Praktek Dugaan Pungli Marak Di Dinas Pendidikan Agara, PJ j Bupati Segera Non Aktifkan Kadisdikjar

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 25 April 2024 - 11:57 WIB

50251 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane |  Dugaan maraknya praktek pungutan liar (pungli) ditubuh dinas pendidikan kabupaten Aceh Tenggara, yang terstruktur dan sistematis diminta PJ Bupati Agara Drs Syakir MSi secepatnya mencopot oknum kadis tersebut.

Hal ini disampaikan pegiat LSM daerah setempat pada Kamis (24/4/24) kepada media ini.

“Bahwa kita mendukung dan mendorong PJ Bupati Agara secepatnya untuk menonaktifkan oknum kadis tersebut, terkait maraknya dugaan Pungli secara Terstruktur di wilayah Dunia pendidikan yang mereka lakukan secara masif dan diam- diam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun praktek bentuk pungutan liar tersebut, yakni terkait pengangkatan tenaga PPPK mencapai Rp 40 juta rupiah per orang. Sedangkan tenaga PPPK yang diangkat lulus tersebut sebelum nya jarang mengajar di sekolah yang di tempatkan. Kemudian SK honorer dan data dapodik mereka telah diubah oleh pihak operator yang bisa di ajak kong kalikong yang sudah tersusun rapi dalam permainan ini.

Kemudian bentuk pungutan liar lainnya yakni, beberapa Kepala Sekolah Baik SD dan SLTP mengakui ada kutipan melalui UPTD di setiap kecamatan. Kepala Sekolah meminta Agar Identitas nya di rahasiakan karena nanti di cap penghianatan terhadap Institusi Dunia Pendidikan. Ujar oknum kepala sekolah yang enggan disebutkan namanya.

Besarannya Kutipan Di Jelaskan Oleh Oknum Kepsek tergantung Nilai anggaran Dana BoS atau besar kecilnya Sekolah tersebut.

Sehingga Tokoh Muda Aceh Tenggara yang juga pegiat LSM, Rudi Tarigan di mintai tanggapannya terkait Issu Pungli di Dunia Pendidikan ini sangat menyanyangkan jika ini benar terjadi,bahkan jika issu ini benar bisa di buktikan Saya orang pertama yang akan melaporkan ini ke Kajari Aceh Tenggara,ungkap Rudi Tarigan.
Terkait Issu ini Kadis Dikjar dimintai tanggapan.

Diakhir wawancara Bung rudi tairgan meminta Pj Bupati Aceh Tenggara bisa menonaktifkan Kadis Dikjar untuk kebutuhan Investigasi agar lebih membuka tabir dan mudah pihak Aph tuk memanggil para kepala Sekolah.(Zulkifli S.Kom)

Berita Terkait

Subuh Keliling dan Jumat Curhat, Kapolres Aceh Tenggara Bangun Kedekatan Bersama Warga Semadam
Tak Sekadar Apel, Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Badar Pastikan Siap Layani Masyarakat
Dinsos Aceh Tenggara Pastikan Bantuan Banjir Disalurkan Transparan dan Tepat Sasaran
Dinsos Aceh Tenggara Borong Penghargaan di HUT Kabupaten ke-51
Pastikan Program Berjalan Optimal, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Dua SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari
Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Perkuat Kesiapsiagaan Jajaran
25 Pejabat Baru Dilantik, Bupati Aceh Tenggara Tekankan Pelayanan Publik
Perkuat Sinergi dan Kebersamaan, Kapolres Aceh Tenggara Tatap Muka dan Silaturahmi Bersama Bhayangkari Se-Cabang Aceh Tenggara

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:46 WIB

Mantan GAM Denmark Al Mukaram Soroti 15 Persoalan Implementasi MoU Helsinki yang Belum Tuntas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Polresta Banda Aceh Tetapkan MA Tersangka Dugaan Pemerkosaan Anak Tiga Tahun

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:18 WIB

Aksi Berani Wagub Aceh Redam Kericuhan Peringatan Hari Damai di Masjid Raya Baiturrahman

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:07 WIB

Pemerintah Aceh Upayakan Penyelesaian Permanen Polemik Pengibaran Bendera Bintang Bulan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:54 WIB

Ustadz Abdul Somad Ingatkan Arti Kemerdekaan sebagai Amanah untuk Pemenuhan Hak Rakyat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:48 WIB

Pemerintah Izinkan PT Timah Beli Bijih Timah dari Rakyat untuk Redam Gejolak di Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:36 WIB

Menteri Pertanian Copot 14 Pejabat Terkait Dugaan Korupsi sebagai Langkah Bersih-Bersih Kementerian

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:19 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp 8.088 Triliun pada Triwulan II-2026

Berita Terbaru