Bea Cukai Lhokseumawe dan Dishub Aceh Matangkan Rencana Pembukaan Jalur Internasional di Pelabuhan Krueng Geukueh

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 01:20 WIB

50735 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lhokseumawe – Bea Cukai Lhokseumawe menghadiri rapat koordinasi bersama Dinas Perhubungan Aceh pada Kamis, 21 Agustus 2025, di Kantor PT Pelindo Multi Niaga Lhokseumawe. Pertemuan ini membahas penyusunan lay out arus penumpang, barang, dan kendaraan dalam rangka rencana pembukaan jalur internasional di Pelabuhan Krueng Geukueh.

Rapat dihadiri oleh perwakilan Bea Cukai, Dishub Aceh, Imigrasi, Kesyahbandaran, Karantina, serta instansi terkait lainnya. Diskusi difokuskan pada penataan fasilitas strategis seperti terminal penumpang, area pemeriksaan barang, jalur kendaraan, hingga ruang pelayanan lintas batas.

Kepala Kantor Bea Cukai Lhokseumawe Agus Siswadi, yang turut hadir langsung dalam agenda tersebut, menegaskan komitmen pihaknya untuk mendukung penuh program strategis pemerintah pusat maupun daerah. “Bea Cukai siap mengawal dari sisi regulasi kepabeanan agar Pelabuhan Krueng Geukueh dapat segera beroperasi sebagai pelabuhan internasional,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam rapat, sejumlah kebutuhan teknis juga mengemuka, antara lain penyediaan x-ray dan CCTV untuk mendukung pemeriksaan barang bawaan penumpang maupun kargo impor. Selain itu, dibahas pula pentingnya penetapan kawasan pabean serta Tempat Penimbunan Sementara (TPS) sesuai ketentuan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 109 Tahun 2020.

Agus Siswadi menekankan bahwa proses penetapan kawasan pabean membutuhkan persyaratan administratif yang harus dipenuhi pengelola pelabuhan. “Kami juga berharap adanya laporan perkembangan mingguan mengingat target pembukaan jalur internasional sudah semakin dekat,” tambah Agus dalam forum tersebut.

Pembukaan jalur internasional di Pelabuhan Krueng Geukueh diyakini akan mendorong konektivitas Aceh dengan negara tetangga, khususnya Malaysia, sekaligus memperkuat peran Aceh sebagai pintu gerbang perdagangan dan pariwisata. Dengan kesiapan infrastruktur dan dukungan seluruh instansi, pelabuhan ini diharapkan menjadi motor pertumbuhan ekonomi kawasan.

“Sinergi lintas instansi menjadi kunci. Bea Cukai Lhokseumawe akan terus berkoordinasi agar layanan kepabeanan dan pengawasan di pelabuhan dapat berjalan efektif, transparan, dan sesuai regulasi internasional,” pungkas Kepala Bea Cukai Lhokseumawe.

Berita Terkait

Bea Cukai Lhokseumawe Gelar DKRO, Penerimaan Cukai Lampaui Target 2026
Perkuat Sinergi Pengawasan, Bea Cukai Lhokseumawe Jalin Kolaborasi dengan Yon Kav 11/MSC
YLBH CaKRA Daftarkan Praperadilan Terhadap Kapolres Lhokseumawe Terkait Prosedur Penyidikan
Bea Cukai Lhokseumawe Edukasi Publik melalui RRI: Waspadai Rokok Ilegal dan Dampaknya
Kemenkeu Satu Lhokseumawe Perkuat Sinergi Dorong Pemberdayaan UMKM
Bea Cukai Lhokseumawe Edukasi Generasi Muda soal Fiskal dan Bahaya Barang Ilegal Lewat Customs Goes To School
Bea Cukai Lhokseumawe Edukasi Publik melalui RRI: Waspadai Rokok Ilegal dan Dampaknya
Kakanwil DJBC Aceh Kunjungi Pangsarop Lhokseumawe, Perkuat Integritas dan Semangat Pengawasan

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 00:48 WIB

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Sabtu, 11 April 2026 - 00:46 WIB

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Jumat, 10 April 2026 - 00:44 WIB

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Berita Terbaru