Suka Makmue : Stand Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong, Pengendalian Penduduk dan Pemberdayaan Perempuan (DPMGP4) Kabupaten Nagan Raya menjadi salah satu stand yang paling ramai dikunjungi masyarakat pada pelaksanaan Nagan Raya Fair 2026. Senin. 20/7/2026.
Antusiasme pengunjung terlihat sejak hari pertama pelaksanaan kegiatan. Beragam produk unggulan hasil Badan Usaha Milik Gampong (BUMG), produk ketahanan pangan, UMKM, aneka rempah-rempah, hingga inovasi teknologi tepat guna dipamerkan di stand tersebut.
Salah satu daya tarik utama adalah mesin sangrai kelapa hasil inovasi Posyantek Seulanga, yang sebelumnya telah mewakili Kabupaten Nagan Raya pada ajang tingkat Provinsi Aceh.
Inovasi tersebut mampu mengolah kelapa menjadi U Neulheu, sebagai bentuk pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan nilai tambah hasil pertanian masyarakat.
Selain menampilkan produk unggulan, Stand DPMGP4 juga menyediakan taman bermain anak sebagai wujud komitmen menghadirkan stand ramah anak. Pengunjung juga dapat memperoleh berbagai layanan Keluarga Berencana (KB) yang disediakan selama pelaksanaan pameran.
Salah seorang pengunjung asal Kabupaten Aceh Barat, Ernawati, mengaku puas mengunjungi Nagan Raya Fair 2026. Menurutnya, Stand DPMGP4 menghadirkan konsep yang edukatif sekaligus mampu memperkenalkan berbagai potensi ekonomi masyarakat desa.
“Stand DPMGP4 menurut saya sangat edukatif. Produk-produk yang ditampilkan mampu mengangkat potensi dan perekonomian masyarakat di Kabupaten Nagan Raya,” ujarnya.
Secara terpisah, Kepala DPMGP4 Kabupaten Nagan Raya, Said Mudhar, M.Pd., M.M., mengatakan bahwa keikutsertaan DPMGP4 dalam Nagan Raya Fair merupakan bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi dinas dalam memberdayakan Badan Usaha Milik Gampong (BUMG), Posyantek, serta mendorong pengembangan usaha masyarakat.
Menurutnya, melalui ajang Nagan Raya Fair, DPMGP4 mempromosikan berbagai produk unggulan BUMG serta hasil karya inovatif putra-putri Kabupaten Nagan Raya, termasuk mesin sangrai kelapa yang telah mendapat apresiasi di tingkat Provinsi Aceh.
“Kami berharap keikutsertaan dalam Nagan Raya Fair 2026 dapat menjadi sarana promosi yang efektif sehingga produk BUMG dan berbagai karya inovasi masyarakat Nagan Raya semakin dikenal luas, memiliki daya saing, serta mampu meningkatkan produktivitas dan perekonomian masyarakat,” pungkasnya. (*)






































