Demo Mahasiswa di DPR Ricuh, Bambu Runcing Dilempar hingga Sampah Dibakar

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 28 Agustus 2025 - 20:25 WIB

50336 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Aksi lanjutan mahasiswa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025), memanas. Massa yang berkumpul di depan gerbang utama melakukan pelemparan bambu runcing dan botol ke arah pagar. Tak berhenti di situ, tumpukan sampah di depan pagar juga dibakar hingga mengeluarkan asap hitam tebal.

Kericuhan mulai pecah sekitar pukul 14.20 WIB. Orasi dari atas mobil komando makin membakar semangat massa. “DPR hanya berpihak pada oligarki! Bubarkan DPR sekarang juga!” teriak salah satu orator. Seruan itu langsung dibalas teriakan kompak dari massa, “Revolusi! Revolusi!”, “DPR pengkhianat rakyat!”, hingga “Kami tidak takut, rakyat lawan oligarki!”.

Pantauan di lokasi, sebelum kericuhan pecah, rombongan mahasiswa mulai berdatangan sejak pukul 13.50 WIB. Mereka datang dari arah Jalan Gerbang Pemuda dengan atribut almamater masing-masing. Tampak jaket biru Universitas Pancasila, almamater biru tua Universitas Indraprasta PGRI (Unindra), hingga kaus ungu Universitas Tangerang Raya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di barisan depan, sejumlah bendera Merah Putih dan bendera organisasi mahasiswa dibawa dengan tiang bambu dan pipa besi. Bahkan massa juga mengusung bambu runcing sepanjang dua meter sebagai simbol perlawanan. Sepanjang perjalanan menuju gerbang DPR, mahasiswa menyanyikan lagu perjuangan dengan lantang.

Setibanya di lokasi, massa mahasiswa langsung bergabung dengan rombongan buruh yang sudah lebih dulu menggelar aksi sejak pagi. Suasana kian ramai ketika coretan perlawanan muncul di dinding pagar DPR menggunakan cat semprot. Tulisan “DPR BAB*”, “DPR Bungkam Rakyat”, hingga simbol perlawanan memenuhi sisi pagar gedung parlemen. (*)

Berita Terkait

Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Horor Dolar Menerkam Keamanan Indonesia
DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan
Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM
Bedah Dokumen: Operasional PT Antang Gunung Meratus di Lahan SHM Rakyat Diduga Tabrak UU Minerba dan KUHP
Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun
Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik
Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan
Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:42 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Horor Dolar Menerkam Keamanan Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:00 WIB

DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:21 WIB

Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:03 WIB

Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:55 WIB

Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 03:28 WIB

Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:34 WIB

Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:29 WIB

Sambangi Sulbar, Wamen Ossy Imbau GTRA Jadi Kunci Penyelesaian Konflik Pertanahan di Daerah

Berita Terbaru