Satgas Yonif 521/DY Laksanakan Binter Terbatas di Walesi, Pererat Kemanunggalan TNI-Rakyat dan Perkuat Ketahanan Wilayah Papua Pegunungan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 26 Juni 2025 - 02:29 WIB

50324 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walesi, –Binter Terbatas” pada Pembinaan Teritorial (Binter) yang dilaksanakan Satgas Yonif 521/DY dalam skala terbatas, Fokusnya adalah memantapkan kemanunggalan TNI dengan rakyat di suatu wilayah penugasan, serta meningkatkan ketahanan wilayah melalui berbagai kegiatan, Memantapkan kemanunggalan TNI dengan rakyat, Mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, serta Meningkatkan ketahanan wilayah khususnya di Distrik Walesi. (24/6/2025)

Dengan Komunikasi Sosial (Komsos), Ketahanan Wilayah, dan Bhakti TNI yang bertujuan membangun hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat, serta memberikan manfaat positif bagi masyarakat. Kegiatan Binter Terbatas ini berupa kegiatan sosial, penyuluhan, bakti sosial, Melalui kegiatan dengan membagikan Bibit berbagai tanaman, Snack ringan,permen dan lain-lain serta Pengobatan ke Masyarakat, tentunya kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif masyarakat dan TNI dilakukan dengan koordinasi antara satuan TNI dengan pemerintah daerah dan instansi terkait serta para tokoh dan Kepala Kampung, diharapkan dapat mewujudkan pemberdayaan wilayah melalui peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya pertahanan negara dan pembangunan daerah.

Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, S.E,M.I.P Dansatgas Yonif 521/DY, Menjelaskan dimana Binter yang dilaksanakan oleh Personel Satgas Yonif 521/DY Merupakan bagian dari beberapa Program Unggulan salah satunya yaitu ” *Adaptif Bersama Masyarakat Papua” Melalui Binter Terbatas adalah upaya TNI untuk membangun kekuatan Pertahanan Negara melalui pendekatan yang lebih terfokus dan berinteraksi langsung dengan masyarakat di wilayah Pembinaan, dengan tujuan menciptakan stabilitas pertahanan dan keamanan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di manapun Bertugas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prajurit Macan Kumbang Berhasil

(YONIF 521/DY)

Berita Terkait

Gempa M6,6 Guncang Nabire, Warga Panik Keluar Rumah dan Sejumlah Fasilitas Umum Rusak
Satgas Yonif 521/DY Gelar Karya Bhakti Bersama Jemaat GIDI Bezer, Wujud Kepedulian TNI terhadap Lingkungan dan Tempat Ibadah di Mamberamo Tengah
Tragedi di Pegunungan Arfak: Tim Gabungan Masih Cari Korban Banjir Bandang, 15 Tewas, 4 Hilang
Tiga Jenazah Korban Kekejaman KKB Berhasil Diidentifikasi, Dua Korban Selamat Dievakuasi Setelah Bersembunyi 8 Hari
Tiga Jenazah Korban KKB Diserahkan kepada Keluarga, Dimakamkan di Dekai karena Pertimbangan Medis
15 Jenazah Korban Kekejaman KKB Telah Dievakuasi, 12 Di Antaranya Sudah Diserahkan ke Keluarga
Gugur dalam Tugas, Jenazah Bripka Anumerta Ronald M. Enok Diterbangkan ke Jayapura dan Dimakamkan di Sentani
Aksi Serangan OPM di Distrik Alama Telah Mencederai Upaya Wujudkan Perdamaian di Papua

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:42 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Horor Dolar Menerkam Keamanan Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:00 WIB

DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:21 WIB

Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:03 WIB

Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:55 WIB

Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 03:28 WIB

Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:34 WIB

Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:29 WIB

Sambangi Sulbar, Wamen Ossy Imbau GTRA Jadi Kunci Penyelesaian Konflik Pertanahan di Daerah

Berita Terbaru