Suka Makmue – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya, Provinsi Aceh, menerima kunjungan kerja Tim Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT). Kunjungan ini dalam rangka koordinasi serta pembahasan program rehabilitasi dan rekonstruksi bagi desa-desa yang terdampak bencana hidrometeorologi.
Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Kabupaten Nagan Raya pada Rabu (8/7/2026) tersebut menjadi bagian dari upaya penyelarasan data kerusakan di lapangan antara pemerintah pusat dan daerah. Langkah ini dinilai krusial sebagai dasar percepatan penyaluran bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi.
Rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah kepala perangkat daerah, Plt. Camat Darul Makmur, serta Plt. Camat Tripa Makmur. Sementara itu, Tim Kemendes PDT diwakili oleh Analis Kebijakan Ahli Muda Titik Alfah, S.E., Perencana Ahli Pertama Muhammad Wahyu Akbari, Penata Layanan Operasional Aulya Puspitasari, S.M., serta Muhammad Rizky Basuki.
Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., melalui Plt. Sekretaris Daerah, Ir. H. Hizbulwatan, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat yang bersedia meninjau langsung kondisi desa terdampak bencana. Menurutnya, langkah ini sangat penting demi mempercepat pemulihan infrastruktur dasar, kawasan perdesaan, serta fasilitas publik.
”Kami mengapresiasi dukungan pemerintah pusat melalui kunjungan Tim Kemendes PDT. Kami berharap hasil pembahasan ini dapat mempercepat realisasi program rehabilitasi dan rekonstruksi sehingga masyarakat yang terdampak bencana dapat segera kembali menjalani kehidupan secara normal,” ujar Hizbulwatan.
Hizbulwatan menjelaskan bahwa bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir tahun 2025 lalu berdampak serius pada sejumlah wilayah di Kabupaten Nagan Raya, khususnya di Kecamatan Darul Makmur, Kecamatan Tripa Makmur, dan Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang.
Sementara itu, Analis Kebijakan Ahli Muda Kemendes PDT, Titik Alfah, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk menyinkronkan data yang telah diterima kementerian dengan kondisi riil di lapangan. Hasil verifikasi ini nantinya akan menjadi dasar dalam proses penetapan bantuan.
”Kami bersama Tim Pemkab Nagan Raya mengunjungi Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang untuk melihat langsung lokasi terdampak. Di antaranya Desa Kuta Teungoh yang mencakup rehabilitasi gedung PAUD dan jembatan desa yang rusak, serta Desa Babah Suak untuk meninjau rehabilitasi jalan desa,” jelas Titik Alfah.
Selain itu, tim juga dijadwalkan meninjau sejumlah lokasi lain, yakni jembatan di Desa Ujong Lamie (Kecamatan Darul Makmur), pasar desa di Desa Lamie, serta gedung PAUD di Desa Ujong Krueng (Kecamatan Tripa Makmur).
Titik Alfah turut menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Nagan Raya atas pendampingan dan fasilitasi selama kegiatan lapangan ini. Ia berharap proses verifikasi berjalan lancar agar manfaat program bisa segera dirasakan oleh masyarakat.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong, Pengendalian Penduduk, dan Pemberdayaan Perempuan (DPMGP4) Kabupaten Nagan Raya, Said Mudhar, M.Pd., M.M., menegaskan bahwa kehadiran Tim Kemendes PDT merupakan tindak lanjut langsung dari usulan yang diajukan oleh daerah berdasarkan kebutuhan riil di tingkat gampong (desa).
”Usulan ini awalnya dihimpun dari para Keuchik Gampong yang kemudian diteruskan ke DPMGP4. Selanjutnya, kami bersama Pendamping Profesional P3MD Kabupaten Nagan Raya menyampaikannya ke Kemendes PDT. Hal ini sejalan dengan instruksi langsung Bapak Bupati Dr. Teuku Raja Keumangan, S.H., M.H., untuk mempercepat penanganan gampong yang terdampak banjir,” pungkas Said Mudhar.
Usai pertemuan formal, Tim Kemendes PDT bersama jajaran Pemkab Nagan Raya langsung bertolak menuju Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang untuk melakukan peninjauan lapangan. Kegiatan verifikasi ini dijadwalkan berlanjut pada hari berikutnya di Kecamatan Darul Makmur dan Kecamatan Tripa Makmur. (Red)




































