TRK Temui Menteri PPN: Dorong Perluasan Bandara dan Hilirisasi Batu Giok Nagan Raya

Redaksi

- Redaksi

Selasa, 5 Agustus 2025 - 12:18 WIB

50309 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta : Bupati Nagan Raya Provinsi Aceh, Dr. Teuku Raja Keumangan, S.H., M.H. yang akrab disapa TRK mengambil langkah strategis untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dan ekonomi berbasis potensi lokal.

Dalam kunjungan kerjanya ke Jakarta, TRK menemui Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, di Kompleks Rumah Dinas Widya Chandra, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat, TRK menyampaikan permohonan perluasan dan perpanjangan landasan pacu Bandara Cut Nyak Dhien dari 1.800 meter menjadi 2.600 meter.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bukan program yang dimulai dari nol, melainkan kelanjutan dari fasilitas bandara yang sudah ada. Harapan kami, pengembangan ini masuk dalam prioritas nasional,” kata TRK pada Senin (4/8/2025).

Usulan tersebut langsung ditanggapi positif oleh Menteri PPN. Rachmat Pambudy menyatakan siap mendukung pengembangan bandara tersebut.

“Apalagi ini menyangkut konektivitas wilayah barat selatan Aceh yang sangat potensial sebagai kawasan pertumbuhan ekonomi baru,” ujarnya.

TRK menambahkan bahwa selain konektivitas, pengembangan bandara juga penting untuk mendukung sektor logistik dan pariwisata di wilayah Nagan Raya. Ia mencontohkan bagaimana potensi sumber daya alam seperti batu giok dapat menjadi pengungkit ekonomi masyarakat.

“Batu giok Nagan Raya adalah kekayaan langka yang hanya dimiliki oleh dua wilayah di dunia: Myanmar dan Nagan Raya, Indonesia. Ini potensi strategis yang belum sepenuhnya digarap,” ujar TRK.

Sebagai bentuk promosi potensi daerah, TRK turut menyerahkan cenderamata berupa tasbih giok kepada Menteri PPN, yang diterima dengan penuh antusias. Dalam kesempatan itu, TRK juga menceritakan rencana lanjutan pembangunan Masjid Agung Baitul A’la Kabupaten Nagan Raya, yang dikenal dengan nama Masjid Giok.

“Saya juga bercerita tentang rencana melapisi seluruh dinding masjid dengan giok asli Nagan Raya, agar masjid ini menjadi ikon dunia, satu-satunya yang berlapis batu giok,” ujarnya penuh keyakinan.

Respons Menteri PPN terhadap potensi batu giok tak sebatas apresiasi. Ia menyarankan agar pemerintah daerah tidak hanya menjual bahan mentah, tetapi melakukan hilirisasi dengan melibatkan masyarakat.

“Pak Menteri menyarankan agar masyarakat dilibatkan melalui koperasi, supaya ada nilai tambah yang dinikmati rakyat dan UMKM dapat tumbuh dan berkembang,” jelas TRK.

Menurut TRK, arahan tersebut sangat sejalan dengan rencana pembangunan ekonomi Nagan Raya. Pemerintah daerah, kata dia, akan segera menyiapkan langkah-langkah konkret untuk membentuk koperasi pengrajin batu giok, memberikan pelatihan, hingga memfasilitasi akses pasar bagi produk – produk berbasis giok.

“Langkah hilirisasi ini akan menjadi kebijakan prioritas. Kami tidak ingin Nagan Raya hanya dikenal sebagai penghasil bahan mentah, tetapi juga sebagai pusat produksi kerajinan batu mulia kelas dunia,” tegas TRK.

Pertemuan dengan Menteri PPN ini, lanjut TRK, merupakan bagian dari diplomasi pembangunan daerah yang intensif ia lakukan. Ia meyakini, sinergi pusat-daerah adalah kunci agar percepatan pembangunan benar – benar terasa manfaatnya bagi masyarakat.

“Nagan Raya punya semua syarat untuk jadi motor baru pertumbuhan ekonomi pantai barat selatan (wilayah barat selatan-red). Kita tinggal satukan visi, kerja keras, dan keberanian untuk memperjuangkannya di tingkat nasional,” tutup TRK. ( red )

Berita Terkait

Pengusaha Nagan Raya Aris Wandi Hadiri Upacara HUT RI ke-81 di Istana Negara, Bawa Aspirasi Ketahanan Pangan Aceh
Penurunan Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI, Bupati TRK Apresiasi Paskibraka Nagan Raya
Pemkab Nagan Raya Gelar Upacara Detik-Detik Proklamasi HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat
Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah
HUT ke-81 Republik Indonesia, Kementerian ATR/BPN Luncurkan Tiga Program Transformasi Pelayanan
Tambang Ilegal Resahkan Masyarakat; Korwil Aceh BAKORNAS LEPPAMI PB HMI Desak Kapolres Aceh Selatan Usut & Tindak Pelaku
72 Paskibraka Nagan Raya Dikukuhkan, TRK: Kibarkan Merah Putih dengan Semangat dan Penghayatan

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:51 WIB

Ekspor Monyet Ekor Panjang Kembali Digulirkan, Pakar Peringatkan Konsekuensi Lingkungan dan Etika

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:37 WIB

Geng Solo, Sjafrie, atau Dasco? Budayawan Sujiwo Tejo Soroti Pudarnya Persaudaraan dan Fenomena Militerisme Sipil

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:25 WIB

Kenaikan Anggaran Pendidikan 2027 Disorot DPR, Kesejahteraan Guru Dinilai Belum Jadi Prioritas

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Mahkamah Agung Terbitkan Pedoman Baru, Putusan Bebas Tidak Bisa Diajukan Banding atau Kasasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Habib Rizieq Soroti Polemik Pengibaran Bendera Bulan Bintang dan Implementasi Perjanjian Helsinki di Aceh

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:54 WIB

Ustadz Abdul Somad Ingatkan Arti Kemerdekaan sebagai Amanah untuk Pemenuhan Hak Rakyat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:48 WIB

Pemerintah Izinkan PT Timah Beli Bijih Timah dari Rakyat untuk Redam Gejolak di Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:36 WIB

Menteri Pertanian Copot 14 Pejabat Terkait Dugaan Korupsi sebagai Langkah Bersih-Bersih Kementerian

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Dua Kurir Ganja 93 Kilogram Asal Aceh Ditangkap di Medan

Minggu, 23 Agu 2026 - 10:57 WIB