Sengeral Gayo Ala Bunda Ema, Cita Rasa Dapur Kearifan Lokal dari Negeri Atas Awan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 19 Februari 2026 - 17:24 WIB

50520 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bener Meriah, Baranewsaceh.co Kekayaan kuliner tradisional masyarakat Gayo tak hanya dikenal melalui pengat, masam jaing, dan dedah. Di antara beragam sajian khas dataran tinggi Gayo, Sengeral menjadi salah satu hidangan istimewa yang kerap hadir dalam berbagai kenduri, hajatan, dan pesta adat.

Sengeral Gayo dapat disajikan dalam porsi kecil maupun besar. Untuk acara adat dan kenduri kampung, hidangan ini biasanya dimasak dalam jumlah besar menggunakan kuali berukuran besar di atas tungku kayu bakar. Cita rasanya yang kaya rempah, aroma yang kuat, serta tekstur daging yang empuk menjadikan Sengeral sebagai salah satu ikon kuliner masyarakat Gayo.

Keistimewaan Sengeral tidak hanya terletak pada rasanya, tetapi juga pada bahan-bahan yang digunakan. Hampir seluruh rempah dan bumbu diperoleh dari dataran tinggi Gayo, wilayah yang kerap dijuluki “negeri di atas awan”. Rempah-rempah lokal tersebut tumbuh subur dan menjadi bagian dari kekayaan alam sekaligus identitas kuliner masyarakat setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ema Susanti, Koordinator Dapur Kearifan Lokal Gayo, saat ditemui di Posko Yayasan Kayang Bangun Semesta, Bener Meriah, Kamis (19/2/2026), menuturkan bahwa kunci utama memasak Sengeral terletak pada kualitas bahan dan teknik pengolahan.

“Hal yang paling penting adalah memilih daging yang benar-benar segar serta memastikan seluruh bumbu lengkap. Selain itu, pengaturan api pada tungku juga harus diperhatikan, terutama jika memasak menggunakan kayu bakar,” ujar perempuan yang akrab disapa Bunda Ema tersebut.
Menurutnya, di kalangan masyarakat dataran tinggi Gayo, Sengeral juga dikenal dengan sebutan “Awas Delapan Belas”, yang merujuk pada banyaknya jenis rempah yang digunakan dalam satu hidangan.

Adapun bahan-bahan pembuatan Sengeral Gayo ala Bunda Ema untuk porsi besar antara lain:
80 kilogram daging segar
3 kilogram bawang merah (dihaluskan)
1 kilogram bawang putih (dihaluskan)
1 kilogram kemiri (dihaluskan)
1 kilogram cabai merah (dihaluskan)
1/2 kilogram cabai kering (dihaluskan)
1 ons merica (dihaluskan)
1 ons jahe (dihaluskan)
1/4 ons kunyit (dihaluskan)
1/2 ons lengkuas (dihaluskan)
6 buah pala (dihaluskan)
Kapulaga secukupnya
5 sendok jintan
10 batang serai
1 ikat daun salam
5 kilogram kelapa gongseng (disangrai dan dihaluskan)
Garam dan minyak goreng secukupnya.

Proses memasak dimulai dengan menumis bawang rajang, serai, daun salam, pala, dan bunga lawang ke dalam minyak panas hingga mengeluarkan aroma harum. Setelah itu, seluruh bumbu halus dimasukkan dan ditumis hingga matang serta mengeluarkan aroma yang menggugah selera.
Daging yang telah dipotong kecil berbentuk dadu kemudian dimasukkan ke dalam kuali besar dan dimasak hingga benar-benar empuk. Setelah daging matang, kelapa gongseng yang telah dihaluskan ditambahkan dan diaduk hingga merata.
Beberapa menit kemudian, Sengeral Gayo siap disajikan. Hidangan ini tidak sekadar makanan, melainkan simbol kebersamaan dan kekompakan masyarakat Gayo dalam setiap perhelatan adat maupun momen kekeluargaan.. (Dani)

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Bener Meriah Amankan Sorang Pria Dengan 29 Paket Sabu dan 70 Gram Ganja
Tujuh Ekor Kuda Pacu Hasil Peternakan Gayo Dominasi Babak Final Kebumen Cup 1 Jawa Tengah
Menjaga Amanah Umat: Transparansi dan Akuntabilitas Sebagai Pilar Kepercayaan Terhadap Lembaga Amil Zakat
SMP Negeri 1 Bukit Gelar Prosesi Adat Penyerahan Murid Ku Tengku Guru
Pemberontakan Kegamangan Eksistensialis Manusia
Bener Meriah Raih 11 Medali Emas, 10 Medali Perak Dan 7 Medali Perunggu
Munyerah Murid Ku Tengku Guru Ditetapkan Menjadi Warisan Budaya Tak Benda Asal Kabupaten Bener Meriah
Hari Pertama Pelaksanaan Taekwondo Aceh Student Championship 2026, Bener Meriah Boyong Empat Medali

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-81, “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”

Selasa, 18 Agustus 2026 - 01:16 WIB

Prestasi Pendidikan Aceh Tenggara Makin Diperhitungkan, Piagam Nasional Diborong di HUT RI

Selasa, 18 Agustus 2026 - 01:15 WIB

Deretan Prestasi Nasional, Dunia Pendidikan Aceh Tenggara Panen Penghargaan di HUT RI ke-81

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Semangat Kemerdekaan, Wakapolres Aceh Tenggara Pimpin Upacara HUT RI ke-81 di Mapolres

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:46 WIB

BPKD Aceh Tenggara: HUT ke-81 RI Jadi Momentum Memperkuat Semangat Persatuan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Hadir di Tengah Putra-Putri Terbaik Aceh Tenggara, Paskibraka Resmi Dikukuhkan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 02:25 WIB

Kepala SMA Negeri 1 Lawe Sigala Gala Mengucapkan Selamat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia

Minggu, 16 Agustus 2026 - 02:17 WIB

Kepala BPKD Aceh Tenggara Mengucapkan Selamat HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Berita Terbaru