Polisi Selidiki Pagar DPR yang Dilumuri Oli Hitam Jelang Aksi Demo

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 25 Agustus 2025 - 19:34 WIB

50464 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Pagar besi setinggi empat meter di gerbang utama Gedung DPR/MPR RI dilumuri cairan hitam menyerupai oli sebelum aksi demonstrasi, Senin (25/8/2025). Polisi masih menyelidiki siapa yang melumuri pagar tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya menyatakan, pihak kepolisian akan mengecek dan memastikan siapa yang melumuri pagar dengan cairan itu. Menurutnya, ada pihak yang sudah berkomunikasi dengan aparat sebelum aksi, namun ada juga yang mencoba memanfaatkan situasi. “Nanti coba kami cek ya, kami pastikan ya. Ada yang sudah berkomunikasi sebelum hari H, dan ada pihak lain yang mencoba memanfaatkan situasi,” ujar dia di lokasi.

Lapisan cairan hitam membuat permukaan pagar mengilap dan menetes hingga ke bagian bawah. Kondisi ini sempat viral di media sosial, sehingga warganet mempertanyakan siapa yang melumuri pagar dan apa tujuannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain pagar, barikade beton setinggi sekitar dua meter juga dipasang untuk menutup akses di gerbang belakang kompleks parlemen. Di sisi lain pagar, terdapat coretan kritikan bertuliskan “DPR, Dewan Para Rampok” dengan cat cokelat. Sejumlah spanduk protes juga ditempelkan, sementara botol plastik, batu, dan sampah berserakan sebagai sisa kericuhan yang sempat terjadi saat aksi.

Seorang mahasiswa berinisial R (22) yang sempat menyentuh pagar itu mengatakan, permukaannya terasa lengket dan licin. “Pas saya pegang pagar itu lengket banget, tangan jadi hitam semua. Kayaknya sengaja dikasih oli biar enggak bisa dipanjat,” ujarnya.

Polisi masih memantau situasi dan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang selama aksi berlangsung.

Berita Terkait

PT Mahakarya Abadi Konsultan Tegaskan Komitmen Profesionalisme di Tengah Isu Negatif
Presiden Prabowo Bentuk Satgas Pertumbuhan Ekonomi, Dorong Sinergi Nasional untuk Percepatan Program Pemerintah
Komnas HAM Dorong Pembentukan TGPF, Dugaan Keterlibatan Pelaku Lain di Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
KontraS Tolak Hadiri Sidang Perdana Kasus Penyiraman Air Keras, Desak Proses di Peradilan Umum
Polri Bongkar Modus Haji Ilegal yang Kian Beragam, dari Visa Nonhaji hingga Skema Ponzi yang Menjerat Calon Jemaah
Desakan Peradilan Umum untuk Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: Ujian Transparansi Penegakan Hukum
Kasus Korupsi Ketua Ombudsman RI: Tragedi Integritas di Lembaga Pengawas Publik
Wacana Merger NasDem-Gerindra Menuai Masalah, Elite dan Kader NasDem Protes Keras

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 23:16 WIB

Sekda Aceh Dinilai Jebak Muallem dengan Kebijakan JKA, Ketua IKA-UTU Desak Evaluasi dan Koreksi Segera

Sabtu, 11 April 2026 - 00:48 WIB

Kakanwil DJBC Aceh Laksanakan Kunjungan Kerja Perdana ke Bea Cukai Meulaboh

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:26 WIB

Kasus Mawardi Basyah Anggota DPRA GeRAK Desak Kejari Aceh Barat Eksekusi Keputusan MA RI.

Kamis, 19 Maret 2026 - 01:00 WIB

Raih Poin Tertinggi, Habibi Aceh Masuk Grand final AKSI Indonesia 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 02:32 WIB

Bupati Tarmizi: Habibi Menjadi Inspirasi dan Motivasi Bagi Generasi

Selasa, 10 Maret 2026 - 18:55 WIB

MUQ Aceh Selatan MoU Prodi Ilmu Al-Qur’an Tafsir STAIN TDM

Jumat, 6 Maret 2026 - 00:13 WIB

BPC HIPMI Abdya dan Perusahaan Muda Jaya Mandiri Syariah Berbagi Takjil untuk Ratusan Anak Yatim

Kamis, 5 Maret 2026 - 04:33 WIB

Ulama Muda Aceh Dukung Tgk. Habibi di Ajang AKSI Indonesia 2026

Berita Terbaru

BENER MERIAH

Syahriadi Nahkodai PGRI Bener Meriah Periode 2025–2030

Sabtu, 18 Apr 2026 - 10:41 WIB