BANDA ACEH – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Nagan Raya meraih penghargaan Peringkat I atas Partisipasi Aktif dan Konsistensi dalam Melaporkan Realisasi Kegiatan secara Tertib dan Tepat Waktu.
Penghargaan tersebut diberikan oleh Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh dalam kegiatan Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan Tahun 2027 yang berlangsung di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, pada Senin malam, 12 Oktober 2026.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Marzuki, S.E., selaku Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Nagan Raya. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas partisipasi aktif, kedisiplinan, serta konsistensi dalam melaksanakan pelaporan realisasi kegiatan secara tertib dan tepat waktu.
Capaian ini menjadi kebanggaan bagi jajaran Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Nagan Raya sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas kinerja, akuntabilitas pelaporan, dan koordinasi dalam pelaksanaan program pembangunan pertanian.
Melalui komitmen tersebut, diharapkan pelaksanaan program dan pencapaian sasaran produksi tanaman pangan tahun 2027 dapat berjalan optimal serta mendukung penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Nagan Raya dan Provinsi Aceh.
Workshop dibuka secara resmi oleh Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, yang diwakili oleh Restu Andi Surya, S.STP., MPA., Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Perekonomian, Keuangan dan Pembangunan.
Kegiatan ini menjadi forum koordinasi dan evaluasi bagi pemerintah daerah dalam menyusun sasaran indikatif tanaman pangan tahun 2027, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam meningkatkan produksi serta produktivitas pertanian.
Bagi Kabupaten Nagan Raya, penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan di sektor pertanian, memperkuat pendampingan kepada petani, serta mengoptimalkan potensi lahan pertanian yang tersedia.

Bupati Nagan Raya, Dr. Teuku Raja Keumangan, S.H., M.H., melalui Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP), Marzuki, S.E., menyampaikan bahwa capaian tersebut diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus bekerja dalam mendukung kemajuan sektor pertanian.
Marzuki juga diharapkan dapat menyampaikan lebih lanjut mengenai jenis penghargaan yang diterima, indikator penilaian, serta langkah-langkah strategis DTPHP Nagan Raya dalam mendukung target tanaman pangan tahun 2027.
Sektor pertanian merupakan salah satu bidang penting dalam menopang perekonomian masyarakat Kabupaten Nagan Raya. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, penyuluh pertanian, kelompok tani, dan seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan agar program pembangunan pertanian dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan adanya penghargaan tersebut, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya diharapkan semakin memperkuat komitmen dalam meningkatkan produksi pangan, mendorong kesejahteraan petani, serta berkontribusi terhadap terwujudnya swasembada pangan berkelanjutan di Provinsi Aceh dan Indonesia.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Nagan Raya, Marzuki, S.E., mengatakan bahwa sasaran indikatif tanaman pangan merupakan salah satu komponen penting dalam menyusun perencanaan pembangunan sektor pertanian yang terarah, terukur, dan berkelanjutan.
Menurut Marzuki, penyusunan sasaran indikatif tersebut bertujuan untuk menyelaraskan program pembangunan pertanian antara pemerintah pusat, Pemerintah Aceh, dan pemerintah kabupaten, sehingga pelaksanaan kegiatan di lapangan dapat berjalan lebih efektif sesuai dengan potensi wilayah, kebutuhan petani, serta target produksi yang telah direncanakan.
Komponen Utama Sasaran Indikatif Tanaman Pangan
Marzuki menjelaskan, komponen utama dalam sasaran indikatif tanaman pangan meliputi perencanaan luas tanam, luas panen, produktivitas, dan target produksi komoditas pangan strategis, khususnya padi dan jagung. Ucap Marzuki
Selain itu, perencanaan juga perlu memperhatikan ketersediaan benih unggul, sarana dan prasarana pertanian, pupuk, alat dan mesin pertanian (alsintan), serta dukungan penyuluhan dan pendampingan kepada kelompok tani.
Seluruh komponen tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan produktivitas pertanian, memperkuat kapasitas petani, serta mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian yang tersedia.
Tujuan Sasaran Indikatif Tanaman Pangan
Lebih lanjut, Marzuki menyampaikan bahwa tujuan utama sasaran indikatif tanaman pangan adalah meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian, menjaga keberlanjutan usaha tani, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendukung pencapaian swasembada pangan nasional.
Ia berharap, melalui perencanaan yang matang dan koordinasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan, Kabupaten Nagan Raya dapat terus meningkatkan kontribusinya dalam pembangunan pertanian di Provinsi Aceh.
“Perencanaan yang baik harus didukung data yang akurat, program yang tepat sasaran, serta kerja sama seluruh pihak, terutama petani dan kelompok tani. Dengan demikian, target pembangunan pertanian dapat dicapai secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” demikian tutupnya Marzuki. (*)









































