HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Penerima Huntara Desa Lubuk Pusaka Perlu Dievaluasi Kembali Karena Tidak Tepat Sasaran

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 16 Maret 2026 - 09:47 WIB

50541 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH UTARA,BARANEWS |  Setelah banjir bandang yang melanda Desa Lubuk Pusaka, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara pada 26 November 2025 lalu, pemerintah desa bergerak cepat melakukan pendataan terhadap warga yang terdampak. Pendataan ini meliputi rumah yang hanyut, rumah yang terendam, serta kerugian pada ternak dan kebun, sesuai instruksi pemerintah pusat yang diteruskan melalui pemerintah daerah hingga ke tingkat desa. Langkah ini diambil sebagai dasar penyaluran bantuan, termasuk pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

Namun, proses penyaluran bantuan hunian sementara di Desa Lubuk Pusaka menuai sorotan dari sejumlah warga. Dari pantauan di lapangan, hingga pertengahan Maret 2026, telah terbangun sekitar 75 unit huntara dari lebih 100 unit yang direncanakan. Huntara tersebut tersebar di dua lokasi, yakni Dusun Bedari dan Dusun Line Pipa, yang diperuntukkan bagi masyarakat terdampak di Desa Lubuk Pusaka.

Kendati demikian, sejumlah warga mengaku kecewa dengan proses verifikasi data penerima huntara yang dinilai tidak tepat sasaran. Salah satu keluarga korban banjir menyampaikan kekecewaannya karena merasa tidak mendapatkan keadilan dalam penyaluran bantuan tersebut. Mereka menilai terdapat kesenjangan dalam penetapan penerima huntara, sehingga masih ada warga yang layak menerima bantuan namun belum terakomodasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga yang masih bertahan di tenda-tenda darurat mengungkapkan bahwa mereka telah menunggu berbulan-bulan sejak pendataan dilakukan, namun hingga kini belum juga mendapatkan hunian sementara. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai keadilan dan transparansi dalam proses distribusi bantuan di tingkat desa. Mereka menilai kebijakan yang diambil pemerintah desa perlu dievaluasi kembali agar bantuan benar-benar tepat sasaran dan menyentuh warga yang paling membutuhkan.

Masyarakat berharap pemerintah kabupaten, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta Satgas Pasca Banjir Bandang Sumatera dapat turun langsung ke Desa Lubuk Pusaka untuk meninjau ulang proses penyaluran bantuan. Mereka meminta agar ketidakadilan yang dirasakan warga korban banjir dapat segera diatasi, sehingga seluruh warga terdampak dapat memperoleh haknya secara adil dan merata. Aspirasi ini menjadi catatan penting bagi seluruh pihak terkait agar penanganan pascabencana berjalan lebih baik dan berpihak pada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. (ns)

Berita Terkait

Pastikan “Rumah Kita” Bersih dari Narkoba Kalapas Lhoksukon Gelar Tes Urine Untuk Pegawai
Akun Facebook “J Joel Panton” Diretas, Pemilik Asli Imbau Netizen Agar Tidak Mudah Terprovokasi Dan Terbujuk Rayu
Ikuti Arahan Mensos, Karang Taruna Aceh Utara Ajak Pemuda dan Warga untuk Peduli Tetangga Lewat Perlinsos
Cegah Narkoba dan HP, Lapas Lhoksukon Gelar Razia Gabungan Bersama TNI dan Polri
Karang Taruna Aceh Utara Ajak Pemuda dan Warga Sukseskan Peringatan 800 Tahun Samudera Pasai
Pimred Tribunpasee.com Ucapkan Selamat Hari Jadi Milad Samudra Pasai ke-800
Tiga Pemuda Tersambar Petir Saat Pertandingan Sepak Bola di Aceh Timur, Satu Tewas
Haji Uma Pastikan Warga yang Dikabarkan Hilang di Aceh Utara dalam Kondisi Selamat

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:20 WIB

KPK Ancam Jemput Paksa Menteri ATR Nusron Wahid yang Dua Kali Mangkir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:10 WIB

MK Perintahkan Presiden dan DPR Revisi UU Peradilan Militer dalam Dua Tahun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:39 WIB

MK Putuskan Prajurit TNI Pelaku Pidana Umum Diadili di Peradilan Umum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Bahlil Desak Kepolisian Segera Tindak Tegas Penimbun BBM Subsidi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Stok Pertalite Nasional Tersisa 16 Hari, Bahlil Klaim Aman di Tengah Antrean BBM di Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Dugaan Pembatasan Rujukan JKN Mengancam Keselamatan Pasien Kronis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Digelandang ke Gedung Merah Putih KPK, Barang Bukti Diangkut Pakai Tong Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:07 WIB

PDI-P Sebut Framing Karhutla sebagai Bencana Alam Keliru, Soroti Kegagalan Mitigasi Pemerintah

Berita Terbaru