Surakarta — Presiden Prabowo Subianto memaparkan sejumlah capaian strategis pemerintahan yang dipimpinnya di hadapan ribuan kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam Kongres PSI 2025 yang digelar di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta, Jawa Tengah, pada Minggu malam, 20 Juli 2025. Dalam pidatonya, Presiden menegaskan bahwa arah pembangunan nasional terus menunjukkan kemajuan yang signifikan, baik dalam bidang investasi, ketenagakerjaan, maupun perlindungan sosial.
Salah satu poin utama yang disampaikan Presiden Prabowo adalah keberhasilan pencapaian target investasi nasional tahun 2025 yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menurutnya, target tersebut berhasil dicapai lebih cepat dari waktu yang direncanakan. Hal ini menjadi indikator positif terhadap kepercayaan investor terhadap stabilitas dan arah kebijakan ekonomi Indonesia di bawah pemerintahan saat ini.
Selain itu, Presiden juga mengungkapkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan penurunan signifikan dalam angka pengangguran dan tingkat kemiskinan. Penurunan ini, menurutnya, merupakan hasil dari berbagai intervensi kebijakan yang difokuskan pada penciptaan lapangan kerja, penguatan UMKM, serta perluasan akses bantuan sosial dan subsidi produktif kepada masyarakat berpenghasilan rendah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menyoroti peran penting lembaga pengelola dana kekayaan negara atau sovereign wealth fund Indonesia, yakni Danantara. Ia menyebut Danantara sebagai instrumen strategis yang akan menjamin kesinambungan pembangunan dan pengelolaan kekayaan negara untuk generasi mendatang. Melalui Danantara, aset negara diinvestasikan secara cermat untuk menghasilkan nilai tambah jangka panjang yang berkelanjutan.
Tak hanya itu, Kepala Negara juga menyinggung keberlanjutan dan ekspansi program bantuan sosial melalui skema Manfaat Berkeadilan Gotong Royong (MBG). Pada bulan Juli 2025, program MBG telah menjangkau lebih dari 6 juta penerima manfaat, dan jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah seiring penyempurnaan data dan peningkatan kapasitas distribusi di lapangan. Program ini dirancang tidak hanya untuk memberikan perlindungan sosial, tetapi juga sebagai landasan menuju kemandirian ekonomi masyarakat rentan.
Di hadapan para kader PSI, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasinya atas dukungan politik dan semangat kolaboratif yang ditunjukkan oleh partai tersebut dalam berbagai isu strategis nasional. Ia menegaskan bahwa kemajuan bangsa membutuhkan sinergi lintas elemen, termasuk dari partai-partai yang berkomitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan dan keadilan sosial.
Pidato Presiden dalam Kongres PSI tersebut mempertegas komitmen pemerintah dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, memberantas kemiskinan secara sistematis, serta memastikan pembangunan inklusif yang merata ke seluruh penjuru Tanah Air. (*)



































































