Habar Bahar bin Smith, Mengajak Umat untuk Menjaga Ukhuwah Islamiyah dan Wathaniyah

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 23 April 2025 - 21:40 WIB

50406 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR || Umat muslim untuk tidak terpecah belah saat unjuk rasa menyikapi polemik pernyataan Gus Fuad Plered di depan Mabes Polri.

Hal tersebut ditegaskan Habib Bahar bin Smith, melalui keterangannya, Selasa (22/4).

“Kita sebagai masyarakat Indonesia wajib menjaga ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah Islamiyah, meskipun kita berbeda suku, agama, warna kulit maupun berbeda mazhab dan nashab, kita harus tetap menjaga persatuan dan kesatuan NKRI, jangan sampai kita terpecah belah, mari kita bangun Indonesia bersama-sama,” tandas pendiri Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin Bogor,

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Habib Bahar juga mengingatkan bahwa, Umat Muslim semua bersaudara. “Mari kita sebagai Umat Islam untuk kembali mengingat pesan utama Rasulullah SAW : Sesungguhnya orang-orang beriman itu bersaudara” (QS. Al-Hujurat: 10),” ucap Habib Bahar.

Ditambahkan Habib Bahar menyampaikan bahwa, yang telah terjadi kemarin agar menjadi pembelajaran bagi kita semua. “Apa yang kemaren terjadi kita Evaluasi bersama untuk dijadikan pembelajaran bersama untuk saling menasihati, dan menjaga adab dalam perbedaan. Sesama umat Islam harus saling menguatkan bukan menjatuhkan, sebab musuh sejati umat bukanlah sesama Muslim, tapi kebodohan, kemiskinan spiritual dan hilangnya kasih sayang di antara kita,” pungkasnya

Penyampaian Habib Bahar dalam aksi unjuk rasa tersebut merupakan bentuk perhatian Habib Bahar terhadap kemaslahatan umat, agar umat Islam tidak mudah terpecah belah dan tetap menjaga persatuan kesatuan dalam bingkai NKRI. (Red).

Berita Terkait

Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Horor Dolar Menerkam Keamanan Indonesia
DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan
Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM
Bedah Dokumen: Operasional PT Antang Gunung Meratus di Lahan SHM Rakyat Diduga Tabrak UU Minerba dan KUHP
Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun
Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik
Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan
Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:42 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Horor Dolar Menerkam Keamanan Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:00 WIB

DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:21 WIB

Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:03 WIB

Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:55 WIB

Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 03:28 WIB

Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:34 WIB

Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:29 WIB

Sambangi Sulbar, Wamen Ossy Imbau GTRA Jadi Kunci Penyelesaian Konflik Pertanahan di Daerah

Berita Terbaru