HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Sekda Aceh Singkil Diminta Terbitkan Surat Tugas Inspektorat, Para Kades Minta Audit Menjelang Akhir Masa Jabatan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 27 Juli 2026 - 19:33 WIB

50290 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH SINGKIL |  Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Singkil, Widodo, diminta untuk segera mengeluarkan surat tugas kepada Inspektorat Aceh Singkil guna melakukan audit terhadap para kepala desa, terutama yang masa jabatannya akan berakhir dalam waktu dekat. Permintaan ini disampaikan langsung oleh sejumlah kepala desa melalui mantan Sekretaris LSM LIRA, Alexander H. A, yang menegaskan bahwa para kepala desa berharap proses audit bisa dilakukan sedini mungkin.

Menurut keterangan sejumlah kepala desa, selama menjabat empat hingga lima tahun, mereka mengaku belum pernah diaudit secara menyeluruh oleh Inspektorat. Hal ini menimbulkan kekhawatiran tersendiri, terutama saat tiba masa akhir jabatan di mana mereka harus mempertanggungjawabkan seluruh penggunaan anggaran. Seorang kepala desa yang ditemui mengungkapkan bahwa sering merasa kewalahan lantaran audit baru dilakukan setelah bertahun-tahun masa jabatan berjalan, sehingga jumlah dokumen yang harus disiapkan sangat banyak dan proses audit pun menjadi memakan waktu yang cukup lama.

Para kepala desa mempertanyakan mengapa audit tidak bisa dilakukan setiap tahun. “Kami sering kewalahan. Terkadang temuan terlalu banyak, padahal seluruh kegiatan sudah kami lakukan sesuai rencana. Akan lebih mudah jika audit dilakukan setiap tahun agar dokumen yang harus kami siapkan tidak menumpuk dan juga memudahkan proses pengecekan,” terang salah satu kepala desa. Menurut para kades, audit tahunan tidak hanya membantu efisiensi kinerja mereka, tapi juga mencegah potensi kesalahan penggunaan anggaran yang dapat menimbulkan masalah di kemudian hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alexander H. A menyampaikan bahwa dirinya juga pernah mempertanyakan langsung kepada Plt Inspektur Inspektorat Aceh Singkil mengenai alasan audit kepala desa tidak dilakukan tiap tahun. Jawabannya, keterbatasan anggaran menjadi faktor utama yang menghambat pelaksanaan audit tahunan. Alexander menambahkan, sudah saatnya pemerintah daerah mengalokasikan anggaran secara khusus bagi Inspektorat agar instansi tersebut dapat menjalankan tugas pengawasan lebih maksimal sesuai kebutuhan di lapangan.

Dengan berbagai keluhan dan kebutuhan itu, para kepala desa berharap ada respon cepat dari pemerintah Kabupaten Aceh Singkil. Mereka meminta Sekda segera menerbitkan surat tugas agar Inspektorat dapat segera melakukan audit terkhusus terhadap para kades yang masa jabatan mereka akan berakhir. Selain sebagai bentuk pertanggungjawaban, audit secara periodik juga diharapkan dapat memperkuat tata kelola pemerintahan di tingkat desa dan mencegah terjadinya persoalan hukum di kemudian hari.

Permintaan audit ini merupakan bentuk kesadaran para kepala desa atas pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam mengelola dana desa. Mereka juga berharap suara dan keluhan yang telah disampaikan melalui Alexander bisa segera direspon dan menjadi pertimbangan serius bagi pemerintah Aceh Singkil. Harapannya, audit kinerja dan keuangan para kepala desa dapat dijalankan rutin setiap tahun agar tata kelola pemerintahan desa menjadi lebih baik dan profesional di masa mendatang. (RED)

Berita Terkait

Masyarakat Minta Transparansi dan Dilibatkan Dalam Penyelesaian HGU di Aceh Singkil
Profesor Dr Sutan Nasomal,SH,MH Harapkan Konferensi XXIII PGRI Cabang Pulau Banyak Tahun 2026: Perkuat Solidaritas Guru, Wujudkan Transformasi Pendidikan Menuju Indonesia Emas
Tambang Emas Ilegal Meluas di Aceh Selatan, Peran Koperasi Diduga Jadi Tameng Pelanggaran
Temuan 63 ASN di Aceh Singkil Masih Terima PKH, Kemensos Instruksikan Pengembalian Dana
Silvana Bayu Minta Pemerintah Evaluasi Program MBG, Pelibatan Kantin Sekolah Jangan Menambah Beban Baru
Desakan Penegakan Hukum Meningkat, Polres Aceh Singkil Diuji atas Kasus Dugaan Pengeroyokan Wartawan
Profesor Sutan Nasomal Penanggung jawab Timpas 1 Yakin Golkar Aceh Singkil Di pimpin Safriadi Oyon SH Akan Maju Melambung,!!
Pengajian Galon Kupi ke-47 Berakhir Khidmat, Hadiah dan Kepedulian Warnai Penutupan

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Ketua Fast Respon Counter Polri DPW Aceh : Mari Kawal Program Kapolri Baru, Komitmen Pengawasan Dan Sinergi Tak Boleh Kendur

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Kabut Asap Tebal Selimuti Aceh, Warga Diminta Waspada dan Jaga Kesehatan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Asap Karhutla Selimuti 13 Kabupaten Kota di Aceh, Jarak Pandang 2 Kilometer dan Negara Gagal Cegah Bencana Rutin

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Gubernur Aceh Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda, Dorong Perkuatan Koordinasi Pemerintahan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Ketua Umum HMI Komisariat se-Kawasan Cabang Banda Aceh: Mendesak MPK PB HMI Menguji Keabsahan Penetapan Pj Ketua Umum HMI Cabang Banda Aceh dan Mengusut Dugaan Politisasi Organisasi Menjelang Kongres

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Eks GAM Denmark, Eropa Soroti Lambannya Penyerapan TKD, Minta Pengawasan Diperketat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 00:14 WIB

DTPHP Nagan Raya Raih Penghargaan Peringkat I pada Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan Tahun 2027 Se Provinsi Aceh

Senin, 12 Oktober 2026 - 23:57 WIB

DTPHP Nagan Raya Terima Piagam Penghargaan pada Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan 2027

Berita Terbaru