Kericuhan Warnai Peringatan Dua Puluh Satu Tahun Damai Aceh, Massa Terlibat Bentrokan dengan Aparat di Masjid Raya Baiturrahman

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 02:48 WIB

50106 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh — Peringatan 21 tahun Hari Damai Aceh di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026), berubah menegang ketika aksi massa berujung bentrokan dengan aparat TNI. Kegiatan yang awalnya dijalankan dalam suasana zikir dan doa bersama untuk mengenang dua dekade lebih perdamaian Aceh itu berakhir ricuh setelah organisasi anak syuhada dan elemen masyarakat terlibat gesekan dengan petugas keamanan.

Ketegangan bermula saat sebagian peserta aksi berupaya mengibarkan bendera bintang bulan di kompleks masjid. Upaya tersebut diadang aparat TNI yang berjaga dan telah membentuk barikade di sekitar pagar masjid. Situasi menjadi panas ketika aparat merasa situasi tidak terkendali; sejumlah tembakan peringatan ke udara pun dikeluarkan untuk membubarkan massa.

Ledakan suara tembakan sempat membuat massa tiarap sebelum akhirnya menciptakan kemarahan di antara sejumlah peserta aksi. Massa kemudian membalas dengan mengejar aparat hingga ke depan gedung DPRK Banda Aceh dan kawasan simpang Kodim, diiringi aksi pelemparan batu serta benda keras lainnya. Dalam situasi chaos tersebut, Wakapolda Aceh, Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo, turut mengalami penolakan massa saat hendak mendekati panggung utama acara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketegangan mulai mereda setelah aparat TNI menarik diri dari lokasi. Namun, hingga pengamanan dilonggarkan, massa masih bertahan di pelataran masjid untuk melanjutkan protes atas pelarangan pengibaran bendera bintang bulan. Pantauan di lokasi juga menemukan beberapa selongsong peluru yang berserakan, menjadi bukti sisa-sisa upaya pengamanan yang dilakukan aparat saat meredakan situasi.

Kericuhan ini kembali menjadi catatan serius bagi perjalanan damai Aceh, menunjukkan masih adanya tantangan dalam menjaga ruang ekspresi dan simbol identitas yang menjadi bagian dari sejarah panjang wilayah ujung barat Indonesia ini. (*)

Berita Terkait

Pemerintah Aceh dan DPRA Konsultasikan Kepastian Hukum Bendera Bulan Bintang ke Kemendagri
Bendera Merah Putih Kembali Berkibar di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Simbol Pemulihan Menjelang HUT ke-81 RI
Status Bendera Bintang Bulan Masih Menjadi Polemik di Aceh
Teriakan “Merdeka” Warnai Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman
Hari Damai Aceh Berubah Jadi Chaos, Massa Kejar Aparat hingga Bakar Motor TNI
Aksi Kericuhan Hari Damai Aceh Rusak Sejumlah Kendaraan, Warga Minta Pemerintah Beri Perhatian
Massa Tunjukkan Foto Korban Luka Saat Kerusuhan Peringatan Damai Aceh
Kericuhan Hari Damai Aceh: Tanda Kekecewaan atau Aksi yang Ditunggangi?

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Semangat Kemerdekaan, Wakapolres Aceh Tenggara Pimpin Upacara HUT RI ke-81 di Mapolres

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Hadir di Tengah Putra-Putri Terbaik Aceh Tenggara, Paskibraka Resmi Dikukuhkan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 02:25 WIB

Kepala SMA Negeri 1 Lawe Sigala Gala Mengucapkan Selamat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia

Minggu, 16 Agustus 2026 - 02:17 WIB

Kepala BPKD Aceh Tenggara Mengucapkan Selamat HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 02:15 WIB

Sekda Aceh Tenggara Yusrizal Ucapkan Selamat HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Ajak Masyarakat Perkuat Gotong Royong

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:48 WIB

Kaukus Nusantara Desak Pemerintah Segera Sahkan Pemekaran ALA dan ABAS

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:23 WIB

Yahdi Hasan: Pendidikan dan Perdamaian Jadi Kunci Masa Depan Aceh, Disampaikan di Hari Damai Aceh ke-21 Untuk Menyongsong HUT ke-81 RI di SMAN 1 Badar, Kab. Aceh Tenggara

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:47 WIB

Pasangan Selingkuh Memiliki Suami Istri di Aceh Tenggara, Berujung Masuk ke Polisi

Berita Terbaru