HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Polres Aceh Tengah Gerebek Lokasi Tambang Emas Ilegal, Temukan Mesin Dompeng

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 20 September 2025 - 13:41 WIB

50471 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tengah – Polres Aceh Tengah bersama tim gabungan menyisir aliran Sungai Jambu Aye usai menerima laporan soal dugaan praktik tambang emas ilegal di sejumlah titik di Kecamatan Bintang dan Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah. Operasi gabungan ini digelar pada Jumat (19/9/2025), dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Aceh Tengah, IPTU Deno Wahyudi, S.E., M.Si.

Penyisiran dilakukan di wilayah Kampung Lumut, Kampung Owaq, dan Gerpa Serule. Tim gabungan yang terlibat dalam operasi terdiri dari personel Satreskrim Polres, Satpol PP Aceh Tengah, serta tim pengamanan dari PT Tusam Hutani Lestari (THL).

Turut hadir Plt Kasatpol PP Aceh Tengah Hamdani, S.H., M.H., Kabag Humas Pam PT THL Zuwanda Saputra, Kanit Tipidter Polres Aipda Amran Mukhtar, S.H., serta sejumlah anggota lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah penyelidikan ini berawal dari laporan yang beredar di media sosial pada Kamis (18/9/2025). Dalam informasi tersebut, disebutkan adanya aktivitas tambang emas ilegal yang melibatkan alat berat excavator di wilayah Desa Gerpa Serule dan Kala Ili.

Menindaklanjuti informasi itu, tim gabungan bergerak sejak pukul 08.00 WIB dan mulai melakukan penyisiran pukul 10.00 WIB. Meski tidak ditemukan aktivitas tambang maupun excavator, petugas menemukan satu unit mesin dompeng dan satu unit asbuk penyaring emas yang diduga digunakan dalam aktivitas ilegal tersebut.

“Barang-barang itu kita amankan langsung di lokasi. Untuk asbuk juga sudah kita bongkar agar tidak bisa digunakan kembali,” ujar IPTU Deno Wahyudi di lokasi.

Dari hasil pengamatan di lapangan, terlihat jelas jejak bekas aktivitas tambang di beberapa titik, termasuk jejak excavator, lubang galian, dan kondisi aliran sungai yang tercemar. Temuan ini semakin menguatkan dugaan bahwa lokasi tersebut sempat dijadikan area penambangan liar.

Tim meninggalkan lokasi pada pukul 17.00 WIB setelah memastikan tidak ada aktivitas mencurigakan yang masih berlangsung. Polisi mengklaim operasi kali ini berjalan aman dan lancar.

Operasi ini juga merupakan tindak lanjut dari laporan resmi yang disampaikan PT Tusam Hutani Lestari, yang sebelumnya mengeluhkan maraknya praktik penambangan emas tanpa izin (PETI) di kawasan hutan lindung dan sepanjang aliran sungai yang dikelola perusahaan.

Polres Aceh Tengah menegaskan akan terus memonitor wilayah rawan PETI dan mengambil langkah penegakan hukum terhadap pelaku tambang liar yang merusak lingkungan dan mengancam keselamatan masyarakat sekitar.

“Penambangan ilegal sejenis ini bukan hanya melanggar hukum, tapi juga berdampak langsung pada rusaknya lingkungan dan aliran sungai yang menjadi sumber mata pencaharian masyarakat. Kami akan tindak tegas,” tutup IPTU Deno.

Berita Terkait

Tani Merdeka Aceh, APPSI, dan SPPG Sepakat Jalin Kerja Sama untuk Serap Hasil Pertanian Lokal
Hujan Deras Jadi Berkah, Mas Dar Terobos Hujan Resmikan 980 Dapur Gizi, Menyapa Pekerja & Bagikan Doorprize Anak”
Warga Rusip Antara Aceh Tengah Meninggal Dunia Diduga Terinjak Gajah, Ambulans Terhalang Longsor
Endatoe Foundation Gelar Webinar “Career Abroad”: Buka Jalan Pemuda-Pemudi Aceh Menjadi Tenaga Medis di Jerman
Nahkoda Baru APPSI Aceh Tengah 2025-2030 Siap Dilantik, Ali Munawardiko Jabat Ketua
Alat Berat Kemendagri Kabur Sebelum Kontrak Usai, Warga Aceh Tengah Jadi Korban Janji Penanganan Bencana
Jembatan Reje Payung di Linge Aceh Tengah Kembali Terputus, Akses Warga Lumpuh Total
Luapan Air Rendam Lima Desa di Pegasing Aceh Tengah, Hujan Tak Kunjung Reda

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:19 WIB

Ridwansyah Dorong Petani Kopi di Gayo Lues Kembangkan Tembakau dengan Pola Tumpang Sari

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:22 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Brigjen TNI (Mar) Guslin Tinjau Normalisasi Sungai Aih Bobo, 13 Ekskavator Bantuan Presiden Telah Beroperasi di Blangkejeren

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pemerintah Pusat Kirim 16 Alat Berat untuk Percepat Pemulihan Pascabanjir di Gayo Lues

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Pembangunan 5 unit RTLH di Kampung Gajah Program TMMD ke-130 Dikerjakan Secara Gotong-royong

Rabu, 21 Oktober 2026 - 01:00 WIB

Sambut Hari Jadi Humas Polri ke-75, Polres Gayo Lues Gelar Donor Darah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Satgas TMMD ke-130 Pasang Gorong-gorong pada Pembukaan Jalan Menuju Huntara

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Excavator Tertimbun Longsor Susulan di Jalan Ketukah Gayo Lues, Operator Lompat Selamatkan Diri

Berita Terbaru