PEMA PAMER PROJECT INVESTASI PADA AGASID 2024

ADMIN

- Redaksi

Kamis, 14 November 2024 - 17:33 WIB

50264 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Aceh Gayo Sustainable Investment Dialogue (AGASID) Tahun 2024 kembali digelar, forum yang bertujuan membuka ruang dialog konstruktif bagi para pemangku kepentingan di sektor investasi, baik dari dalam negeri maupun luar negeri tersebut dilaksanakan di Hotel The Pade, Rabu, (13/11/2024).

Dengan mengusung tema “Dari Visi ke Realitas: Meningkatkan Daya Tarik Investasi Aceh melalui Digitalisasi, Energy Hijau dan Pariwisata berkelanjutan” acara ini merepresentasikan komitmen bersama dalam menumbuhkan ekonomi yang berkelanjutan. Rangkaian kegiatan tersebut mencakup sambutan dari tokoh penting, panel diskusi, dan presentasi proyek-proyek unggulan yang siap ditawarkan kepada para investor (Investment Projects Ready to Offer, atau IPRO).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

PT Pembangunan Aceh (Perseroda) turut andil dalam perhelatan yang diadakan oleh Bank Indonesia kerja sama dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Aceh tersebut, diwakili oleh Direktur Komersial, Almer Hafis Sandy, Pt PEMA memamerkan beberapa projectnya yang menjual potensi investasi, diantaranya Kawasan Industri Aceh (KIA) Ladong, dan project Carbon Capture and Storage (CCS).

Dalam presentasinya Almer mengatakan KIA Ladong memiliki area yang sangat menarik untuk membangun industri. Lokasinya sangat strategis sebagai Industrial Hub, karena terletak di ujung Pulau Sumatera berdekatan dengan Selat Malaka.

“Lokasi tersebut merupakan jalur perdagangan tersibuk di Asia. Sekitar 90.000-an kapal melintas setiap tahunnya,” sebut Almer.

KIA Ladong, kata Almer, memiliki luas lahan sekitar 71 hektare dengan rencana perluasan hingga 250 hektare. Di mana saat ini hanya sekitar 40 hektare lahan yang tersisa bagi para investor.

Terkait CCS, Almer menjelaskan bahwa project tersebut merupakan proses penangkapan karbon yang bermanfaat untuk mengurangi emisi CO2 yang nantinya akan disimpan pada depleted reservoir di Aceh Utara yang merupakan Storage terbesar di ASEAN. Keuntungan bagi perusahaan penyimpan karbon akan mendapatkan blue carbon certificate dengan benefit antara lain ; Akses pembiayaan yang murah, mendapatkan dukungan pemerintah dan insentif, mendukung project lingkungan; mendukung pengurangan emisi rumah kaca, meningkatkan reputasi perusahaan, dan memberikan nilai jual yang lebih tinggi untuk produk yang dihasilkan oleh perusahaan.

Raih Juara 1 pada Presentasi IPRO Carbon Capture and Storage

Selain mempresentasikan dua bisnis menjanjikannya, PT PEMA juga meraih juara satu pada kategori “Best Presentation Investment Project Ready to Offer”, yaitu pada presentasi project Carbon Capture and Storage yang dipresentasikan oleh Direktur Komersial PT PEMA, Almer Hafis Sandy.

Selain project dari PT PEMA, ada beberapa project lain yang turut dipresentasikan pada perhelatan tersebut, diantaranya mencakup bidang energi hijau, digitalisasi, infrastruktur pariwisata, dan sektor perikanan. Pengembangan investasi di sektor-sektor strategis ini diharapkan dapat memperkuat perekonomian Aceh, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (cnr)

Humas PT Pembangunan Aceh :
Cut Nanda Risma Putri
+6282267004145

Berita Terkait

Ketimpangan Ekonomi dan Konflik Kewenangan Pemicu Gejolak di Aceh
Presiden Berhentikan M. Nasir dari Jabatan Sekda Aceh
Mantan GAM Denmark Al Mukaram Soroti 15 Persoalan Implementasi MoU Helsinki yang Belum Tuntas
Habib Rizieq Soroti Polemik Pengibaran Bendera Bulan Bintang dan Implementasi Perjanjian Helsinki di Aceh
Polresta Banda Aceh Tetapkan MA Tersangka Dugaan Pemerkosaan Anak Tiga Tahun
Aksi Berani Wagub Aceh Redam Kericuhan Peringatan Hari Damai di Masjid Raya Baiturrahman
Pemerintah Aceh Upayakan Penyelesaian Permanen Polemik Pengibaran Bendera Bintang Bulan
Dorong Daya Saing Industri, Bea Cukai Banda Aceh Berikan Fasilitas Pembebasan Cukai

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Ketimpangan Ekonomi dan Konflik Kewenangan Pemicu Gejolak di Aceh

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:51 WIB

Ekspor Monyet Ekor Panjang Kembali Digulirkan, Pakar Peringatkan Konsekuensi Lingkungan dan Etika

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:25 WIB

Kenaikan Anggaran Pendidikan 2027 Disorot DPR, Kesejahteraan Guru Dinilai Belum Jadi Prioritas

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Mahkamah Agung Terbitkan Pedoman Baru, Putusan Bebas Tidak Bisa Diajukan Banding atau Kasasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:05 WIB

Dugaan Pengalihan Isu dalam Kasus Mantan Jampidsus Jadi Sorotan, Publik Desak Transparansi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Habib Rizieq Soroti Polemik Pengibaran Bendera Bulan Bintang dan Implementasi Perjanjian Helsinki di Aceh

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:54 WIB

Ustadz Abdul Somad Ingatkan Arti Kemerdekaan sebagai Amanah untuk Pemenuhan Hak Rakyat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:48 WIB

Pemerintah Izinkan PT Timah Beli Bijih Timah dari Rakyat untuk Redam Gejolak di Bangka Belitung

Berita Terbaru

BANDA ACEH

Ketimpangan Ekonomi dan Konflik Kewenangan Pemicu Gejolak di Aceh

Minggu, 23 Agu 2026 - 13:53 WIB

BANDA ACEH

Presiden Berhentikan M. Nasir dari Jabatan Sekda Aceh

Minggu, 23 Agu 2026 - 12:31 WIB

HUKUM & KRIMINAL

Dua Kurir Ganja 93 Kilogram Asal Aceh Ditangkap di Medan

Minggu, 23 Agu 2026 - 10:57 WIB