BNN Ungkap Dua Kasus Narkoba di Jakarta, Karo Humpro: Narkoba Musuh Bersama Bangsa

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 19 Juli 2025 - 08:10 WIB

50661 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi DKI Jakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam memerangi peredaran gelap narkotika di Ibu Kota. Dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (17/7), BNN mengungkap dua kasus besar yang melibatkan tujuh tersangka dan mengamankan lebih dari 3 kilogram sabu.

Kepala Biro Humas dan Protokol (Karo Humpro) BNN, Brigjen Pol Sulistyo Pudjo Hartono, hadir langsung dalam konferensi pers tersebut. Dalam keterangannya kepada wartawan, ia menegaskan bahwa narkotika adalah musuh bersama bangsa yang harus dilawan secara serius, terstruktur, dan berkelanjutan.

“Narkoba ini bukan hanya soal pelanggaran hukum, tapi persoalan moral dan keberlangsungan generasi. Ia merusak masa depan anak-anak bangsa dan mengancam ketahanan nasional,” ujar Sulistyo Pudjo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi seluruh elemen masyarakat dalam memerangi peredaran narkoba. Menurutnya, keberhasilan pemberantasan narkoba tidak hanya bertumpu pada aparat penegak hukum, tetapi juga pada kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat.

“Kita harus bersatu, tidak boleh menyerah. Pemberantasan narkoba harus menjadi gerakan nasional yang melibatkan semua pihak—pemerintah pusat dan daerah, aparat, tokoh masyarakat, hingga keluarga,” tambahnya.

Dalam pengungkapan kasus kali ini, BNN Provinsi DKI Jakarta berhasil menyita barang bukti sabu seberat total 3.160,8 gram. Jumlah tersebut bukan angka kecil, mengingat dampak destruktif yang bisa ditimbulkan jika barang haram itu berhasil beredar di masyarakat. Dari dua kasus tersebut, tujuh tersangka diamankan dan kini sedang dalam proses penyidikan lebih lanjut.

Kepala BNN Provinsi DKI Jakarta menyatakan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil dari kerja intelijen yang terintegrasi serta laporan masyarakat yang responsif. Ia mengapresiasi kolaborasi yang telah terjalin antara BNN dan masyarakat dalam mendeteksi peredaran gelap narkoba di lingkungan masing-masing.

Menutup pernyataannya, Sulistyo Pudjo mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap lingkungan sekitar dan tidak segan melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait narkotika.

“Waspada itu bukan curiga berlebihan, tapi bentuk tanggung jawab sosial. Mari kita jaga keluarga, tetangga, dan komunitas kita dari bahaya narkoba,” ujarnya.

BNN menegaskan bahwa perang terhadap narkoba akan terus digalakkan dengan pendekatan yang holistik—meliputi aspek pencegahan, rehabilitasi, dan penegakan hukum. Sinergi antara pusat, daerah, dan warga masyarakat diyakini menjadi kunci dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkotika di Indonesia. (*)

Berita Terkait

Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Horor Dolar Menerkam Keamanan Indonesia
DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan
Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM
Bedah Dokumen: Operasional PT Antang Gunung Meratus di Lahan SHM Rakyat Diduga Tabrak UU Minerba dan KUHP
Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun
Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik
Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan
Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:42 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Horor Dolar Menerkam Keamanan Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:00 WIB

DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:21 WIB

Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:03 WIB

Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:55 WIB

Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 03:28 WIB

Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:34 WIB

Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:29 WIB

Sambangi Sulbar, Wamen Ossy Imbau GTRA Jadi Kunci Penyelesaian Konflik Pertanahan di Daerah

Berita Terbaru