HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Putusan Inkrah, KPK Eksekusi Eks Walkot Bekasi ke Lapas Cibinong

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 8 Agustus 2023 - 22:36 WIB

50609 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi mantan Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat, Senin (7/8/2023).

Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri mengatakan eksekusi terhadap Rahmat Effendi dilakukan berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) yang telah berkekuatan hukum tetap.

“Jaksa eksekutor KPK Eva Yustisiana telah selesai melaksanakan eksekusi putusan terpidana Rahmat Effendi dengan memasukkannya ke Lapas Kelas IIA Cibinong,” jelas Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri kepada wartawan, Senin (7/8/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut Ali mengungkapkan, MA tetap menjatuhkan vonis 12 tahun penjara ke Rahmat Effendi di tingkat kasasi. Selain itu, eks Walkot Bekasi ini juga diwajibkan membayar denda senilai Rp1 miliar.

“Saat ini cicilan pertama pembayaran denda baru dibayarkan sebesar Rp50 juta,” ujar Ali.

Dalam putusannya, MA juga menjatuhkan pidana tambahan dengan mencabut hak politiknya selama tiga tahun setelah menjalani masa hukuman dan bebas penjara.

“Penjatuhan pidana tambahan yaitu pencabutan hak dipilih dalam pemilihan jabatan publik maupun politik selama tiga tahun terhitung sejak selesai menjalani pidana pokoknya,” tukasnya.

Sebelumnya, MA menolak kasasi yang diajukan Rahmat Effendi. Rahmat tetap divonis bersalah atas perkara suap dan gratifikasi terkait pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di Pemerintahan Kota (Pemkot) Bekasi. (PMJ)

Berita Terkait

KPK Batal Tuntut Hukuman Mati Koruptor Dana Bencana, Publik Nilai Lembaga Antirasuah Tumpul
Adik Eks Kepala BNPB Diduga Korupsi Rp148 Miliar Dana Siap Pakai Bencana untuk Beli Saham Pribadi
Korupsi Dana Siap Pakai BNPB Terbongkar Saat Korban Bencana Kelaparan, Paradigma Bencana Jadi Lumbung Keuntungan
14 Orang Ditangkap di BNPB, Uang Tunai dan Emas Batangan Disita KPK, Ada Apa di Balik Dana Siap Pakai?
Hercules Rosario Marshall Terseret Kasus Suap HGB di Kementerian ATR/BPN, KPK Sita Rp 800 Juta
KPK Sita Uang Tunai Logam Mulia dalam OTT di BNPB, Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai
OTT KPK di BNPB dan Dugaan Kejanggalan Terkait Proyek Sumur Bor Aceh ?
BNPB Tegaskan Tak Intervensi Penyidik Usai OTT KPK Seret Pejabatnya

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:19 WIB

LPG 3 Kg Sulit Didapat Saat Hujan, Warga Gayo Lues Minta Bupati Turun Tangan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Buntut Penyiraman Jubir PN Pati, KY Ingatkan Ancaman Perendahan Kehormatan Peradilan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan 957 Gram Ganja, Satu Pelaku Ditangkap Satu DPO

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Aparat Gabungan Gerebek Dua Kampung Narkoba di Jakarta Barat, 24 Orang Ditangkap

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:11 WIB

Markas Judi Online Terbongkar di Kompleks Militer, TNI Diminta Bersih-Bersih Internal

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:43 WIB

YARA Minta Menteri Imipas Investigasi Dugaan Intervensi dan Penyalahgunaan Kewenangan di Lapas Meulaboh

Jumat, 2 Oktober 2026 - 04:09 WIB

Kurir 35 Kilogram Sabu Asal Sabang Ditangkap di Sumsel, Diduga Terhubung Jaringan Fredy Pratama

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Tim Gabungan Polda Aceh dan Polres Nagan Raya Tindak Dugaan PETI di Beutong, Delapan Orang Diamankan

Berita Terbaru