAS

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:23 WIB

Yahdi Hasan: Pendidikan dan Perdamaian Jadi Kunci Masa Depan Aceh, Disampaikan di Hari Damai Aceh ke-21 Untuk Menyongsong HUT ke-81 RI di SMAN 1 Badar, Kab. Aceh Tenggara

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:47 WIB

Pasangan Selingkuh Memiliki Suami Istri di Aceh Tenggara, Berujung Masuk ke Polisi

Berita Terbaru