Kutacane Bara News Aceh Tenggara 17/2/2026.
Menjelang bulan suci Ramadhan, aparat Satuan Polisi Pamong Praja bersama Wilayatul Hisbah Kabupaten Aceh Tenggara menggelar operasi penertiban di sejumlah tempat kafe dan tempat minuman memabukkan ,beralkohol tradisional (tuak) serta lokasi yang diduga menjadi tempat penyakit masyarakat, Senin (16/2/26).

Satpol PP dan WH melakukan rajia mulai pukul 19.45 WIB tersebut dipimpin oleh Kabid Operasi Misyadi Sunanda, didampingi Kabid WH Leni Mawarni, serta Danton Pelton 02 Edi Yanto bersama 20 personel gabungan.
Operasi menyasar sejumlah titik yang selama ini menjadi sorotan masyarakat. Di antaranya lokasi penjualan tuak di Titi Pajang, Kecamatan Babussalam, tepatnya di depan Kantor PM dan sekitar Tukanglas,Tim kemudian bergerak ke wilayah Lawe Harum, Kecamatan Deleng Perkison, yang disebut-sebut sebagai kawasan rawan aktivitas minuman keras dan kafe remang-remang.tempat perempuan malam.

Sejumlah titik lokasi yang didatangi petugas antara lain warga dengan sebutan Makmes, Geres, Tamiang, Wak Cantik, Regar, serta satu titik di sekitar area tower.
Operasi ini petugas menemukan minuman berjenis tuak di sejumlah lokasi. Selain itu, aparat juga mendapati empat perempuan berada di tempat yang dirazia. Keempatnya kemudian diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut oleh petugas guna proses pembinaan dan pendataan.
Satpol PP & WH menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penegakan Qanun dan menjaga ketertiban umum di wilayah Aceh Tenggara. Operasi serupa akan terus dilakukan secara berkala, terutama menjelang bulan suci Ramadan, guna menciptakan situasi kondusif dan sesuai dengan nilai-nilai syariat Islam yang berlaku di Aceh.
Berdasarkan data yang diperoleh, keempat perempuan tersebut masing-masing berinisial:
MS, warga Kecamatan Lawe Bulan, Kabupaten Aceh Tenggara.
LW, juga tercatat sebagai warga Kecamatan Lawe Bulan, Kabupaten Aceh Tenggara.
SW, warga Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, wilayah Pematangsiantar Sumatera Utara.
JS, warga Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun.Sumatera Utara.
Ramisin Selian SE mengatakan “Situasi selama kegiatan berlangsung aman dan terkendali,” ujar Kasatpol PP dan WH melalui Danton Pelton 02 Edi Yanto dalam laporannya.
Dia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara melalui jajaran terkait mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam aktivitas yang melanggar aturan, serta mendukung upaya aparat dalam menjaga ketertiban dan moralitas di tengah masyarakat.sebangai salah satu upaya menjaga syariat Islam dan penegakan Qanun Aceh. apalagi saat ini menjelang Bulan Suci Ramadhan yang harus sama-sama kita hormati.(Kasirin).









































