slot preparation.lsrs.lu

Menteri Pekerjaan Umum Kunjungi Lokasi Longsor yang Putuskan Akses ke Gayo Lues

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 4 Januari 2026 - 22:27 WIB

50246 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES |  Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Dody Hanggodo, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Gayo Lues, Aceh, pada Minggu (4/1/2026), untuk meninjau langsung kondisi akses jalan yang terputus akibat longsor susulan di kawasan Tetumpun, Kecamatan Putri Betung. Longsor tersebut memutus jalur utama yang menghubungkan Gayo Lues dengan Kabupaten Aceh Tenggara, yang selama ini menjadi satu-satunya akses vital untuk distribusi logistik dari luar daerah menuju Gayo Lues.

Setibanya di Bandara Blangkejeren, rombongan Menteri PU disambut Forkopimda Gayo Lues, anggota Komisi V DPR RI, anggota DPRK, serta para asisten dan Kepala SKPK Kabupaten Gayo Lues. Usai penyambutan resmi, rombongan langsung bergerak menuju lokasi longsor di kawasan Putri Betung untuk meninjau titik kerusakan akses jalan yang kembali ambruk beberapa hari terakhir setelah sebelumnya sempat dilakukan perbaikan darurat.

Menteri Dody menyebutkan bahwa penanganan longsor sudah mulai dilakukan sejak Jumat subuh. Namun, kondisi geologis kawasan yang labil menyebabkan material tanah kembali bergerak dan menimbun ruas jalan pada Sabtu pagi sekitar pukul enam. Ia menjelaskan bahwa pihaknya tengah mencari metode penanganan yang paling tepat dan aman, mengingat kondisi medan yang cukup ekstrem dan terus mengalami pergerakan tanah. Menurutnya, langkah penanganan harus segera diambil agar distribusi logistik ke wilayah Gayo Lues tidak terhambat berlarut-larut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita menyadari pentingnya jalur ini sebagai urat nadi masuknya barang ke Gayo Lues, baik dari Aceh Tenggara maupun dari Medan. Jika terlalu lama tidak ditangani, akan berdampak pada ketahanan logistik warga. Penanganan darurat yang paling berat saat ini adalah di titik ini, meski ke depan mungkin ada dua atau tiga titik lain yang harus segera diantisipasi juga,” ujarnya.

Menteri Dody menambahkan bahwa semua upaya saat ini difokuskan pada pembukaan kembali akses jalan antara Aceh Tenggara dan Gayo Lues. Pemerintah berupaya memastikan agar distribusi logistik terus berjalan dan kebutuhan pokok masyarakat tidak terganggu. Meski sejumlah infrastruktur lain di wilayah tersebut juga mengalami kerusakan akibat bencana alam, namun perbaikan akses utama ini menjadi prioritas tertinggi mengingat urgensinya.

Di sela-sela kunjungannya, Menteri Dody juga mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mempertimbangkan perluasan runway Bandara Blangkejeren guna menambah fleksibilitas jalur transportasi ke Gayo Lues. Ia menyebut bahwa Bupati Gayo Lues telah menginformasikan bahwa proses pembebasan lahan sekitar bandara telah tuntas. Menteri Dody mengatakan akan segera membicarakan hal tersebut dengan Menteri Perhubungan agar penanganannya bisa dikoordinasikan lintas kementerian.

“Saya sudah diskusi dengan Pak Bupati, dan beliau menyampaikan bahwa lahan untuk perluasan bandara sudah dibebaskan. Kalau runway bisa diperpanjang, Hercules bisa turun. Hal ini tentu akan sangat membantu ketika jalan darat tidak bisa digunakan. Tapi itu nanti akan kami koordinasikan dengan Menteri Perhubungan. Fokus utama kita saat ini tetap memastikan logistik tidak terganggu dan masyarakat tidak kelaparan,” tambahnya.

Anggota Komisi V DPR RI, Irmawan, yang turut mendampingi kunjungan tersebut, turut menegaskan bahwa saat ini akibat bencana longsor, jalan dari Aceh Tenggara ke Gayo Lues menjadi perhatian serius. Ia menilai kehadiran langsung Menteri PU, Sekjen, Dirjen Bina Marga, dan Dirjen BWS bersama jajaran satker dan kepala balai menunjukkan komitmen kuat pemerintah pusat dalam menangani bencana yang terjadi. Menurutnya, karena para pengambil kebijakan sudah menyaksikan langsung kerusakan dan dampaknya, maka tidak lagi diperlukan upaya berulang-ulang untuk meyakinkan mereka di tingkat pusat.

Ia juga memastikan bahwa Komisi V DPR RI akan mengawal proses perbaikan jalan tersebut, baik dari perencanaan hingga eksekusinya agar berjalan sesuai target. Ia menyatakan keyakinannya bahwa dalam waktu dekat, proses pemulihan akan mencapai hasil yang maksimal, meskipun kondisi medan membutuhkan ketelitian dan waktu pengerjaan tambahan.

“Saya berkeyakinan bahwa proses ini akan dipercepat. Sebenarnya saat ini pun semua pihak sudah bekerja sangat maksimal. Hanya saja, karena kondisi alamnya sangat parah, perlu waktu dan metode penanganan yang lebih tepat. Komisi V akan terus memantau dan mengingatkan agar ruas jalan ini segera dituntaskan dengan sebaik mungkin,” ucapnya.

Setelah melakukan peninjauan di titik longsor di Tetumpun, rombongan Menteri PU melanjutkan perjalanan ke Jembatan Aih Bobo. Jembatan ini merupakan struktur penghubung penting antara Kecamatan Blangkejeren dengan Kecamatan Dabun Gelang serta akses utama menuju Rumah Sakit Umum Daerah Ali Kasim. Menteri menyatakan bahwa jembatan ini juga akan masuk dalam daftar infrastruktur yang akan diprioritaskan perbaikannya selama proses normalisasi menyeluruh pasca-bencana di Gayo Lues.

Kunjungan kerja ini menjadi tonggak penting dalam percepatan pemulihan infrastruktur transportasi di Gayo Lues. Pemerintah berharap bahwa perhatian serius dan keterlibatan langsung dari kementerian terkait dapat mempercepat upaya penanganan yang tidak hanya bersifat darurat, tetapi juga berorientasi pada solusi jangka panjang. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana
Warga dan Satgas TMMD Antusias bangun 5 Unit RTLH di Kampung Gajah

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:11 WIB

LSM ABA Dukung Kapolri Usut Tuntas Dugaan Penyadapan Presiden, Suryadi: Jangan Ada yang Kebal Hukum!

Selasa, 3 November 2026 - 11:15 WIB

Gampong Gunong Geulogo Gelar Rembuk Stunting 2026, Perkuat Komitmen Percepatan Penurunan Stunting

Selasa, 3 November 2026 - 10:34 WIB

DPMGP4 Nagan Raya Luncurkan Sosialisasi SIMPADU-NARA, Pengajuan Dana Desa Kini Lebih Mudah dan Transparan

Senin, 2 November 2026 - 13:26 WIB

Kapolres Nagan Raya Berikan Penghargaan kepada 63 Personel Berprestasi, Apresiasi Dedikasi dan Kinerja dalam Pelaksanaan Tugas

Minggu, 1 November 2026 - 20:10 WIB

Bupati TRK Tinjau Kesiapan Bandara Cut Nyak Dhien, Persiapan Sambut Kedatangan Presiden Prabowo Capai 85 Persen

Minggu, 1 November 2026 - 12:10 WIB

Polres Nagan Raya Bersama BNN Temukan dan Musnahkan Ladang Ganja Seluas 20 Hektare di Kawasan Pegunungan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, SD Negeri Babah Rout Tanamkan Nilai Keteladanan dan Akhlak Mulia kepada Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 03:05 WIB

Istri Kunci Kamar Rumah Dinas hingga Pagi, Ketua DPRK Nagan Raya Dilaporkan ke Polisi dan Desakan PAW Menguat

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB