Ketua PBSI Aceh Tenggara Nyatakan Dukungan Penuh untuk Safaruddin Pimpin Lagi PBSI Aceh 2026–2030

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 2 Oktober 2025 - 18:16 WIB

50379 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane – Baranews |  Dukungan terhadap Dr. Safaruddin, S.Sos., M.S.P. untuk kembali menakhodai Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Provinsi Aceh periode 2026–2030 terus menguat dari daerah. Kali ini, giliran Ketua PBSI Kabupaten Aceh Tenggara, Swandi, S.Pd.I., yang dengan tegas menyampaikan dukungan bersama seluruh jajaran pengurus daerahnya.

Pernyataan itu disampaikan Swandi saat ditemui usai rapat koordinasi pengurus PBSI Aceh Tenggara di GOR Sepakat Segenep, Kutacane, pada Kamis (2/10/2025). Dalam rapat tersebut, seluruh pengurus secara bulat sepakat memberikan dukungan terhadap Safaruddin yang dinilai sukses selama masa kepemimpinannya di periode sebelumnya.

“Kami, jajaran pengurus PBSI Aceh Tenggara, menyatakan dukungan penuh kepada Dr. Safaruddin untuk kembali memimpin PBSI Aceh untuk periode 2026 sampai 2030,” tegas Swandi kepada detik.com di lokasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Swandi menjelaskan bahwa dukungan ini bukan tanpa alasan. Menurutnya, selama menjabat Ketua PBSI Aceh, Safaruddin telah membawa perubahan besar dalam pengembangan dunia bulutangkis di Aceh. Mulai dari sisi pembinaan atlet muda, peningkatan kompetisi daerah, hingga penguatan struktur organisasi di tingkat kabupaten dan kota.

“Kita melihat hasil kerja beliau sangat nyata. Atlet-atlet dari kabupaten/kota bisa berkembang karena pembinaan yang berkelanjutan, kompetisi yang diperbanyak, dan manajemen organisasi yang lebih tertib,” katanya.

Menurut Swandi, atlet binaan PBSI dari berbagai daerah kini lebih sering tampil di turnamen nasional karena dukungan sistematis dari Pengprov PBSI Aceh di bawah kepemimpinan Safaruddin. Tak hanya soal pembinaan, manajemen dan tata kelola organisasi pun turut mengalami perubahan ke arah yang positif.

“Safaruddin juga dikenal sebagai sosok yang punya integritas dan selalu menjaga transparansi dalam organisasi. Ini penting agar kepercayaan dari daerah tidak hilang,” ujar Swandi lagi.

Ia menekankan bahwa selama kepemimpinan Safaruddin, PBSI Aceh tidak hanya membuat kemajuan dalam hal teknis dan atletik, tetapi juga semakin solid sebagai sebuah organisasi. Menurutnya, kepemimpinan seperti inilah yang dibutuhkan di tengah tantangan dunia olahraga yang terus berubah.

“Kalau kita asal ganti pemimpin tanpa pertimbangan capaian dan visi jangka panjang, kita bisa kehilangan arah. Beliau sudah terbukti mampu memimpin dan punya jam terbang. Maka, lebih tepat bila dilanjutkan saja,” tuturnya.

Swandi juga menyoroti peran aktif Safaruddin dalam menjalin komunikasi dengan pemerintah daerah dan stakeholder olahraga lainnya, yang membuat banyak program-kegiatan berjalan efektif. Ia berharap Safaruddin tetap melanjutkan pengabdiannya agar konsistensi dalam pembinaan atlet tidak terganggu.

“Program pelatihan berjenjang, pemantauan bakat, kompetisi kelompok umur hingga tingkat provinsi—ini semua bisa berjalan baik karena ada koordinasi yang kuat dari pusat ke daerah,” jelasnya.

Di akhir pernyataannya, Swandi berharap agar suksesi kepemimpinan PBSI Aceh dapat berlangsung secara demokratis dan berorientasi pada kemajuan olahraga, bukan sekadar kepentingan kelompok tertentu.

“Kami sangat berharap pengurus-pengurus lain juga objektif dalam menilai. Ini menyangkut masa depan bulutangkis Aceh. Mari kita dukung yang memang terbukti bekerja, membangun dan menjaga marwah PBSI Aceh,” tutup Swandi.

Pemilihan Ketua Umum PBSI Aceh periode 2026–2030 dijadwalkan akan berlangsung medio tahun depan. Dukungan dari berbagai daerah mulai bermunculan, dan nama Safaruddin disebut-sebut sebagai salah satu kandidat kuat untuk kembali memimpin induk olahraga tepok bulu di Aceh.

Red

Berita Terkait

Belanja Anggaran Pembangunan Infrastruktur Aceh Tenggara Capai 29 Persen, Kepala BPKD Tegaskan Transparansi
Yahdi Hasan Apresiasi Pengabdian Tepian Negeri Chapter 4 Aceh Tenggara
Subuh Keliling dan Jumat Curhat, Kapolres Aceh Tenggara Bangun Kedekatan Bersama Warga Semadam
Tak Sekadar Apel, Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Badar Pastikan Siap Layani Masyarakat
Dinsos Aceh Tenggara Pastikan Bantuan Banjir Disalurkan Transparan dan Tepat Sasaran
Dinsos Aceh Tenggara Borong Penghargaan di HUT Kabupaten ke-51
Pastikan Program Berjalan Optimal, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Dua SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari
Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Perkuat Kesiapsiagaan Jajaran

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:45 WIB

Siswa SMAN Unggul Binaan Bener Meriah Diduga Dikeroyok Kakak Kelas, Korban Dirawat di Rumah Sakit

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:13 WIB

Perempuan di Aceh Utara Didakwa Jadi Perantara Pembelian Sabu, Persidangan Digelar di PN Lhoksukon

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Dua Kurir Ganja 93 Kilogram Asal Aceh Ditangkap di Medan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Mahkamah Agung Terbitkan Pedoman Baru, Putusan Bebas Tidak Bisa Diajukan Banding atau Kasasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Polresta Banda Aceh Tetapkan MA Tersangka Dugaan Pemerkosaan Anak Tiga Tahun

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:41 WIB

Satreskrim Polres Nagan Raya Pasang Spanduk Imbauan, Cegah Penambangan Tanpa Izin

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Temu Ramah dengan Insan Pers, Kapolres Gayo Lues: Saya Merasa Seperti Pulang ke Kampung Sendiri

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:44 WIB

Dokter Tifa Sesalkan Sikap Kejaksaan yang Abaikan Putusan Pengadilan dalam Sidang Praperadilan

Berita Terbaru