Di Antara Asap Tungku dan Syair Didong, Harapan Itu Kembali Menyala

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 16 Februari 2026 - 15:42 WIB

50213 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Linge – Baranewsaceh.co |  Di halaman kampung yang beberapa waktu lalu dilanda bencana hidrometeorologi, asap dari tungku-tungku besar perlahan membubung ke udara. Perempuan-perempuan berkebaya sederhana sibuk mengaduk kuali, sementara anak-anak berlarian di antara tenda dan rumah-rumah yang mulai dibenahi. Siang itu, suasana Desa Delung Sekinel dan Kute Reje, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, terasa berbeda lebih hangat, lebih hidup.

Kehangatan itu dihadirkan oleh Yayasan Masjid Nusantara yang menggelar kegiatan “Masak Besar” bersama masyarakat. Setelah sebelumnya membangun masjid darurat dan menyalurkan bantuan sembako ke Desa Reje Payung, yayasan ini kembali hadir, kali ini dengan pendekatan yang lebih membumi: makan bersama

 .

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Satu ekor kerbau disembelih. Dagingnya diolah menjadi beragam hidangan khas dataran tinggi Gayo. Sengeral Ala Gayo yang kaya rempah, Cecah Kukulit dengan cita rasa pedas gurih, hingga Sop Tulang yang menghangatkan tubuh. Proses memasak dilakukan secara gotong royong oleh ibu-ibu PKK dari kedua desa. Senin (16/2/2026)

Di bawah koordinasi Ema Susanti, relawan lapangan dari Yayasan Kayang Bangun Semesta, dapur kearifan lokal itu menjadi ruang temu yang sarat makna. Tangan-tangan yang sebelumnya sibuk membersihkan lumpur kini sibuk meracik bumbu. Percakapan tentang kehilangan perlahan berganti dengan tawa dan cerita masa depan.

Rasyidin, Wakil Ketua III Dewan Kesenian Aceh yang turut mendampingi kegiatan, menyebut masak besar ini sebagai bagian dari pemulihan sosial dan kultural.

“Ini bukan sekadar memasak dan makan bersama. Ini cara kita menghidupkan kembali semangat kolektif, merawat identitas, dan menguatkan mental warga pascabencana,” ujarnya.

Semarak kegiatan semakin terasa ketika anak-anak Delung Sekinel menampilkan Didong seni tutur khas Gayo yang sarat pesan moral. Tepukan ritmis dan syair yang mengalun menjadi penanda bahwa budaya tetap tumbuh meski bencana datang silih berganti. Sejumlah seniman lokal seperti R2 Produktion dan Najwa turut memeriahkan suasana, menghadirkan musik yang mengundang warga untuk berkumpul lebih dekat.

Ketua Tim Relawan Masjid Nusantara, Cucum Usman, berharap kegiatan sederhana ini mampu menyalakan kembali rasa percaya diri masyarakat.

“Dari dapur inilah kebersamaan dibangun. Kami ingin warga merasakan bahwa mereka tidak sendiri, dan bahwa mereka mampu bangkit bersama,” katanya.

Masak besar itu mungkin hanya berlangsung sehari. Namun di antara asap tungku, aroma rempah, dan lantunan Didong, tersimpan sesuatu yang lebih lama bertahan: harapan yang perlahan kembali menyala di jantung dataran tinggi Gayo. (Dani).

Berita Terkait

Jumat Berkah, Polres Aceh Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Bencana
Flower Aceh Kawal Proses Hukum Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Tengah
Mahasiswa UNIKI Dirikan Sekolah Darurat di Ketol, Aceh Tengah, untuk Anak Terdampak Bencana
Harapan Baru Bangkit dari Banjir, Ribuan Huntara Dibangun untuk Warga Aceh Tengah
UGP Takengon dan O2 Course Resmi Jalin Kerja Sama Strategis Penguatan Kompetensi Bahasa Inggris
Sambangi Rusip Antara, Relawan Masjid Nusantara Kembali Salurkan Bantuan
Bantu Korban Longsor-Banjir Sumatera, Komunitas Gayo Peduli Sediakan Nasi Putih Gratis di Enam Posko di Takengon
Tim Medis Terpadu Tempuh Medan Ekstrem demi Jangkau Penyintas Banjir di Aceh Tengah

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:54 WIB

WANGSA Desak Pemkab Aceh Barat Realisasi Jembatan Cot Manggie di tahun 2026

Minggu, 22 Februari 2026 - 20:05 WIB

Remaja Aceh Barat Diduga Jadi Korban Kekerasan Oknum TNI, Tuai Sorotan DPR RI

Minggu, 15 Februari 2026 - 16:56 WIB

Hj. Siti Ramazan Terpilih Jadi Ketua Partai PAN Aceh Barat Lima Tahun Kedepan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:20 WIB

Kegiatan Psikososial Bintang Kecil Kolaboratif Sukses; Zakari Aditya: Fokus Utama Kami Adalah Anak-anak Terdampak Bencana

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:00 WIB

Wujud Solidaritas, IPELMAWAR Meulaboh Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Lhok Malee

Minggu, 4 Januari 2026 - 17:13 WIB

Rakor Bersama BNPB, Bupati TRK Harap Masyarakat Bisa Tempati Huntara Sebelum Ramadan

Kamis, 1 Januari 2026 - 04:11 WIB

Hadiri Program Malam Donasi Parkside Meuligoe Hotel; RPMM: Program Ini Luar Biasa!

Kamis, 25 Desember 2025 - 17:10 WIB

PTMSI Nagan Raya Mengikuti Try Out Di Aceh Barat Untuk Melatih Mental Menuju PORA 2026

Berita Terbaru