TNI Hadir Humanis di Tengah Aksi Massa di Kwitang

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 29 Agustus 2025 - 17:11 WIB

50614 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Suasana berbeda tampak dalam aksi massa di sekitar Kwitang, Jakarta Pusat, tepat di dekat Markas Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Jumat (29/8). Kehadiran prajurit TNI dalam demonstrasi kali ini tidak semata berfungsi sebagai aparat keamanan, melainkan juga sebagai bagian dari rakyat yang menampilkan sikap hangat, penuh empati, dan membangun kebersamaan.

Dalam pantauan di lapangan, sejumlah prajurit terlihat berinteraksi langsung dengan massa aksi. Mereka menyapa dengan ramah, berbagi makanan dan minuman, hingga duduk serta makan bersama para demonstran. Pemandangan tersebut menghadirkan nuansa kekeluargaan yang jarang muncul dalam situasi unjuk rasa, seolah mengingatkan bahwa TNI lahir dari rakyat dan untuk rakyat pula pengabdiannya.

Pendekatan interaktif itu membuat suasana yang semula berpotensi tegang menjadi lebih cair. Massa aksi dan prajurit TNI terlibat dalam percakapan santai, diselingi tawa kecil, tanpa meninggalkan makna utama dari kegiatan pengamanan yang sedang dilakukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran TNI dengan wajah humanis ini sekaligus menegaskan bahwa menjaga keamanan tidak hanya bergantung pada kekuatan fisik dan prosedural, tetapi juga pada kepercayaan dan kedekatan emosional antara aparat dan masyarakat.

Langkah tersebut memperlihatkan peran TNI sebagai perekat persatuan bangsa. Di tengah situasi yang berpotensi memanas, prajurit mampu menghadirkan suasana damai dengan menempatkan nilai kemanusiaan di atas segalanya.

Dengan cara ini, TNI tidak hanya mengawal ketertiban publik, tetapi juga menjaga martabat masyarakat yang tengah menyuarakan aspirasinya. Kehadiran mereka menjadi pengingat bahwa keamanan dan persatuan hanya dapat terwujud ketika aparat dan rakyat saling menghargai serta mengedepankan kebersamaan. (*)

Berita Terkait

Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Horor Dolar Menerkam Keamanan Indonesia
DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan
Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM
Bedah Dokumen: Operasional PT Antang Gunung Meratus di Lahan SHM Rakyat Diduga Tabrak UU Minerba dan KUHP
Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun
Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik
Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan
Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:42 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Horor Dolar Menerkam Keamanan Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:00 WIB

DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:21 WIB

Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:03 WIB

Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:55 WIB

Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 03:28 WIB

Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:34 WIB

Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:29 WIB

Sambangi Sulbar, Wamen Ossy Imbau GTRA Jadi Kunci Penyelesaian Konflik Pertanahan di Daerah

Berita Terbaru