Akmal Al-Qarasie Sebut Mas Adi Sosok Pemimpin Muda yang Dibutuhkan Abdya

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 2 Agustus 2024 - 20:48 WIB

502,217 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ABDYA – Pegiat muda Aceh Barat Daya, Akmal Al-Qarasie, menyuarakan keprihatinannya terhadap berbagai masalah yang masih terus menghantui Abdya.

Menurutnya, di usia yang semakin dewasa, masalah Abdya terus muncul dari berbagai aspek. Persoalan yang menghangat akhir-akhir ini adalah konflik eks HGU PT CA dengan masyarakat target kesejahteraan.

Berbagai masalah yang muncul membutuhkan sosok yang tidak hanya berani bicara, tetapi juga memiliki cara yang tepat untuk menyelesaikannya,”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan bahwa dalam menyelesaikan kasus-kasus besar di daerah, diperlukan lobi-lobi yang tepat sasaran.

Menurut Akmal, hadirnya politisi muda seperti Mas Adi, atau lebih dikenal dengan nama Masady Manggeng, dianggap sebagai angin segar bagi Abdya. Mas Adi, yang telah berkiprah dalam partai politik, dikenal humble dan luwes dalam membangun komunikasi dengan siapa pun. Sebagai kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Mas Adi mampu menjalin dan membangun komunikasi politik antara daerah dengan pusat, yang tentunya berpengaruh terhadap kebijakan di daerah.

Mas Adi, yang juga tokoh muda dari Aceh Barat Daya, berkiprah di tingkat nasional dan selalu prihatin terhadap kondisi daerahnya. Ia menjadi representatif dari Daerah Pemilihan (dapil) 2 Abdya, yang meliputi kecamatan Tangan Tangan, Manggeng, dan Lembah Sabil. Pada 25 Juli 2024, Mas Adi menerima surat tugas dari partainya sebagai bakal calon wakil bupati Abdya, satu-satunya kader PDI-P yang ditugaskan langsung dari DPP untuk bertarung dalam pilkada 2024,” jelasnya.

Akmal menilai, kiprah Mas Adi di partai politik sebagai Komite Kelautan dan Perikanan di DPP PDI-P membawa harapan baru dalam pengelolaan potensi laut dan perikanan di Abdya. Pengalaman Mas Adi sebagai ketua/sekjen Himpunan Mahasiswa Ilmu dan Teknologi Kelautan Indonesia (HIMITEKINDO) diyakini dapat membantu pengelolaan potensi laut daerah dengan baik.

Mas Adi dinilai sebagai aset penting bagi Aceh Barat Daya. Sebagai kader partai yang berpengaruh dalam arah kebijakan, ia membutuhkan dukungan masyarakat untuk menjalankan mesin politiknya. Setelah menerima rekomendasi dari PDI-P sebagai calon wakil bupati, nama Mas Adi menjadi perbincangan publik di Aceh Barat Daya.

Akmal mengatakan, Abdya membutuhkan sosok muda yang berani, cerdas, dan humble dalam membangun komunikasi. Saatnya Abdya dipimpin oleh orang-orang yang berpikir untuk membebaskan pola pengelolaan pemerintahan, merdeka, sederajat, dan mengutamakan persaudaraan.

Berita Terkait

Gawat : Tem Gabungan di Lapas Kelas IIB Meulaboh, Petugas Temukan Senjata Tajam dan HP
Anggota Komisi IV DPR RI Jamaluddin Sidak Gudang Perum Bulog Meulaboh, Ini Temuannya
Konservasi Pohon Kolaboratif Sukses; Korwil Aceh LEPPAMI PB HMI: Kami Harap Kolaborasi Nyata untuk Lingkungan Hidup Dapat Terus Terawat
Ketua Umum IKA UTU Apresiasi Dandim Aceh Barat
Sekda Aceh Dinilai Jebak Muallem dengan Kebijakan JKA, Ketua IKA-UTU Desak Evaluasi dan Koreksi Segera
Kakanwil DJBC Aceh Laksanakan Kunjungan Kerja Perdana ke Bea Cukai Meulaboh
Kasus Mawardi Basyah Anggota DPRA GeRAK Desak Kejari Aceh Barat Eksekusi Keputusan MA RI.
Raih Poin Tertinggi, Habibi Aceh Masuk Grand final AKSI Indonesia 2026

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 00:48 WIB

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Sabtu, 11 April 2026 - 00:46 WIB

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Jumat, 10 April 2026 - 00:44 WIB

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Berita Terbaru