Hari Ketiga Kunker Presiden Jokowi di Sultra

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 14 Mei 2024 - 21:03 WIB

50153 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konawe | Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo, pada kunjungan kerja hari ketiga di Sulawesi Tenggara (Sultra) mendatangi Kabupaten Konawe dan Kabupaten Kolaka Utara.selasa ( 14/05/2024)
Pada kunjungan tersebut, Presiden didampingi Menteri Sekretaris Negara, Menteri PUPR, Menteri Kesehatan, Panglima TNI, Kepala Badan Pangan Nasional, Wakil Ketua Komisi V DPR RI. Presiden pun didampingi langsung Pj. Gubernur Sultra, Dr. Andap Budhi Revianto.

Presiden di Konawe

Presiden tiba di Kabupaten Konawe sekira pukul 09.40 disambut Pj. Bupati Konawe Harmin Ramba dan Direktur RSUD Konawe.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kunjungan di Konawe diawali dengan peninjauan RSUD Konawe. Terkait pelayanan kesehatan bagi masyarakat, Presiden menekankan, “pastikan layanan rumah sakit disini baik, tadi saya liat di loket pendaftaran BPJS hasilnya baik. Saya juga cek infrastruktur dan Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan yang ada di RSUD Konawe.”

Merespon arahan Presiden, Pj. Gubernur mengatakan, “peninjauan yang dilakukan Presiden merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Pemerintah untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di seluruh Indonesia khususnya Provinsi Sultra.”

Agenda Presiden di Konawe dilanjutkan dengan peresmian Bendungan Ameroro. Dalam sambutannya Presiden menyampaikan, “air merupakan kunci bagi kehidupan manusia saat ini dan yang akan datang. Kita tahu bahwa di beberapa negara terjadi krisis air akibat perubahan iklim. Hal ini menyadarkan kita semua air merupakan elemen yang sangat penting bagi kehidupan manusia.”

Presiden menjelaskan bahwa Bendungan Ameroro merupakan bendungan ke-40 yang telah dibangun pada masa pemerintahannya.

“Pembangunan bendungan ini selesai pada akhir tahun 2023, dengan memakan biaya sebesar 1,57 T. Volume tampungnya 98,81 juta, ” papar Presiden, “Saya harap manfaat bendungan ini lebih besar dari uang yang telah dikeluarkan.”

Sementara itu, Pj Gubernur berterima kasih mengingat Bendungan Ameroro ini dapat berfungsi sebagai pengendali banjir, sarana penyediaan air baku, dan dapat memenuhi listrik masyarakat karena merupakan PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro) serta nantinya destinasi wisata yang dapat dinikmati masyarakat Sulawesi Tenggara khususnya Kabupaten Konawe.

“Alhamdulillah, pembangunan Bendungan Ameroro dan pembangunan berbagai infrastruktur untuk mendukung pariwisata di Wakatobi telah selesai semoga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dan mendorong Provinsi Sultra menjadi Provinsi yang maju, modern, dan sejahtera”, tegasnya.

Presiden menutup rangkaian kegiatan di Kabupaten Konawe dengan tandatangani prasasti bendungan Ameroro dan pembangunan infrastruktur Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Wakatobi serta menebarkan benih ikan di bendungan Ameroro.

Presiden di Kabupaten Kolaka Utara

Masih dalam rangkaian kunjungan kerja hari ketiga di Sultra, Presiden Jokowi hadir di Kabupaten Kolaka Utara, setelah sebelumnya melakukan serangkaian agenda di Kabupaten Konawe.

Presiden dan rombongan, didampingi Pj. Gubernur Sultra tiba di Kabupaten Kolaka Utara pada pukul 12.46 WITA, disambut Pj. Bupati Kolaka Utara Sukanto Toding dan Forkopimda Tingkat II Kolaka Utara.

Presiden langsung mengunjungi Pasar Sentral Lacaria untuk mencek langsung ketersediaan dan stabilitas pangan. Presiden juga berkesempatan berdialog dengan pedagang pasar.

Pada kesempatan tersebut Presiden pun menyalurkan kepada para pedagang pasar berupa Bantuan Modal Kerja (BMK) bagi pedagang kaki lima serta Bantuan Tunai Langsung (BTL) kepada para pedagang yang ada di Pasar Lacaria.

Agenda di Kabupaten Kolaka Utara dilanjutkan dengan penyerahan program negara kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM), bertempat di Alun-alum Kirambu, Kelurahan Ponggiha.

Agenda di Alun-alun Kirambu mengakhiri seluruh rangkaian kunjungan kerja Presiden selama tiga hari di Provinsi Sultra.

Pj Gubernur mengucapkan terima kasih atas kehadiran Presiden di Bumi Anoa.

“Kami mengucapkan terima kasih banyak atas perkenan Bapak Presiden melaksanakan kunker selama tiga hari di Provinsi Sultra,” kata Andap

“Semoga berbagai progam negara yang disampaikan oleh Bapak Presiden dapat mengurangi beban ekonomi masyarakat, serta berkontribusi pada upaya mewujudkan kedaulatan dan ketahanan pangan di Sultra.” Selanjutnya Presiden dan rombongan kembali ke Jakarta sekitar pukul 16.00 WITA.

(Eric)

Berita Terkait

Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Horor Dolar Menerkam Keamanan Indonesia
DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan
Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM
Bedah Dokumen: Operasional PT Antang Gunung Meratus di Lahan SHM Rakyat Diduga Tabrak UU Minerba dan KUHP
Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun
Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik
Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan
Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:42 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Horor Dolar Menerkam Keamanan Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:00 WIB

DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:21 WIB

Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:03 WIB

Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:55 WIB

Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 03:28 WIB

Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:34 WIB

Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:29 WIB

Sambangi Sulbar, Wamen Ossy Imbau GTRA Jadi Kunci Penyelesaian Konflik Pertanahan di Daerah

Berita Terbaru