Aceh Bersatu, Pilkada Damai: Menyongsong Pemimpin Baru dengan Semangat Demokrasi

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 31 Oktober 2024 - 23:51 WIB

501,874 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lhokseumawe, 21 Oktober 2024 – Menjelang perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Provinsi Aceh, seluruh elemen masyarakat diimbau untuk menjaga suasana damai dan kondusif. Wakil Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Administrasi Bisnis (HIMABIS) Universitas Malikussaleh, Diki Anaya, mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk berperan aktif dalam menjaga nilai-nilai demokrasi selama proses Pilkada berlangsung.

Dalam pernyataan yang disampaikan di Lhokseumawe, Diki Anaya menekankan pentingnya persatuan dan kedamaian di tengah perbedaan pilihan politik. “Aceh Bersatu, Pilkada Damai” diangkat sebagai seruan utama bagi masyarakat Aceh untuk tetap bersatu dalam keberagaman pandangan politik dan untuk menghindari konflik yang dapat memecah belah persatuan.

Menurut Diki, Pilkada merupakan momen krusial bagi Aceh untuk menentukan arah masa depan daerah ini. “Pilkada bukan hanya soal memilih pemimpin, tetapi juga tentang komitmen kita menjaga integritas dan kedamaian. Sebagai generasi muda, kita punya tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa proses ini berjalan dengan jujur, adil, dan demokratis,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diki juga menyoroti peran penting mahasiswa dalam proses ini, khususnya dalam mengedukasi masyarakat terkait pentingnya menggunakan hak pilih secara bijak. Ia menekankan bahwa suara rakyat adalah penentu arah pembangunan Aceh ke depan, sehingga masyarakat diimbau untuk tidak mudah terpengaruh oleh janji-janji politik yang tidak realistis.

Dalam konteks ini, Diki Anaya mengingatkan agar semua pihak, baik kandidat maupun pendukungnya, menjaga kedamaian selama masa kampanye, pemungutan suara, dan setelahnya. “Kita ingin Pilkada yang jujur, bersih, dan damai. Aceh telah melalui banyak fase sulit dalam sejarahnya, dan kita tidak ingin perbedaan pilihan politik merusak apa yang sudah kita bangun bersama,” tambahnya.

Selain itu, Diki menekankan bahwa Pilkada adalah sarana untuk melahirkan pemimpin yang berintegritas, mampu membawa Aceh ke arah yang lebih baik, dengan tetap mengedepankan nilai-nilai demokrasi. “Semua pihak harus berperan menjaga Pilkada agar berjalan sesuai aturan. Baik penyelenggara, aparat keamanan, maupun masyarakat harus memiliki semangat yang sama, yaitu menjaga demokrasi tetap sehat.”

HIMABIS, sebagai organisasi mahasiswa internal kampus, juga siap mendukung segala upaya yang mendukung terlaksananya Pilkada yang damai dan demokratis di Aceh.

Berita Terkait

Bea Cukai Lhokseumawe Gelar DKRO, Penerimaan Cukai Lampaui Target 2026
Perkuat Sinergi Pengawasan, Bea Cukai Lhokseumawe Jalin Kolaborasi dengan Yon Kav 11/MSC
YLBH CaKRA Daftarkan Praperadilan Terhadap Kapolres Lhokseumawe Terkait Prosedur Penyidikan
Bea Cukai Lhokseumawe Edukasi Publik melalui RRI: Waspadai Rokok Ilegal dan Dampaknya
Kemenkeu Satu Lhokseumawe Perkuat Sinergi Dorong Pemberdayaan UMKM
Bea Cukai Lhokseumawe Edukasi Generasi Muda soal Fiskal dan Bahaya Barang Ilegal Lewat Customs Goes To School
Bea Cukai Lhokseumawe Edukasi Publik melalui RRI: Waspadai Rokok Ilegal dan Dampaknya
Kakanwil DJBC Aceh Kunjungi Pangsarop Lhokseumawe, Perkuat Integritas dan Semangat Pengawasan

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 00:48 WIB

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Sabtu, 11 April 2026 - 00:46 WIB

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Jumat, 10 April 2026 - 00:44 WIB

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Berita Terbaru