Tragis, Pemuda Cibrek yang Hilang Ditemukan Tewas di Sungai Krueng Pirak

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 11 Juni 2025 - 00:20 WIB

50372 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara, 10 Juni 2025 – Setelah dua hari pencarian intensif, tim gabungan dari TNI-Polri, BPBD Aceh Utara, dan tim SAR akhirnya berhasil menemukan jasad S (21), pemuda asal Desa Cibrek, Kecamatan Tanah Luas, yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah diduga melompat ke Sungai Krueng Pirak, Gampong Parang IX, Kecamatan Matangkuli.

Jasad korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa pada Selasa siang, 10 Juni 2025, sekitar pukul 13.25 WIB. Lokasi penemuan berjarak sekitar 50 meter dari titik awal yang menjadi fokus pencarian, yakni Jembatan Sungai Krueng Pirak, tempat sepeda motor dan sandal korban pertama kali ditemukan pada Minggu malam, 8 Juni 2025.

“Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Desa Cibrek untuk disemayamkan dan dimakamkan oleh pihak keluarga,” ujar Kepala Seksi Humas Polres Aceh Utara, AKP Bambang, kepada wartawan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pencarian dilakukan tanpa henti sejak hari pertama laporan hilangnya korban diterima. Tim gabungan menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet, alat pelampung, serta peralatan pencarian lainnya. Keterlibatan unsur masyarakat setempat juga mempercepat proses pencarian di daerah yang medannya cukup sulit.

Menurut keterangan pihak keluarga, korban memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan diketahui kerap mengalami halusinasi, termasuk mendengar bisikan-bisikan ghaib yang diyakini mendorongnya untuk melakukan tindakan berbahaya.

Dugaan bahwa korban sengaja melompat ke sungai menguat setelah motor dan sepasang sandalnya ditemukan ditinggalkan di atas jembatan, tanpa jejak lebih lanjut mengenai keberadaannya.

Dalam pernyataan resmi, AKP Bambang menyampaikan bahwa pihak keluarga menolak dilakukan visum et repertum maupun autopsi terhadap jasad korban. Penolakan ini disampaikan secara tertulis melalui Berita Acara Penolakan Autopsi yang ditandatangani langsung oleh keluarga.

“Pihak keluarga menyadari kondisi mental korban selama ini dan telah menerima musibah ini sebagai takdir. Oleh karena itu, mereka menolak pemeriksaan lanjutan atas jenazah,” jelas AKP Bambang.

Dengan ditemukannya jasad korban, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai. Pihak kepolisian mengucapkan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban dan menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam upaya pencarian, mulai dari aparat hingga relawan dan warga sekitar. (*)

Berita Terkait

SMK dan SMP IT Samudera Pasai Mulia Kebanjiran Pendaftar”Wujudkan Sejuta Santri Di AOC
SMP Swasta IT Samudera Pasai Mulia Ucapkan Terima Kasih kepada Presiden atas Program Makan Gratis, Siap Tampung 1.000 Santri
Promosi Pendidikan Smk Swasta IT Samudra Pasai Mulia Hadirkan Pendidikan Gratis Dan Siapkan Lulusan Go Internasional
SMP Swasta IT Samudera Pasai Siapkan 1000 Formulir Untuk Pendidikan Gratis
Terinspirasi Pesan Bijak Presiden Prabowo, Fatimah Zuhra Rayakan Ultah Bantu Korban Banjir Aceh
Penerima Huntara Desa Lubuk Pusaka Perlu Dievaluasi Kembali Karena Tidak Tepat Sasaran
Mahasiswa Berdampak Gelar Kegiatan Penanaman Pohon di Taman Baca Desa Cot Seurani
Komunitas S3 Aceh Utara Salurkan Santunan dan Menu Berbuka untuk Yatim Piatu di Ramadhan Camp AOC 1447 H

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 00:48 WIB

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Sabtu, 11 April 2026 - 00:46 WIB

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Jumat, 10 April 2026 - 00:44 WIB

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Berita Terbaru