slot preparation.lsrs.lu

Guru di SMA Negeri 1 Sinjai Dipukul Siswa Saat Rapat Orang Tua, Murid Langsung Dikeluarkan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 19 September 2025 - 03:38 WIB

50395 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sinjai – Dunia pendidikan kembali tercoreng oleh ulah tak terpuji seorang siswa. Seorang guru di SMA Negeri 1 Sinjai, Sulawesi Selatan, menjadi korban pemukulan oleh muridnya sendiri, inisial MF, saat pertemuan antara wali murid dan pihak sekolah pada Rabu (17/9/2025). Korban diketahui adalah Mauluddin, yang juga menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan.

Insiden memalukan ini terjadi di ruang Bimbingan Konseling (BK). Saat itu, MF yang kerap membolos dipanggil ke sekolah bersama orang tuanya untuk menjalani pembinaan dan klarifikasi pelanggaran tata tertib.

Kepala SMA Negeri 1 Sinjai, Suardi, membenarkan peristiwa tersebut dan mengaku sangat menyayangkannya. Ia menjelaskan bahwa awalnya pertemuan itu murni untuk menyelesaikan persoalan akademik dan kedisiplinan dengan melibatkan guru BK, wali kelas, siswa, dan orang tua.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebenarnya yang menangani pemanggilan itu guru BK bersama wali kelas. Tapi orang tua siswa meminta agar Pak Mauluddin dihadirkan juga,” kata Suardi, Kamis (18/9/2025).

Namun, situasi berubah drastis seketika. Menurut Suardi, saat Mauluddin memasuki ruangan dan belum sempat duduk, MF langsung berdiri dan menyerang fisik sang guru tanpa peringatan.

“Pak Maul baru masuk ruangan, belum sempat duduk, tiba-tiba langsung dicekik dan dihantam oleh MF,” ungkapnya.

Aksi itu sontak mengagetkan semua yang hadir. Orang tua MF bersama wali kelas dan pihak tata usaha langsung melerai. Suardi juga mengaku heran karena MF dikenal sebagai siswa yang pendiam, namun sering bolos dari kelas.

Menanggapi aksi kekerasan itu, pihak sekolah akhirnya mengambil tindakan tegas dengan mengeluarkan MF dari sekolah. Langkah ini dinilai sebagai bentuk perlindungan terhadap lingkungan pendidikan yang harus dijaga kondusif.

Sementara itu, Aiptu Rajamuddin, ayah MF yang juga hadir dalam pertemuan tersebut, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada guru, sekolah, dan masyarakat.

“Saya sesaat setelah kejadian langsung marahi anak saya. Setelah itu saya bawa ke ruang guru dan bilang minta maaf ke guru,” ujar Rajamuddin.

Menurutnya, tindakan anaknya terjadi secara spontan. Ia sendiri tidak menyangka MF akan melakukan pemukulan, karena situasinya berlangsung cepat saat guru Mauluddin tiba di ruangan.

“Pak Maul itu baru masuk, tiba-tiba anak saya berdiri dan langsung memukul. Saya langsung berdiri dan lerai waktu itu,” jelaskan dia.

Rajamuddin kemudian menyampaikan permintaan maaf secara resmi.

“Saya selaku orang tua mohon maaf sebesar-besarnya kepada Bapak Mauluddin, pihak sekolah, dunia pendidikan, dan masyarakat Sinjai,” tutupnya.

Kasus ini menambah daftar panjang insiden kekerasan terhadap guru di lingkungan pendidikan. Banyak pihak menilai, upaya restoratif perlu diutamakan, namun disiplin dan ketegasan tetap harus ditegakkan demi menjaga marwah pendidikan serta keselamatan para tenaga pendidik di sekolah. (*)

Berita Terkait

Graha Citra Karsa Tawarkan Hunian Modern, Legalitas SHM dan Skema Pembayaran Fleksibel
BPBD Gayo Lues Dirikan Tenda Darurat dan Salurkan Logistik untuk Korban Kebakaran Telege Jernih
Rating Google 4,8, Keluhan Pasien RSUMAK Gayo Lues Justru Muncul, Fasilitas Medis Dipertanyakan
Panglima Jilah Gandeng Habib Abu Djibril Basyaiban, Sinergi Doa dan Aksi untuk Menanggulangi Karhutla di Kalimantan
Sumpah Pemuda ke-98, Arief Martha Rahadyan Serukan Aksi Nyata Menuju Indonesia Emas 2045
Peringati Sumpah Pemuda dan Bulan Bahasa, MGMP Bahasa Indonesia Gelar Lomba Tingkat SMP di Gayo Lues
Arief Martha Rahadyan: Dorong Investasi Nasional Jadi Motor Kesejahteraan Rakyat
Kapolda Aceh Ungkap Kronologi Pengungkapan Pabrik Sabu di Pidie, Tegaskan Tak Ada Kompromi terhadap Narkoba

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 13:15 WIB

KSO CV RNK Pucuk Rantau Dibatalkan, Tapi Masih Panen Sawit, Ojahan Sinurat Desak PT. Agrinas dan Pihak Kepolisian Tidak Tegas KSO CV. RNK

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Aktivis Apresiasi Polda Aceh atas Penindakan Penimbunan BBM, Dampak Positif Mulai Dirasakan Masyarakat

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Progres Pembangunan Lima Unit RTLH Program TMMD ke-130 di Kodim 0113/Gayo Lues Capai 27 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Satgas TMMD ke-130 Pasang Gorong-gorong pada Pembukaan Jalan Menuju Huntara

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:38 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Dukung Empat Pemred di Riau Tempuh Langkah Hukum Balik atas Laporan Juari, Desak Dugaan Pelanggaran UU ASN dan UU Perkawinan Diusut!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Sinergi Panitia, Pemerintah dan Aparat Keamanan Jadi Kunci Sukses Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi II

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:38 WIB

PETI Kerinci Masuk Fase Mengkhawatirkan, TNKS Terancam dan Negara Ditantang Bertindak Tegas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah*

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD ke-130 Lanjut Membuat Gorong-gorong ke Empat

Sabtu, 7 Nov 2026 - 14:09 WIB