Bener Meriah Baranewsaceh.co | Banjir bandang yang melanda Desa Uning Mas, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, pada 26 November 2025 lalu, meluluhlantakkan hampir seluruh infrastruktur desa. Rumah warga, sekolah, masjid, jalan, hingga jembatan rusak parah, bahkan sebagian wilayah desa nyaris hilang akibat terjangan banjir.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana, Yayasan Masjid Nusantara membangun sebuah masjid darurat untuk menggantikan masjid yang hanyut diterjang banjir bandang. Pembangunan masjid darurat ini bertujuan mengaktifkan kembali fungsi masjid sebagai tempat ibadah, pusat informasi, serta sarana pendidikan keagamaan bagi warga setempat.
Pembangunan masjid darurat berkontruksi kayu tersebut mulai dikerjakan sejak 6 Januari 2026. Dalam prosesnya, Yayasan Masjid Nusantara bersama masyarakat setempat memanfaatkan material kayu gelondongan yang terbawa arus saat bencana banjir bandang terjadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Relawan Masjid Nusantara, Cucum Salman (45), saat dikonfirmasi media ini. Jumat (6/2/2026) menyampaikan. Progres pembangunan masjid darurat di desa Uning Mas sudah 90 persen.
“Hari ini kami turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi terakhir pembangunan masjid darurat. Saat ini masjid sudah dapat digunakan sebagaimana mestinya,” ujar Cucum.
Selain memastikan pembangunan masjid, pihaknya juga melengkapi berbagai kebutuhan masjid dan para jamaah. Bersamaan dengan itu, relawan Masjid Nusantara kembali menyalurkan bantuan berupa 100 paket sembako kepada warga Desa Uning Mas.
“Insya Allah, pada bulan Ramadan mendatang masyarakat sudah dapat melaksanakan salat berjamaah di masjid darurat ini,” tambahnya.
Masjid darurat yang dibangun berukuran 8 x 8 meter dan mampu menampung sekitar 100 orang jamaah. Berkumandangnya kembali suara azan dari masjid darurat, kiranya dapat membangkitan kembali kehidupan spiritual masyarakat Desa Uning Mas pascabencana. Pungkasnya. (Dani)






































