Wakil Gubernur Aceh Tegaskan Perdamaian Harus Berbuah Kesejahteraan Nyata

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:32 WIB

50143 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menegaskan pentingnya transformasi stabilitas pasca-konflik menjadi kesejahteraan nyata bagi seluruh masyarakat Aceh, terutama generasi muda sebagai penerus daerah. Dalam peringatan dua dekade lebih satu tahun perdamaian pada Sabtu (15/8/2026) di Balee Meuseuraya Aceh, Fadhlullah menyebutkan bahwa perdamaian tidak hanya dimaknai sebagai berakhirnya senjata, melainkan diletakkan sebagai fondasi kuat untuk membangun masa depan Aceh yang bermartabat, berkeadilan, dan sejahtera.

Pemerintah Aceh, ditegaskan Fadhlullah, secara konsisten terus menjaga warisan damai yang telah terbangun sejak 15 Agustus 2005 melalui beragam kebijakan penguatan reintegrasi dan pemberdayaan ekonomi. Ia menyebutkan, pemenuhan hak-hak korban konflik serta mantan kombatan masih menjadi prioritas, sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan sosial pemerintah daerah. Salah satu terobosan konkret adalah penetapan alokasi sertifikat tanah seluas 600 hektar yang akan dibagikan kepada para korban konflik dan kombatan, sebagaimana diamanatkan dalam butir MoU Helsinki.

Fadhlullah juga menyoroti urgensi perpanjangan dana otonomi khusus (otsus) untuk Aceh. Menurutnya, dukungan fiskal dari pemerintah pusat merupakan kunci dalam percepatan pemulihan infrastruktur, terutama setelah bencana alam yang berdampak luas di 18 kabupaten/kota. Hingga kini, 218.000 rumah penduduk dilaporkan mengalami kerusakan, sementara ribuan titik jalan dan jembatan masih terus direhabilitasi dan direkonstruksi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada usia 21 tahun perdamaian Aceh, Fadhlullah secara khusus mengajak seluruh unsur masyarakat, pemerintah daerah, dan pusat untuk aktif merawat dan mengawal implementasi hasil-hasil kesepakatan dalam Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA). Ia menegaskan, hanya melalui dialog, musyawarah, dan kolaborasi lintas sektor, tantangan kemiskinan dan berbagai kekurangan yang masih ada bisa diperbaiki, sehingga cita-cita Aceh sebagai provinsi yang adil dan makmur dapat segera terwujud. (*)

Berita Terkait

Pemerintah Aceh dan DPRA Konsultasikan Kepastian Hukum Bendera Bulan Bintang ke Kemendagri
Bendera Merah Putih Kembali Berkibar di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Simbol Pemulihan Menjelang HUT ke-81 RI
Status Bendera Bintang Bulan Masih Menjadi Polemik di Aceh
Teriakan “Merdeka” Warnai Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman
Hari Damai Aceh Berubah Jadi Chaos, Massa Kejar Aparat hingga Bakar Motor TNI
Aksi Kericuhan Hari Damai Aceh Rusak Sejumlah Kendaraan, Warga Minta Pemerintah Beri Perhatian
Massa Tunjukkan Foto Korban Luka Saat Kerusuhan Peringatan Damai Aceh
Kericuhan Hari Damai Aceh: Tanda Kekecewaan atau Aksi yang Ditunggangi?

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Semangat Kemerdekaan, Wakapolres Aceh Tenggara Pimpin Upacara HUT RI ke-81 di Mapolres

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Hadir di Tengah Putra-Putri Terbaik Aceh Tenggara, Paskibraka Resmi Dikukuhkan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 02:25 WIB

Kepala SMA Negeri 1 Lawe Sigala Gala Mengucapkan Selamat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia

Minggu, 16 Agustus 2026 - 02:17 WIB

Kepala BPKD Aceh Tenggara Mengucapkan Selamat HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 02:15 WIB

Sekda Aceh Tenggara Yusrizal Ucapkan Selamat HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Ajak Masyarakat Perkuat Gotong Royong

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:48 WIB

Kaukus Nusantara Desak Pemerintah Segera Sahkan Pemekaran ALA dan ABAS

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:23 WIB

Yahdi Hasan: Pendidikan dan Perdamaian Jadi Kunci Masa Depan Aceh, Disampaikan di Hari Damai Aceh ke-21 Untuk Menyongsong HUT ke-81 RI di SMAN 1 Badar, Kab. Aceh Tenggara

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:47 WIB

Pasangan Selingkuh Memiliki Suami Istri di Aceh Tenggara, Berujung Masuk ke Polisi

Berita Terbaru