Gayo Lues, 27 Agustus 2025 – Tim Offroad Indonesia Offroad Federation (IOF) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, tiba di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Rabu (27/8) sekitar pukul 16.00 WIB, untuk mengikuti ajang Leuser Rainforest Eksplore (LEREX) Offroad 2025. Tim ini membawa langsung tiga unit kendaraan off-road mereka, tanpa menggunakan truk pengangkut, atau yang dikenal dengan istilah “rolling”.
Perjalanan panjang dari Madina ke Blangkejeren yang menempuh waktu sekitar 10 jam bukan menjadi halangan bagi tim yang terdiri dari 9 personil ini. Jarak yang cukup jauh antara Sumatera Utara dan Aceh justru dinikmati para peserta sebagai bagian dari pengalaman hobi off-road mereka. Kendaraan yang dibawa meliputi Toyota Hardtop tipe FJ 40, Escudo, dan Taft Pickup, siap menjejal medan off-road Lerex yang akan berlangsung selama tiga hari, mulai 28 hingga 31 Agustus 2025.
Penasihat IOF Pengda Sumut, Ivan Daulay, yang mewakili Ketua Pembina Pengda IOF Sumut/Madina, mengatakan kepada media ini saat mengisi formulir pendaftaran, bahwa tim mereka berangkat dari Penyabungan melalui rute Siborong-Borong, Sidikalang, Kutacane, dan langsung ke Blangkejeren. “Motivasi tim kami mengikuti Lerex Gayo Lues Offroad bukan hanya untuk menjajal medan ekstrem, tetapi juga ingin melihat langsung keindahan Kabupaten Gayo Lues dan budaya masyarakatnya. Selain itu, ajang ini menjadi kesempatan silaturahmi dengan offroader lain. Bagi saya sendiri, Gayo Lues atau Provinsi Aceh bukanlah sesuatu yang asing, sebab saya turut berperan dalam membentuk kehadiran IOF di Provinsi Aceh,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari pihak panitia pelaksana, tercatat hingga saat berita ini diposting, sebanyak 40 tim telah hadir dan mendaftar sebagai peserta Lerex Gayo Lues Offroad. Mereka berasal dari berbagai daerah, termasuk Banda Aceh, Takengon, Aceh Tenggara, Langsa, Stabat, dan Kisaran. Sekitar 25 tim lainnya masih dalam perjalanan menuju Blangkejeren untuk mengikuti kompetisi ini.
Ketua panitia Lerex Offroad Gayo Lues menyatakan, ajang ini diharapkan tidak hanya menjadi wahana adrenalin bagi penggemar off-road, tetapi juga media promosi pariwisata dan budaya lokal. Lerex 2025 menampilkan rute off-road yang menantang di kawasan hutan Leuser, dengan pemandangan alam yang memukau serta interaksi langsung dengan masyarakat setempat.
Dengan antusiasme tinggi dari tim peserta, baik lokal maupun luar daerah, Lerex Offroad Gayo Lues 2025 diyakini akan menjadi ajang berkumpulnya para offroader sekaligus mempererat tali persaudaraan antarpecinta otomotif off-road di Sumatera dan Aceh. (*)








































