Hj. Aisyah Ismail (Kak IIN) Ketua Komisi III DPRA: Aset Aceh Harus Tertata untuk Aceh yang Lebih Sejahtera

ADMIN

- Redaksi

Sabtu, 7 Desember 2024 - 13:47 WIB

50371 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Hj. Aisyah Ismail Kak IIN Ketua Komisi III DPRA, menyerukan pentingnya pendataan aset Aceh secara rapi dan transparan demi kesejahteraan rakyat Aceh. Menurut Kak IIN, semua kekayaan dan pendapatan Aceh harus dioptimalkan untuk memperkuat perekonomian daerah. “Saatnya kita memperkaya Aceh dengan memanfaatkan potensi yang ada secara maksimal,” ujarnya. Sabtu (7/12)

Sebagai bagian dari tugas Komisi III, Hj. Aisyah mengawasi berbagai kebijakan Pemerintah Aceh, termasuk pengelolaan sumber daya alam, penanaman modal, dan kerja sama internasional. Ia menegaskan bahwa pengelolaan aset harus mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah serta Qanun Aceh Nomor 10 Tahun 2014.

“Kami meminta dinas terkait untuk bekerja maksimal dalam menjaga dan mengelola aset Aceh. Pendataan yang baik bukan hanya tentang administrasi, tetapi juga tentang keberlanjutan ekonomi Aceh,” tegas Kak IIN

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga mengingatkan pentingnya sinergi antara mitra kerja pemerintah dan semua pihak yang terlibat. Menurutnya, kolaborasi adalah kunci untuk memastikan aset dan kekayaan Aceh dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Kerja sama yang solid antara pemerintah dan mitra kerja sangat diperlukan. Kita harus menjaga aset ini bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk masa depan generasi Aceh,” tambahnya.

Melalui pengawasan yang ketat dan kerja sama yang terarah, Kak IIN berharap Aceh dapat mencapai potensi maksimalnya. “Kesejahteraan Aceh adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jadikan kekayaan Aceh sebagai pilar pembangunan daerah yang berkelanjutan,” tutupnya.

Berita Terkait

Mantan GAM Denmark Al Mukaram Soroti 15 Persoalan Implementasi MoU Helsinki yang Belum Tuntas
Habib Rizieq Soroti Polemik Pengibaran Bendera Bulan Bintang dan Implementasi Perjanjian Helsinki di Aceh
Polresta Banda Aceh Tetapkan MA Tersangka Dugaan Pemerkosaan Anak Tiga Tahun
Aksi Berani Wagub Aceh Redam Kericuhan Peringatan Hari Damai di Masjid Raya Baiturrahman
Pemerintah Aceh Upayakan Penyelesaian Permanen Polemik Pengibaran Bendera Bintang Bulan
Dorong Daya Saing Industri, Bea Cukai Banda Aceh Berikan Fasilitas Pembebasan Cukai
Pemerintah Diminta Segera Implementasikan MoU Helsinki untuk Menjaga Perdamaian Aceh
Pemerintah Aceh dan DPRA Konsultasikan Kepastian Hukum Bendera Bulan Bintang ke Kemendagri

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:51 WIB

Ekspor Monyet Ekor Panjang Kembali Digulirkan, Pakar Peringatkan Konsekuensi Lingkungan dan Etika

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:37 WIB

Geng Solo, Sjafrie, atau Dasco? Budayawan Sujiwo Tejo Soroti Pudarnya Persaudaraan dan Fenomena Militerisme Sipil

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:25 WIB

Kenaikan Anggaran Pendidikan 2027 Disorot DPR, Kesejahteraan Guru Dinilai Belum Jadi Prioritas

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Mahkamah Agung Terbitkan Pedoman Baru, Putusan Bebas Tidak Bisa Diajukan Banding atau Kasasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Habib Rizieq Soroti Polemik Pengibaran Bendera Bulan Bintang dan Implementasi Perjanjian Helsinki di Aceh

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:54 WIB

Ustadz Abdul Somad Ingatkan Arti Kemerdekaan sebagai Amanah untuk Pemenuhan Hak Rakyat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:48 WIB

Pemerintah Izinkan PT Timah Beli Bijih Timah dari Rakyat untuk Redam Gejolak di Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:36 WIB

Menteri Pertanian Copot 14 Pejabat Terkait Dugaan Korupsi sebagai Langkah Bersih-Bersih Kementerian

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Dua Kurir Ganja 93 Kilogram Asal Aceh Ditangkap di Medan

Minggu, 23 Agu 2026 - 10:57 WIB