HUT ke-24 Nagan Raya: 188 Peserta Ramaikan Festival Peh Karah

Redaksi

- Redaksi

Selasa, 21 Juli 2026 - 00:24 WIB

50177 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suka Makmue – Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., secara resmi membuka Lomba Memasak Nagan Culinary Festival 2026 dan Festival Peh Karah di Alun-Alun Suka Makmue, Senin (20/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Nagan Raya.

Mengusung tema “Eksplorasi Rasa Tradisional Nagan Raya: Mengangkat Warisan, Menggugah Selera Nusantara”, festival ini menjadi wadah pelestarian kuliner tradisional sekaligus upaya mendorong pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa TRK menegaskan bahwa kuliner tradisional bukan sekadar makanan, melainkan identitas, sejarah, dan warisan budaya yang harus dijaga serta diwariskan kepada generasi penerus.

Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., secara resmi membuka Lomba Memasak Nagan Culinary Festival 2026 dan Festival Peh Karah
Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., secara resmi membuka Lomba Memasak Nagan Culinary Festival 2026 dan Festival Peh Karah

“Nagan Raya memiliki kekayaan rempah, cita rasa tradisional, dan ragam kuliner khas yang memiliki potensi besar untuk dikenal hingga tingkat nasional bahkan internasional,” ujar Bupati.

Menurutnya, salah satu kuliner yang menjadi kebanggaan masyarakat Nagan Raya adalah Kue Karah, yang tidak hanya memiliki cita rasa khas.

“Tetapi juga mengandung nilai filosofi tentang ketekunan, kesabaran, kebersamaan, serta semangat menjaga tradisi para leluhur,” sambungnya.

TRK mengatakan, penyelenggaraan Nagan Culinary Festival 2026 dan Festival Peh Karah menjadi momentum penting untuk memperkuat pelestarian kuliner tradisional sekaligus memperkenalkan kekayaan gastronomi Nagan Raya kepada masyarakat yang lebih luas.

Ia menilai kuliner khas daerah memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus memperkuat daya tarik sektor pariwisata.

“Dengan inovasi, kualitas yang terjaga, dan promosi yang berkelanjutan, saya yakin berbagai kuliner khas Nagan Raya mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Tim Penggerak PKK Kabupaten Nagan Raya beserta seluruh TP PKK dari 10 kecamatan yang berpartisipasi dalam lomba memasak.

“Melalui tangan-tangan kreatif para ibu, resep-resep tradisional terus diwariskan, dikembangkan, dan diperkenalkan kepada generasi muda tanpa menghilangkan cita rasa aslinya,” ungkap TRK.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut bukan semata-mata untuk menentukan pemenang, tetapi menjadi ruang bagi masyarakat untuk berinovasi, mempererat silaturahmi antarkecamatan, sekaligus mempromosikan kekayaan kuliner Kabupaten Nagan Raya.

Bupati berharap Kue Karah dan berbagai kuliner khas Nagan Raya terus dipromosikan dalam berbagai kegiatan di tingkat daerah maupun nasional sehingga semakin dikenal sebagai identitas budaya sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.

“Kita ingin kuliner tradisional menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri dan menjadi duta budaya yang memperkenalkan cita rasa Nagan Raya kepada Indonesia bahkan dunia,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Nagan Raya, Teuku Barliansyah, S.I.Kom., M.Si., yang diwakili Kepala Bidang Pemuda, Kudri, S.Pd., mengatakan Festival Peh Karah bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan juga media edukasi dan promosi budaya daerah.

“Melalui festival ini, kami ingin memastikan tradisi Peh Karah tetap hidup, diwariskan kepada generasi penerus, sekaligus mampu menjadi produk kuliner unggulan yang memiliki nilai ekonomi dan mendukung sektor pariwisata Kabupaten Nagan Raya,” ujarnya.

Kudri mengungkapkan bahwa Festival Peh Karah diikuti 188 peserta yang tergabung dalam 94 tim.

Peserta sebutnya, berasal dari sembilan kecamatan dan kategori umum, yakni Kecamatan Suka Makmue, Seunagan, Seunagan Timur, Beutong, Kuala, Kuala Pesisir, Tadu Raya, Tripa Makmur, Darul Makmur, serta kategori umum.

Selain itu, Lomba Memasak Nagan Culinary Festival 2026 diikuti 40 peserta yang mewakili 10 kecamatan.

“Setiap kecamatan mengirimkan satu tim yang terdiri atas tiga orang juru masak (chef) dan satu orang pendamping dari TP PKK,” jelasnya.

Kegiatan ini berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang memadati lokasi acara.

Berbagai olahan kuliner serta atraksi pembuatan Kue Karah menjadi daya tarik utama yang semakin menghidupkan semarak peringatan HUT ke-24 Kabupaten Nagan Raya. (Red)

Berita Terkait

Gerak Jalan Indah Meriahkan HUT ke-81 RI di Gunong Geulogo, Warga Antusias Semarakkan Kemerdekaan
Semangat Kemerdekaan Membara, Warga Dusun Neupet Meriahkan HUT ke-81 RI
72 Paskibraka Nagan Raya Dikukuhkan, TRK: Kibarkan Merah Putih dengan Semangat dan Penghayatan
Muspika, RAPI dan Masyarakat Sungai Mas Bersatu Kobarkan Semangat Kemerdekaan
RAPI Nagan Raya Apresiasi Gerak Cepat Satreskrim Polres Nagan Raya Tindak Dugaan Tambang Emas Ilegal
Satreskrim Polres Nagan Raya Tindak Tambang Emas Ilegal, Dua Excavator dan Empat Terduga Pelaku Diamankan
Semangat Merah Putih, Polsek Kuala Pesisir Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Masjid
Jelang HUT ke-81 RI, Muspika Seunagan Timur dan Masyarakat Kompak Gotong Royong di Alue Kala

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:50 WIB

Pemerintah Aceh dan DPRA Konsultasikan Kepastian Hukum Bendera Bulan Bintang ke Kemendagri

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:44 WIB

Bendera Merah Putih Kembali Berkibar di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Simbol Pemulihan Menjelang HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Teriakan “Merdeka” Warnai Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:54 WIB

Hari Damai Aceh Berubah Jadi Chaos, Massa Kejar Aparat hingga Bakar Motor TNI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:49 WIB

Aksi Kericuhan Hari Damai Aceh Rusak Sejumlah Kendaraan, Warga Minta Pemerintah Beri Perhatian

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:43 WIB

Massa Tunjukkan Foto Korban Luka Saat Kerusuhan Peringatan Damai Aceh

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:37 WIB

Kericuhan Hari Damai Aceh: Tanda Kekecewaan atau Aksi yang Ditunggangi?

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:22 WIB

Kericuhan 21 Tahun Perdamaian Aceh Meluas ke Pendopo Gubernur, Simbol Negara Dicopot Massa

Berita Terbaru