Akselerasi BOSP, Guru di Aceh Tamiang Apresiasi Menteri Pendidikan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 22 Januari 2026 - 10:50 WIB

50324 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tamiang , 21 Januari 2026- Akselerasi penyaluran Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) untuk daerah terdampak bencana mendapat apresiasi dari para pendidik di Aceh. Salah satunya disampaikan Ayu Andriani, Pelaksana Tugas Kepala SMA Negeri 1 Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.

Ayu menyampaikan terima kasih kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., atas kebijakan akselerasi dana BOSP yang dinilai sangat membantu pemulihan proses pendidikan pascabanjir.

“Dana akselerasi BOSP ini sangat berarti bagi kami, terutama untuk perehapan mobiler dan pembersihan lingkungan sekolah agar kegiatan belajar mengajar bisa kembali berjalan dengan baik,” ujar Ayu, Selasa (20/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, banjir yang melanda wilayah tersebut sebelumnya menyebabkan kerusakan cukup parah pada sarana belajar, khususnya meja dan kursi siswa. Sebagian besar mobiler sekolah merupakan meja dan kursi rakitan berbahan serbuk kayu yang tidak tahan terhadap rendaman air.

“Kondisinya rusak berat. Meja dan kursi yang terbuat dari bahan rakitan rata-rata hancur karena terendam banjir,” ungkapnya.

Saat ini, lanjut Ayu, sekolah tengah melakukan proses reparasi terhadap sejumlah meja dan kursi yang masih memungkinkan untuk diperbaiki. Dalam waktu dekat, mobiler tersebut akan dilengkapi dengan sandaran agar dapat digunakan kembali secara lebih nyaman oleh para siswa.

“Insya Allah, setelah perbaikan ini selesai, anak-anak bisa kembali belajar dengan lebih nyaman. Kami sebagai guru berharap semangat belajar mereka tetap terjaga meskipun sempat terdampak bencana,” katanya.

Ayu juga berharap dukungan pemerintah pusat terhadap pemulihan pendidikan di Aceh terus berlanjut, terutama bagi sekolah-sekolah yang berada di wilayah rawan bencana.

“Jika pendidikan bangkit, maka sektor lainnya juga akan ikut bangkit. Pendidikan adalah fondasi utama,” tutup Ayu.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin menegaskan bahwa keberlanjutan pembelajaran menjadi prioritas utama meski sarana dan prasarana belum sepenuhnya pulih.

Murthalamuddin berharap pentingnya dukungan pemerintah pusat dan semua pihak terus berlanjut. “Agar pemulihan pendidikan pascabencana dapat berjalan optimal demi masa depan anak-anak Aceh,” katanya.

Berita Terkait

Bea Cukai Langsa Kembali Hadir di Kabupaten Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan Dukung Percepatan Pemulihan Masyarakat Terdampak Pasca Bencana Hidrometeorologi
Bea Cukai Langsa Salurkan Bantuan Logistik bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang melalui Program Bea Cukai Peduli
*Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*
Bea Cukai Langsa Hadir Hingga Pelosok, Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Terdampak di Aceh Tamiang
Satpol PP Provinsi Riau Pulihkan Lingkungan SMKN 1 Karang Baru Aceh Tamiang, Sekolah Kembali Aktif Pasca Banjir
Dokter Perempuan dan Relawan Pria Digerebek Warga di Rumah Dinas Puskesmas Aceh Tamiang
Relawan Sukma Bangsa dan Fisipol UGM Mengajar di Pengungsian Aceh
Pascabencana, ICU RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang Kembali Beroperasi

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 00:48 WIB

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Sabtu, 11 April 2026 - 00:46 WIB

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Jumat, 10 April 2026 - 00:44 WIB

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Berita Terbaru