slot preparation.lsrs.lu

Bupati Gayo Lues Dorong Perpanjangan Runway Bandara Belangkejeren sebagai Akses Vital Saat Bencana

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 10 Januari 2026 - 03:26 WIB

50548 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues — Bupati Gayo Lues, Suhaidi, S.Pd., M.Si., menyampaikan pentingnya pembangunan dan perpanjangan landasan pacu (runway) Bandara Belangkejeren sebagai langkah strategis dalam memperkuat aksesibilitas wilayah, terutama dalam menghadapi bencana alam berskala besar. Pernyataan tersebut disampaikan dalam keterangan resmi pada 9 Januari 2026, menanggapi peran vital bandara dalam penanganan darurat bencana yang melanda Kabupaten Gayo Lues sejak akhir tahun lalu.

Menurut Bupati, saat bencana terjadi dan seluruh jalur darat menuju Gayo Lues terputus total, keberadaan Bandara Belangkejeren menjadi satu-satunya jalan untuk memastikan distribusi logistik, evakuasi darurat, serta pergerakan pejabat pemerintah. Panjang landasan pacu bandara yang hanya 810 meter dinilai masih sangat terbatas karena hanya mampu dilandasi pesawat kecil dan helikopter.

“Ketika terjadi bencana yang masif seperti ini dan jalur darat semuanya terputus, ternyata fungsi bandara itu sangat luar biasa. Syukur Alhamdulillah, kita masih punya Bandara Belangkejeren meskipun runway-nya masih pendek sekali,” ujar Suhaidi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan bahwa selama masa darurat, gelombang bantuan logistik dari pemerintah pusat, provinsi, dan lembaga lainnya dapat masuk ke wilayah Gayo Lues berkat operasional Bandara Belangkejeren. Bantuan yang dikirim melalui jalur udara mencakup logistik kesehatan, makanan, peralatan penyelamatan, hingga personel dan tim medis.

Dalam kondisi tersebut, Gayo Lues sepenuhnya mengandalkan jalur udara karena empat jalur darat utama yang terhubung ke kabupaten lain berada dalam kondisi rusak berat dan tidak bisa dilalui. Salah satu titik paling kritis dilaporkan berada pada ruas jalan dari Aceh Tenggara menuju Gayo Lues, di mana sepanjang 1,2 kilometer badan jalan amblas, menjadikan perbaikan teknis sangat diperlukan dan harus ditangani dalam waktu yang tidak singkat mengingat kontur wilayah yang tergolong ekstrem.

“Empat jalur darat ke Gayo Lues semuanya rusak berat. Jalan dari Aceh Tenggara misalnya, ada sekitar 1,2 kilometer badan jalan yang hilang. Tak bisa diakses. Dalam masa seperti itu, satu-satunya akses hanyalah melalui udara,” tegasnya.

Atas dasar pengalaman darurat tersebut, Bupati menyampaikan harapan besar agar pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan memberikan perhatian khusus terhadap Bandara Belangkejeren. Ia mendorong agar runway bandara yang ada diperpanjang, sehingga ke depan bisa didarati oleh pesawat bermuatan besar seperti Hercules, ATR, bahkan Boeing. Kapasitas tersebut dinilai sangat dibutuhkan untuk memastikan fleksibilitas dan efisiensi logistik, terutama dalam kondisi darurat yang menuntut respons cepat dalam skala besar.

“Kalau runway ini diperpanjang, tentunya pesawat besar seperti Hercules, ATR, bahkan Boeing bisa mendarat langsung di Gayo Lues. Ini sangat penting untuk masa depan manajemen bencana dan pembangunan daerah,” katanya.

Bupati Suhaidi turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, serta Kepala Bandara Belangkejeren atas pelayanan dan kerja keras selama masa tanggap darurat. Menurutnya, tanpa keberadaan bandara tersebut, Gayo Lues akan benar-benar terisolasi, dan bantuan pemerintah serta distribusi logistik akan terhambat secara signifikan.

“Karena bandara inilah Gayo Lues tetap bisa dikunjungi pejabat dari pusat, dan logistik bisa masuk. Ini sangat membantu di masa sulit kemarin,” ujarnya.

Pihaknya berharap, pembangunan fasilitas strategis seperti bandara tidak semata-mata dilihat dari aspek komersial atau jumlah penumpang harian, tetapi lebih kepada posisinya sebagai titik penting dalam sistem ketahanan daerah, terutama daerah-daerah yang tergolong rawan bencana dan sulit dijangkau melalui jalur darat reguler.

Dengan kehadiran bandara yang memadai dan runway yang cukup panjang, Gayo Lues diharapkan akan lebih siap menghadapi tantangan ke depan, baik dari sisi bencana, pembangunan ekonomi, maupun pelayanan publik lintas wilayah. Peningkatan fasilitas transportasi udara seperti Bandara Belangkejeren dinilai akan membuka peluang konektivitas baru yang berdampak langsung pada akses kesehatan, perdagangan, pariwisata, pendidikan, dan respons kemanusiaan lebih cepat di masa-masa mendatang. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana
Warga dan Satgas TMMD Antusias bangun 5 Unit RTLH di Kampung Gajah

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:11 WIB

LSM ABA Dukung Kapolri Usut Tuntas Dugaan Penyadapan Presiden, Suryadi: Jangan Ada yang Kebal Hukum!

Selasa, 3 November 2026 - 11:15 WIB

Gampong Gunong Geulogo Gelar Rembuk Stunting 2026, Perkuat Komitmen Percepatan Penurunan Stunting

Selasa, 3 November 2026 - 10:34 WIB

DPMGP4 Nagan Raya Luncurkan Sosialisasi SIMPADU-NARA, Pengajuan Dana Desa Kini Lebih Mudah dan Transparan

Senin, 2 November 2026 - 13:26 WIB

Kapolres Nagan Raya Berikan Penghargaan kepada 63 Personel Berprestasi, Apresiasi Dedikasi dan Kinerja dalam Pelaksanaan Tugas

Minggu, 1 November 2026 - 20:10 WIB

Bupati TRK Tinjau Kesiapan Bandara Cut Nyak Dhien, Persiapan Sambut Kedatangan Presiden Prabowo Capai 85 Persen

Minggu, 1 November 2026 - 12:10 WIB

Polres Nagan Raya Bersama BNN Temukan dan Musnahkan Ladang Ganja Seluas 20 Hektare di Kawasan Pegunungan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, SD Negeri Babah Rout Tanamkan Nilai Keteladanan dan Akhlak Mulia kepada Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 03:05 WIB

Istri Kunci Kamar Rumah Dinas hingga Pagi, Ketua DPRK Nagan Raya Dilaporkan ke Polisi dan Desakan PAW Menguat

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB