slot preparation.lsrs.lu

Fokus Penanganan Korban Bencana Sumatera Ditekankan, Dugaan Sabotase Diminta Tak Ganggu Pemulihan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 4 Januari 2026 - 23:52 WIB

50206 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daerah Pemilihan Aceh, Irmawan, mengingatkan seluruh pihak agar tetap memusatkan perhatian pada penanganan korban banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera. Irmawan menegaskan bahwa upaya pemulihan dan rehabilitasi pascabencana kini harus menjadi prioritas utama, mengingat dampak besar yang ditimbulkan musibah ini terhadap ribuan warga terdampak di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Dalam keterangannya yang disampaikan Selasa (30/12/2025), Irmawan juga menyoroti adanya dugaan sabotase terhadap infrastruktur darurat yang dibangun pascabanjir. Dugaan ini muncul setelah Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak mengungkap bahwa pihaknya menemukan sejumlah baut Jembatan Bailey yang terlepas, diduga akibat ulah pihak tidak bertanggung jawab. Jembatan Bailey tersebut merupakan salah satu akses vital yang dibangun sementara untuk menjangkau daerah-daerah terisolasi akibat bencana.

Menanggapi informasi tersebut, Irmawan menyampaikan keprihatinan dan mengimbau agar isu dugaan sabotase ini tidak meluas dan justru mengganggu upaya pemulihan yang tengah berjalan. Ia mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas dan keamanan wilayah terdampak, mengingat kondisi para penyintas yang masih sangat rentan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami prihatin jika dugaan sabotase jembatan Bailey ini benar terjadi. Namun kami berharap isu ini tidak melebar dan menghambat fokus utama, yakni penanganan korban bencana. Semua pihak diminta tetap fokus dan menghindari provokasi,” ujar Irmawan, seraya mengingatkan bahwa stabilitas situasi sangat penting dalam masa-masa darurat dan pemulihan awal seperti sekarang.

Bencana banjir dan longsor yang terjadi beruntun sepanjang Desember 2025 di kawasan barat Sumatera telah menelan korban jiwa serta merusak ribuan infrastruktur pendukung kehidupan masyarakat. Berdasarkan data terakhir dari dasbor penanganan darurat bencana yang dirilis Selasa (30/12/2025), tercatat 1.140 orang meninggal dunia dan 163 orang masih belum ditemukan. Bencana ini juga memaksa sekitar 399 ribu warga mengungsi dari tempat tinggal mereka.

Kerusakan infrastruktur dilaporkan cukup parah, dengan tercatat 3.188 fasilitas pendidikan, 803 rumah ibadah, dan 215 fasilitas kesehatan mengalami kerusakan. Selain itu, 90 jembatan dilaporkan terputus, mengganggu upaya distribusi bantuan dan mobilisasi personel penyelamat di lapangan.

Irmawan menyampaikan bahwa hingga kini para penyintas masih sangat membutuhkan bantuan lanjutan, baik dalam bentuk barang kebutuhan pokok maupun layanan medis. Tidak sedikit warga yang hingga kini belum bisa kembali ke tempat tinggal mereka karena tertutup lumpur atau rusak berat. Menurutnya, pemulihan pascabencana akan membutuhkan waktu panjang dan koordinasi intensif antarinstansi.

Ia menambahkan bahwa kelompok rentan seperti anak-anak, perempuan, dan lanjut usia harus menjadi perhatian khusus dalam pemberian bantuan. Kebutuhan-kebutuhan spesifik seperti susu bayi, pembalut, hingga popok masih sangat diperlukan di wilayah-wilayah pengungsian.

“Prioritas utama adalah kebutuhan para korban bencana di Sumatera. Pemulihan membutuhkan waktu dan kerja bersama agar mereka bisa segera bangkit dan menata kembali kehidupan ke depan,” ujar Irmawan.

Politikus dari daerah pemilihan Aceh tersebut berharap agar energi yang tersedia saat ini tidak terpecah oleh berbagai isu yang belum terbukti kebenarannya. Ia mendorong adanya penyelidikan terhadap dugaan sabotase yang muncul, namun ia juga mengingatkan agar proses tersebut tidak menggeser perhatian publik dan perangkat pemerintah dari upaya penyelamatan jiwa dan pemulihan infrastruktur dasar.

Dengan tantangan yang cukup kompleks di lapangan, Irmawan berharap bantuan pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat, termasuk kolaborasi dengan relawan, lembaga kemanusiaan, dan aparat keamanan. Menurutnya, hanya dengan kerja bersama dan komunikasi yang solid, proses pemulihan di kawasan terdampak dapat berjalan cepat dan tepat sasaran. (RED)

Berita Terkait

Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana
Warga dan Satgas TMMD Antusias bangun 5 Unit RTLH di Kampung Gajah

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:11 WIB

LSM ABA Dukung Kapolri Usut Tuntas Dugaan Penyadapan Presiden, Suryadi: Jangan Ada yang Kebal Hukum!

Selasa, 3 November 2026 - 11:15 WIB

Gampong Gunong Geulogo Gelar Rembuk Stunting 2026, Perkuat Komitmen Percepatan Penurunan Stunting

Selasa, 3 November 2026 - 10:34 WIB

DPMGP4 Nagan Raya Luncurkan Sosialisasi SIMPADU-NARA, Pengajuan Dana Desa Kini Lebih Mudah dan Transparan

Senin, 2 November 2026 - 13:26 WIB

Kapolres Nagan Raya Berikan Penghargaan kepada 63 Personel Berprestasi, Apresiasi Dedikasi dan Kinerja dalam Pelaksanaan Tugas

Minggu, 1 November 2026 - 20:10 WIB

Bupati TRK Tinjau Kesiapan Bandara Cut Nyak Dhien, Persiapan Sambut Kedatangan Presiden Prabowo Capai 85 Persen

Minggu, 1 November 2026 - 12:10 WIB

Polres Nagan Raya Bersama BNN Temukan dan Musnahkan Ladang Ganja Seluas 20 Hektare di Kawasan Pegunungan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, SD Negeri Babah Rout Tanamkan Nilai Keteladanan dan Akhlak Mulia kepada Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 03:05 WIB

Istri Kunci Kamar Rumah Dinas hingga Pagi, Ketua DPRK Nagan Raya Dilaporkan ke Polisi dan Desakan PAW Menguat

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB