HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Dua Rumah Wartawan SWI Hanyut Akibat Banjir Bandang di Beutong Ateuh Banggalang

MUDASIR

- Redaksi

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WIB

50578 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meulaboh — Banjir bandang dahsyat yang melanda Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, sejak Rabu (26/11/2025), meninggalkan kerusakan masif dan duka mendalam bagi ribuan warga. Selain merusak akses jalan, memutus aliran listrik, serta melumpuhkan jaringan komunikasi, banjir tersebut juga menghanyutkan puluhan rumah warga, termasuk dua rumah wartawan yang tergabung dalam organisasi Sekber Wartawan Indonesia (SWI).

Bencana hidrometeorologi ini dipicu oleh intensitas hujan ekstrem yang mengguyur wilayah pegunungan Beutong Ateuh secara terus-menerus. Aliran sungai yang meluap tiba-tiba membawa material lumpur, batu, dan pepohonan, menyapu permukiman yang berada di sepanjang bantaran sungai.

Data yang berhasil dihimpun media ini menyebutkan dua unit rumah milik wartawan SWI hilang total terseret arus banjir. Rumah pertama milik Banta Sulaiman, wartawan Gajahputihnews.com, yang dihuni bersama keluarganya Rusli (50), Rosmania (40), dan Hayaton (20). Rumah kedua merupakan tempat tinggal Samsuar, wartawan Meuligoeberita.com, yang ditempati bersama kedua orang tuanya, Basyah (49) dan Siti (40).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keduanya kini kehilangan tempat tinggal, sementara keluarga mereka terpaksa bertahan di tenda pengungsian bersama seribuan warga lainnya.

Ditemui di lokasi pengungsian pada Sabtu (29/11/2025), Banta Sulaiman wartawan Gajahputihnews.com yang juga Wakil Ketua SWI Aceh Barat mengungkapkan bahwa banjir datang dalam hitungan menit dan langsung menghantam pemukiman warga di desanya.

“Alhamdulillah keluarga semua selamat. Namun rumah kami hilang total dibawa arus. Kalau ditaksir, kerugiannya mencapai ratusan juta rupiah,” tuturnya dengan nada sedih.

Tak hanya rumah, Banta juga kehilangan tanah seluas satu hektare yang selama ini menjadi lokasi berkebun. Lahan tersebut kini berubah menjadi aliran sungai baru akibat dorongan material banjir.

“Rumah yang baru saja kami bangun pun habis disapu air. Banyak keluarga di sini kehilangan tempat tinggal. Semuanya terjadi begitu cepat dan tidak sempat menyelamatkan apa pun,” tambahnya.

Selain permukiman, akses jalan utama menuju beberapa desa di Beutong Ateuh Banggalang juga putus total. Jembatan penghubung serta ruas jalan yang berada dekat dengan aliran sungai tergerus hingga tidak dapat dilalui kendaraan.

Kondisi ini membuat bantuan belum bisa sepenuhnya menjangkau titik-titik pengungsian. Warga bertahan dengan logistik seadanya, mengandalkan dapur umum darurat yang dikelola bersama oleh relawan setempat.

Samsurdi, wartawan Meuligoeberita.com dan juga Humas SWI Aceh Barat yang juga menjadi korban, mengaku dirinya dan keluarga berhasil menyelamatkan diri saat banjir mulai naik. Namun rumah yang selama ini ditempati tidak lagi ditemukan.

“Kami selamat, tapi rumah hilang semua. Tidak ada yang tersisa. Kalau dihitung-hitung, kerugiannya juga mencapai ratusan juta,” ungkapnya singkat.

Melihat situasi yang semakin memprihatinkan, para korban berharap pemerintah daerah segera melakukan pendataan mendetail terkait warga yang kehilangan rumah dan harta benda. Banta menekankan pentingnya perhatian serius dari pemerintah mengingat banyak keluarga kini tinggal tanpa alas, selimut, maupun perlengkapan dasar.

“Kami berharap pendataan dilakukan secepatnya. Banyak warga kehilangan segalanya. Kami butuh perhatian, baik dari pemerintah daerah maupun provinsi,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi dan pendistribusian bantuan masih terkendala cuaca buruk serta jalan yang tidak dapat dilalui. Sejumlah relawan, aparat TNI-Polri, dan petugas BPBD Nagan Raya terus berupaya membuka akses dan menyalurkan bantuan darurat.

Banjir bandang ini menjadi salah satu bencana terbesar di Nagan Raya sepanjang tahun 2025, menimbulkan dampak fisik, material, dan psikologis yang mendalam bagi warga Beutong Ateuh Banggalang.

Berita Terkait

Dukung Ketahanan Pangan, Polres Aceh Barat Lakukan Penanaman Jagung Perdana dan Serahkan Bantuan Alsintan
YARA Minta Menteri Imipas Investigasi Dugaan Intervensi dan Penyalahgunaan Kewenangan di Lapas Meulaboh
Ketua Umum PP IKA UTU Ucapkan Selamat kepada 747 Wisudawan, Dorong Alumni Tetap Adaptif dan Berkontribusi bagi Masyarakat
Jamaluddin Idham Tinjau Jalan Nasional Meulaboh–Medan, Dorong Pembangunan Jalur Dua di Meureubo
Irwanda Nahkodai DPM UTU 2026, Rosma dan Diski Saputra Dampingi sebagai Wakil Ketua
HIMASKOR FIK UTU Resmi Terbentuk, Wujudkan Wadah Aspirasi Mahasiswa Sains Keolahragaan
HIMAKESMAS FIK UTU Gelar Health Day 2026, Ajak Mahasiswa Hidup Sehat dan Peduli Lingkungan
Program MBG Dinilai Harus Dikelola Ahli Gizi dan Keamanan Pangan, Arham: Guru Harus Tetap Fokus Mendidik Siswa

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Infrastruktur Mandul di Jantung Ibu Kota Baru, Api Lahap Hutan Embung IKN Tanpa Perlawanan Berarti

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Tragedi Kabut Asap di Kalimantan: Habitat Satwa Terancam dan Kesehatan Warga Terpinggirkan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Tragedi Karhutla di Taman Nasional Gunung Palung: Jeritan Satwa dan Perjuangan Petugas Menjinakkan Api yang Sulit Dijangkau

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 02:05 WIB

Langit Palangka Raya Berubah Oranye, Kesaksian Aktivis Dayak Patahkan Klaim Istana Soal Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Kabut Asap Selimuti Aceh Singkil, Warga Keluhkan Dampak Karhutla Lintas Provinsi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Ancaman Asap Tebal di Atmosfer, BMKG Imbau Warga Jakarta Waspada dan Kritik Lambatnya Penanganan Pemerintah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Satu Rumah di Kecamatan Lawe Alas Aceh Tenggara Ludes Terbakar Dini Hari, Penghuni Selamat

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Jalan Badak Gayo Lues Lumpuh Diterjang Banjir, Warga Desak Pemerintah Pusat dan BWS Bertindak

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Satresnarkoba Polres Agara Amankan Pria dan 4,16 Gram Sabu

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:24 WIB