slot preparation.lsrs.lu

Puluhan Warga Terima Sertifikat Tanah Dari Pj Bupati Nagan Raya

Redaksi

- Redaksi

Senin, 22 April 2024 - 19:53 WIB

50272 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suka Makmue -Aceh  : Penjabat (Pj) Bupati Nagan Raya, Provinsi Aceh Fitriany Farhas, AP., S.Sos., M.Si menyerahkan 99 sertipikat tanah untuk masyarakat Desa Babah Dua, Kecamatan Tadu Raya dalam acara Gerakan Sinergi Reforma Agraria Nasional Tahun 2024.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Keuchik Babah Dua, Kecamatan Tadu Raya pada Senin, 22 April 2024 itu merupakan program pemerintah pusat melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk mempercepat pelaksanaan Reforma Agraria melalui penataan aset dan penataan akses.

Pada kesempatan itu, Fitriany Farhas menyebutkan, berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 62 tahun 2023 tentang Percepatan Pelaksanaan Reforma Agraria, mengamanatkan penyelenggaraan penataan aset dan penataan akses yang berfokus pada pengaturan dan pengelolaan agraria dengan tujuan meningkatkan sebesar-besar kemakmuran rakyat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penataan aset dilakukan dengan prinsip tertib hukum dan tertib administrasi pertanahan, dengan cara menjadikan bidang tanah dimaksud sebagai aset yang hidup serta dapat menjadi modal bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraannya,” sebutnya.

Kepada penerima sertipikat tanah, Fitriany meminta agar tanah tersebut tidak diperjualbelikan dan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan ketahanan pangan.

“Sebaiknya tanah ini tidak dijual, melainkan diolah dan ditanami dengan tanaman yang sesuai dengan kondisi lahan. Jika mengalami kesulitan dalam memilih jenis tanaman yang tepat, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan Dinas Perkebunan, maupun Dinas Pertanian dan Peternakan,”

Dikatakan Pj Bupati Fitriany, dalam rangka mendukung dan menyukseskan percepatan pelaksanaan reforma agraria, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya sangat mendukung program ini dilaksanakan.

“Saya berharap melalui program ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan dapat memperkuat komitmen dan sinergi dari berbagai pihak dalam membangun Nagan Raya, dengan cara penataan kembali struktur penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah yang lebih berkeadilan untuk kemakmuran
masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor BPN Nagan Raya, Shafwan, S.H. menegaskan bahwa Gerakan Sinergi Reforma Agraria (GSRA) diluncurkan oleh Kementerian ATR/BPN untuk menepis berbagai isu masih terjadinya ketimpangan yang terjadi dalam penguasaan lahan.

“GSRA merupakan langkah konkret untuk menunjukkan dampak positif Reforma Agraria bagi masyarakat,” sebut Shafwan.

Menurut Shafwan, Kegiatan yang dilaksanakan oleh Menteri ATR/Kepala BPN itu, diikuti oleh Kepala Kantor Pertanahan, bupati/walikota, dinas terkait, dan masyarakat secara online dan serentak di seluruh Indonesia, termasuk di Nagan Raya.

Ia juga menyampaikan capaian dan dampak Reforma Agraria di Nagan Raya, serta capaian peningkatan Hak Tanggungan dari tahun 2020 hingga 2024.

“Luas wilayah Nagan Raya 1.586.799.733 Ha, yang telah terdaftar 1.064.119.896 Ha, yang belum terdaftar 522.679.837 Ha, hak tanggungan 2020-2024 2603 Ha,” rinci Shafwan.

“Untuk capaian peningkatan Hak Tanggungan dari 2020-2024 sebagai dampak dari penataan aset yang dikeluarkan oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Nagan Raya sebesar Rp3.215.308.766.099 sebagai permodalan bagi pemegang sertipikat dalam rangka peningkatan perekonomian,” ungkap Shafwan.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan sebanyak 5 persil sertipikat secara simbolis oleh Pj Bupati Fitriany Farhas. Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati juga berbincang-bincang dengan para penerima sertipikat untuk menanyakan kendala yang mereka alami selama proses pengurusan sertipikat.

Pada kegiatan yang sama, Keuchik Babah dua Samsul Bahri mengatakan desanya menjadi objek penerima akses penerima reforma agraria tahun 2024 dengan tujuan untuk pemberdayaan masyarakat yang bersifat berkelanjutan dan berkesinambungan.

“Kami atas nama Pemerintah Desa Babah Dua mengucapkan terima kasih kepada BPN Nagan Raya dan Pemkab Nagan Raya yang telah menjadikan desa kami sebagai objek penerimaan reforma agraria ini,” ujar Samsul.

Kegiatan itu dihadiri perwakilan Bank Aceh Cabang Jeuram, perwakilan BSI Cabang Nagan Raya, Asisten Pemerintahan dan Keisra, sejumlah kepala perangkat daerah, Kabag Prokopim, Sekcam Tadu Raya, aparatur Gampong Babah Dua dan masyarakat penerima manfaat. (red )

Berita Terkait

Kasatpol PP dan WH Nagan Raya Klarifikasi Pemberitaan Pengusiran Personel Saat Demo GERAM
DPC dan 10 PAC PPP Nagan Raya Nyatakan Sikap, Serukan Persatuan dan Kekompakan Kader
Wan Malaya Kecam Penembakan di Pidie: Perdamaian Aceh Jangan Dicederai Dengan Kekerasan
Festival Santri Dayah MUQ Nagan Raya Jadi Ajang Unjuk Bakat, Siswa MIN 3 Raih Tiga Penghargaan
Kapolres Nagan Raya Pererat Silaturahmi dengan Tokoh Masyarakat dan KPA, Ajak Bersama Jaga Kamtibmas
Bupati Nagan Raya TRK Melalui Asisten I Tutup secara Resmi Festival Prestasi Santri Dayah MUQ
Bank Aceh Syariah Cabang Jeuram Hadiri Peringatan Maulid Nabi dan Festival Prestasi Santri II Tahun 2026 di Dayah MUQ Suka Makmue
Pemkab Nagan Raya Luncurkan Aplikasi Simpadu Nara, Permudah Pengajuan Dana Desa untuk 222 Gampong

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 16:37 WIB

Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Dubes Asing di Istana Hari Ini

Jumat, 6 November 2026 - 16:06 WIB

ICW dan Trend Asia Ungkap Belanja Teknologi Pengawasan Polri Capai Rp35,9 Triliun

Jumat, 6 November 2026 - 15:59 WIB

Dua Pejabat Senior KPK Kembali ke Kejaksaan Agung Setelah Lebih dari 10 Tahun Bertugas

Jumat, 6 November 2026 - 15:45 WIB

Polemik Ijazah Gibran dan Wacana Pemakzulan di Parlemen

Jumat, 6 November 2026 - 14:38 WIB

Jimly Sebut Listyo Sigit Resisten Reformasi Polri, Kasus Sadap Jadi Momentum Berbenah

Jumat, 6 November 2026 - 14:13 WIB

Kemendikdasmen Belum Tindaklanjuti Putusan MA soal Pembatalan Suket Ijazah Wapres Gibran

Jumat, 6 November 2026 - 14:05 WIB

Kepala BIN Sebut Penyadapan Presiden Prabowo Mengarah Makar, Empat Jenderal Polri Jadi Tersangka

Jumat, 6 November 2026 - 13:31 WIB

Skandal Penyadapan 6.000 Nomor Seret Eks Kapolri, Nama Jokowi dan Lingkarannya Justru Absen dari Daftar

Berita Terbaru